<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konflik Israel-Palestina Memanas, MUI Berencana Temui Dubes AS</title><description>Saya merasa penting sekali bertemu dengan Amerika karena saya ngomong istilah bagaimana ya Amerika semakin primitif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/337/2905219/konflik-israel-palestina-memanas-mui-berencana-temui-dubes-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/20/337/2905219/konflik-israel-palestina-memanas-mui-berencana-temui-dubes-as"/><item><title>Konflik Israel-Palestina Memanas, MUI Berencana Temui Dubes AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/337/2905219/konflik-israel-palestina-memanas-mui-berencana-temui-dubes-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/20/337/2905219/konflik-israel-palestina-memanas-mui-berencana-temui-dubes-as</guid><pubDate>Jum'at 20 Oktober 2023 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/20/337/2905219/konflik-israel-palestina-memanas-mui-berencana-temui-dubes-as-iVQciZnWJp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MUI Sudarnoto Abdul Hakim berencana temui Dubes AS (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/20/337/2905219/konflik-israel-palestina-memanas-mui-berencana-temui-dubes-as-iVQciZnWJp.jpg</image><title>Ketua MUI Sudarnoto Abdul Hakim berencana temui Dubes AS (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQ0Ny81L3g4b3kyMDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan pihaknya akan segera bertemu perwakilan Amerika di Jakarta.

Hal tersebut sebagai respons atas memanasnya konflik Israel-Palestina hingga menewaskan ribuan orang. Adapun pihak Amerika Serikat diketahui mendukung tindakan bejat Israel terhadap Bangsa Palestina.


BACA JUGA:
Konflik Palestina dan Israel, Jokowi: Posisi ASEAN Solid dan Jelas untuk Wujudkan Perdamaian


&quot;Saya merasa penting sekali bertemu dengan Amerika karena saya ngomong istilah bagaimana ya Amerika, saya tadi menyebutkan semakin primitif. Dalam era modern yang sebegitu terbuka, dehumanisasi, penghancuran kemanusiaan secara sistemik dan didukung oleh Amerika itu enggak masuk akal sehat, enggak masuk akal logika berkeadaban peradaban modern, jadi primitif,&quot; kata Sudarnoto kepada wartawan di Kantor MUI Pusat, Jumat (20/10/2023).

Karena itu pihaknya ingin menemui Dubes Amerika Serikat (AS) di Jakarta. &quot;Apakah bisa Dubes langsung atau siapapun yang ada di wakil Dubes, tapi bagi saya penting,&quot;ucapnya.


BACA JUGA:
Paman Cabuli Keponakan 7 Kali hingga Tewas, Penyidik Tak Jerat Pasal Pembunuhan


MUI, kata Sudarnoto, tengah menyiapkan surat resmi untuk pertemuan tersebut. Selain AS, MUI juga mengaku telah mengirimkan surat resmi kepada Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

&quot;(Surat untuk Kedubes AS) Sedang disiapkan. Kalau OKI sudah dikirim, kita juga ingin menekankan kepada seluruh anggota OKI untuk berkonsolidasi secara kuat karena kita tahu anggota-anggota OKI itu di antaranya adalah negara-negara yang selama ini bukan sekadar bersinggungan tapi punya hubungan menormalisasi hubungan dengan Israel,&quot; tuturnya.Adapun poin yang akan disampaikan MUI kepada Kedubes AS di Jakarta yakni meminta agar pemerintah AS dapat merubah cara pandang terhadap Dunia Internasional. Serta harus berorientasi kepada kemanusiaan dan perdamaian yang genuine.

&quot;Sekarang ini tidak. Kalau AS ngomong perdamaian, itu sebetulnya maksudnya industri militer, karena alat perdamaian itu perang jadi bisnis bukan menciptakan perdamaian yang genuine. Ini cara pandang yang menurut saya sangat konservatif dan tidak akan bisa menjadi instrumen penting untuk menciptakan keamanan,&quot;ucapnya.


BACA JUGA:
Demo Mahasiswa Memanas, Massa Bakar Ban hingga Coba Merusak Kawat Berduri


Menurutnya adanya ketidakadilan secara global yang dilakukan pihak AS. Lantas dia mencontohkan bagaimana sikap AS terhadap perang Ukraina dan Rusia.

&quot;Itu yang saya sebut salah satu tanda injustice. Jadi saya mau bilang begitu. Ubahlah cara pandang anda, jangan ikut campur dengan urusan itu, tarik AS, jangan lagi dukung Israel,  teriaklah di PBB, jangan pagi veto. Itu saja sih pointnya,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQ0Ny81L3g4b3kyMDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan pihaknya akan segera bertemu perwakilan Amerika di Jakarta.

Hal tersebut sebagai respons atas memanasnya konflik Israel-Palestina hingga menewaskan ribuan orang. Adapun pihak Amerika Serikat diketahui mendukung tindakan bejat Israel terhadap Bangsa Palestina.


BACA JUGA:
Konflik Palestina dan Israel, Jokowi: Posisi ASEAN Solid dan Jelas untuk Wujudkan Perdamaian


&quot;Saya merasa penting sekali bertemu dengan Amerika karena saya ngomong istilah bagaimana ya Amerika, saya tadi menyebutkan semakin primitif. Dalam era modern yang sebegitu terbuka, dehumanisasi, penghancuran kemanusiaan secara sistemik dan didukung oleh Amerika itu enggak masuk akal sehat, enggak masuk akal logika berkeadaban peradaban modern, jadi primitif,&quot; kata Sudarnoto kepada wartawan di Kantor MUI Pusat, Jumat (20/10/2023).

Karena itu pihaknya ingin menemui Dubes Amerika Serikat (AS) di Jakarta. &quot;Apakah bisa Dubes langsung atau siapapun yang ada di wakil Dubes, tapi bagi saya penting,&quot;ucapnya.


BACA JUGA:
Paman Cabuli Keponakan 7 Kali hingga Tewas, Penyidik Tak Jerat Pasal Pembunuhan


MUI, kata Sudarnoto, tengah menyiapkan surat resmi untuk pertemuan tersebut. Selain AS, MUI juga mengaku telah mengirimkan surat resmi kepada Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

&quot;(Surat untuk Kedubes AS) Sedang disiapkan. Kalau OKI sudah dikirim, kita juga ingin menekankan kepada seluruh anggota OKI untuk berkonsolidasi secara kuat karena kita tahu anggota-anggota OKI itu di antaranya adalah negara-negara yang selama ini bukan sekadar bersinggungan tapi punya hubungan menormalisasi hubungan dengan Israel,&quot; tuturnya.Adapun poin yang akan disampaikan MUI kepada Kedubes AS di Jakarta yakni meminta agar pemerintah AS dapat merubah cara pandang terhadap Dunia Internasional. Serta harus berorientasi kepada kemanusiaan dan perdamaian yang genuine.

&quot;Sekarang ini tidak. Kalau AS ngomong perdamaian, itu sebetulnya maksudnya industri militer, karena alat perdamaian itu perang jadi bisnis bukan menciptakan perdamaian yang genuine. Ini cara pandang yang menurut saya sangat konservatif dan tidak akan bisa menjadi instrumen penting untuk menciptakan keamanan,&quot;ucapnya.


BACA JUGA:
Demo Mahasiswa Memanas, Massa Bakar Ban hingga Coba Merusak Kawat Berduri


Menurutnya adanya ketidakadilan secara global yang dilakukan pihak AS. Lantas dia mencontohkan bagaimana sikap AS terhadap perang Ukraina dan Rusia.

&quot;Itu yang saya sebut salah satu tanda injustice. Jadi saya mau bilang begitu. Ubahlah cara pandang anda, jangan ikut campur dengan urusan itu, tarik AS, jangan lagi dukung Israel,  teriaklah di PBB, jangan pagi veto. Itu saja sih pointnya,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
