<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Mahasiswa Memanas, Massa Bakar Ban hingga Coba Merusak Kawat Berduri</title><description>Demo mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, mulai memanas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/338/2905171/demo-mahasiswa-memanas-massa-bakar-ban-hingga-coba-merusak-kawat-berduri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/20/338/2905171/demo-mahasiswa-memanas-massa-bakar-ban-hingga-coba-merusak-kawat-berduri"/><item><title>Demo Mahasiswa Memanas, Massa Bakar Ban hingga Coba Merusak Kawat Berduri</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/338/2905171/demo-mahasiswa-memanas-massa-bakar-ban-hingga-coba-merusak-kawat-berduri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/20/338/2905171/demo-mahasiswa-memanas-massa-bakar-ban-hingga-coba-merusak-kawat-berduri</guid><pubDate>Jum'at 20 Oktober 2023 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/20/338/2905171/demo-mahasiswa-memanas-massa-bakar-ban-hingga-coba-merusak-kawat-berduri-cyEbcRvjY9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo mahasiswa di kawasan Patung Kuda memanas (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/20/338/2905171/demo-mahasiswa-memanas-massa-bakar-ban-hingga-coba-merusak-kawat-berduri-cyEbcRvjY9.jpg</image><title>Demo mahasiswa di kawasan Patung Kuda memanas (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMC8xLzE3MjQ3MC81L3g4b3lxb2o=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Demo mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, mulai memanas. Massa mulai mencoba menerobos beton dan kawat berduri yang berada di lokasi, Jumat (20/12/2023).

Dalam pantauan MNC Portal di lokasi, nampak masa mahasiswa tersebut terlibat insiden dengan pihak kepolisian. Hal ini, dikarenakan mereka ingin merengsek ke arah gedung Mahkamah Kontitusi (MK).


BACA JUGA:
Ratusan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa di Kawasan Patung Kuda


&quot;Bongkar teman-teman bongkar!&quot; teriak salah seorang orator di balik pengeras suara.

Adanya seruan tersebut membuat beberapa dari mereka membakar ban tepat di atas beton barikade.


BACA JUGA:
Habib Luthfi Minta Masyarakat Tak Terbelah karena Putusan MK: Ini Bukan Cuma soal Mas Gibran


Tak lama berselang, bahkan beberapa beton dan kawat berduri mereka runtuhkan sembari sesekali melempar botol ke arah Polisi. Nampak, Kapolsek Metro Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda sempat menengahi insiden tersebut.

Dirinya mencoba mengambil poster provokatif meski akhirnya dikembalikan.Adapun mahasiswa tersebut berunjuk rasa salah satunya menuntut kebijakan Mahkamah Kontitusi (MK) yang telah memperbolehkan kepala daerah menjadi Capres-cawapres meski di bawah 40 tahun.

Diketahui, Sebanyak 1.611 personel kepolisian diterjunkan ke Patung Kuda, Jakarta Pusat. Hal ini, dikarenakan adanya aksi unjuk rasa mahasiswa yang diinisiasi oleh BEM SI.


BACA JUGA:
Alat Peraga Kampanye yang Bikin Semerawut Kota Bogor Ditertibkan, Bima Arya Turun Langsung


Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta TNI dan Pemprov DKI Jakarta.

&amp;ldquo;Kami akan menerjunkan pasukan dalam aksi penyampaian aspirasi teman-teman mahasiswa siang ini sejumlah 1.611 personel,&amp;rdquo; ujar Susatyo saat dikonfirmasi wartawan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMC8xLzE3MjQ3MC81L3g4b3lxb2o=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Demo mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, mulai memanas. Massa mulai mencoba menerobos beton dan kawat berduri yang berada di lokasi, Jumat (20/12/2023).

Dalam pantauan MNC Portal di lokasi, nampak masa mahasiswa tersebut terlibat insiden dengan pihak kepolisian. Hal ini, dikarenakan mereka ingin merengsek ke arah gedung Mahkamah Kontitusi (MK).


BACA JUGA:
Ratusan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa di Kawasan Patung Kuda


&quot;Bongkar teman-teman bongkar!&quot; teriak salah seorang orator di balik pengeras suara.

Adanya seruan tersebut membuat beberapa dari mereka membakar ban tepat di atas beton barikade.


BACA JUGA:
Habib Luthfi Minta Masyarakat Tak Terbelah karena Putusan MK: Ini Bukan Cuma soal Mas Gibran


Tak lama berselang, bahkan beberapa beton dan kawat berduri mereka runtuhkan sembari sesekali melempar botol ke arah Polisi. Nampak, Kapolsek Metro Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda sempat menengahi insiden tersebut.

Dirinya mencoba mengambil poster provokatif meski akhirnya dikembalikan.Adapun mahasiswa tersebut berunjuk rasa salah satunya menuntut kebijakan Mahkamah Kontitusi (MK) yang telah memperbolehkan kepala daerah menjadi Capres-cawapres meski di bawah 40 tahun.

Diketahui, Sebanyak 1.611 personel kepolisian diterjunkan ke Patung Kuda, Jakarta Pusat. Hal ini, dikarenakan adanya aksi unjuk rasa mahasiswa yang diinisiasi oleh BEM SI.


BACA JUGA:
Alat Peraga Kampanye yang Bikin Semerawut Kota Bogor Ditertibkan, Bima Arya Turun Langsung


Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta TNI dan Pemprov DKI Jakarta.

&amp;ldquo;Kami akan menerjunkan pasukan dalam aksi penyampaian aspirasi teman-teman mahasiswa siang ini sejumlah 1.611 personel,&amp;rdquo; ujar Susatyo saat dikonfirmasi wartawan.</content:encoded></item></channel></rss>
