<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biadab! Teroris KKB Papua Serang Pekerja Pembangunan Puskesmas, 1 Tewas</title><description>Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan serangan di Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/340/2904769/biadab-teroris-kkb-papua-serang-pekerja-pembangunan-puskesmas-1-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/20/340/2904769/biadab-teroris-kkb-papua-serang-pekerja-pembangunan-puskesmas-1-tewas"/><item><title>Biadab! Teroris KKB Papua Serang Pekerja Pembangunan Puskesmas, 1 Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/340/2904769/biadab-teroris-kkb-papua-serang-pekerja-pembangunan-puskesmas-1-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/20/340/2904769/biadab-teroris-kkb-papua-serang-pekerja-pembangunan-puskesmas-1-tewas</guid><pubDate>Jum'at 20 Oktober 2023 08:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fredy Nuboba</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/20/340/2904769/biadab-teroris-kkb-papua-serang-pekerja-pembangunan-puskesmas-1-tewas-9WzYWTNAhF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KKB Papua serang pekerja pembangunan Puskesmas (Foto: Fredy Nuboba)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/20/340/2904769/biadab-teroris-kkb-papua-serang-pekerja-pembangunan-puskesmas-1-tewas-9WzYWTNAhF.jpg</image><title>KKB Papua serang pekerja pembangunan Puskesmas (Foto: Fredy Nuboba)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQ2MS81L3g4b3ljOTA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

PUNCAK - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan serangan di Papua. Kali ini, mereka menargetkan para pekerja PT Gloria Papua Permai yang sedang membangun Puskesmas Omukia di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 19 Oktober sekitar pukul 14.30 WIT.

Kasatgas Humas Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno mengatakan , akibat serangan tersebut, satu pekerja, atas nama Otto (35), tewas, sementara Elifas (29), Martinus (37), dan Erwin (52) mengalami luka berat.

BACA JUGA:
KKB Egianus Kogoya Semakin Brutal Bunuh Warga, Marinir Evakuasi Puluhan Masyarakat


Dalam peristiwa ini, terdapat 23 pekerja, di mana 19 di antaranya dalam keadaan sehat, tetapi mengalami trauma akibat serangan yang diduga dilakukan KKB di bawah pimpinan kepala air Titus Murib.

Kronologi kejadian dimulai ketika para pekerja sedang beristirahat di tenda. Mereka tiba-tiba didatangi oleh sembilan anggota KKB dari arah Jembatan Eromaga yang kemudian menyerang mereka menggunakan senjata tajam dan anak panah.

BACA JUGA:
7 Jenazah Korban Pembantaian KKB Dibawa ke Keluarga, Polisi Buru Para Pelaku


Mendengar kabar penyerangan, aparat gabungan segera merespons dan mendatangi lokasi kejadian. Namun, para pelaku diduga berhasil melarikan diri sebelum aparat tiba.

Upaya penyisiran dan evakuasi para korban ke RSUD Ilaga dilakukan oleh aparat untuk mendapatkan perawatan medis.



Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Puncak sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap semua pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

BACA JUGA:
 Kronologi Pembantaian 7 Orang Penambang Tradisional oleh KKB di Yahukimo&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Sementara salah satu korban selamat, Isa mengaku, KKB mendatangi kamp mereka dan langsung mengepung serta menyerang pekerja dengan alat tajam berupa panah, parang dan senjata api.



Bahkan, KKB sempat hendak menembak salah satu pekerja menggunakan pistol. Namun, senjata milik KKB mengalami masalah sehingga tidak mengeluarkan peluru.

BACA JUGA:
KKB Teroris Bunuh 5 Warga dan Serang Kamp Pendulang Emas karena Kelaparan




Rencananya, para korban akan dievakuasi ke Kabupaten Mimika untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut di RSUD Mimika.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQ2MS81L3g4b3ljOTA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

PUNCAK - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan serangan di Papua. Kali ini, mereka menargetkan para pekerja PT Gloria Papua Permai yang sedang membangun Puskesmas Omukia di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 19 Oktober sekitar pukul 14.30 WIT.

Kasatgas Humas Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno mengatakan , akibat serangan tersebut, satu pekerja, atas nama Otto (35), tewas, sementara Elifas (29), Martinus (37), dan Erwin (52) mengalami luka berat.

BACA JUGA:
KKB Egianus Kogoya Semakin Brutal Bunuh Warga, Marinir Evakuasi Puluhan Masyarakat


Dalam peristiwa ini, terdapat 23 pekerja, di mana 19 di antaranya dalam keadaan sehat, tetapi mengalami trauma akibat serangan yang diduga dilakukan KKB di bawah pimpinan kepala air Titus Murib.

Kronologi kejadian dimulai ketika para pekerja sedang beristirahat di tenda. Mereka tiba-tiba didatangi oleh sembilan anggota KKB dari arah Jembatan Eromaga yang kemudian menyerang mereka menggunakan senjata tajam dan anak panah.

BACA JUGA:
7 Jenazah Korban Pembantaian KKB Dibawa ke Keluarga, Polisi Buru Para Pelaku


Mendengar kabar penyerangan, aparat gabungan segera merespons dan mendatangi lokasi kejadian. Namun, para pelaku diduga berhasil melarikan diri sebelum aparat tiba.

Upaya penyisiran dan evakuasi para korban ke RSUD Ilaga dilakukan oleh aparat untuk mendapatkan perawatan medis.



Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Puncak sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap semua pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

BACA JUGA:
 Kronologi Pembantaian 7 Orang Penambang Tradisional oleh KKB di Yahukimo&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Sementara salah satu korban selamat, Isa mengaku, KKB mendatangi kamp mereka dan langsung mengepung serta menyerang pekerja dengan alat tajam berupa panah, parang dan senjata api.



Bahkan, KKB sempat hendak menembak salah satu pekerja menggunakan pistol. Namun, senjata milik KKB mengalami masalah sehingga tidak mengeluarkan peluru.

BACA JUGA:
KKB Teroris Bunuh 5 Warga dan Serang Kamp Pendulang Emas karena Kelaparan




Rencananya, para korban akan dievakuasi ke Kabupaten Mimika untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut di RSUD Mimika.

</content:encoded></item></channel></rss>
