<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Srikandi Ganjar Ajak Perempuan Milenial Rawat Kuliner Tradisional Suku Pakpak</title><description>Sukarelawan Srikandi Ganjar Sumatera Utara ambil bagian dalam menjaga dan melestarikan kekayaan Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/608/2905093/srikandi-ganjar-ajak-perempuan-milenial-rawat-kuliner-tradisional-suku-pakpak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/20/608/2905093/srikandi-ganjar-ajak-perempuan-milenial-rawat-kuliner-tradisional-suku-pakpak"/><item><title>Srikandi Ganjar Ajak Perempuan Milenial Rawat Kuliner Tradisional Suku Pakpak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/20/608/2905093/srikandi-ganjar-ajak-perempuan-milenial-rawat-kuliner-tradisional-suku-pakpak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/20/608/2905093/srikandi-ganjar-ajak-perempuan-milenial-rawat-kuliner-tradisional-suku-pakpak</guid><pubDate>Jum'at 20 Oktober 2023 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/20/608/2905093/srikandi-ganjar-ajak-perempuan-milenial-rawat-kuliner-tradisional-suku-pakpak-bLV9nNtaxS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Srikandi Ganjar lestarikan kuliner khas suku Pakpak (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/20/608/2905093/srikandi-ganjar-ajak-perempuan-milenial-rawat-kuliner-tradisional-suku-pakpak-bLV9nNtaxS.jpg</image><title>Srikandi Ganjar lestarikan kuliner khas suku Pakpak (Foto: Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQzMS81L3g4b3h3ZXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUMUT - Sukarelawan Srikandi Ganjar Sumatera Utara ambil bagian dalam menjaga dan melestarikan kekayaan Indonesia. Mengingat Nusantara dengan keberagaman suku, agama, ras, budaya, termasuk kuliner tradisional.

Berbicara soal kuliner, setiap daerah memiliki cita rasa unik hingga menjadi simbol kekayaan Indonesia. Srikandi Ganjar Sumatra Utara merawat kuliner tradisional dengan cara asyik yakni pelatihan pembuatan Pelleng, makanan khas Suku Pakpak.

BACA JUGA:
Survei Indikator: Basis Pemilih Jokowi Geser Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024


Pelatihan dilakukan di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumut, Kamis 19 Oktober 2023.

Pelleng biasanya tidak disajikan setiap hari. Hanya saat ada kegiatan penting misalnya acara adat, pesta, festival budaya hingga untuk tamu istimewa.

&quot;Makanan ini tuh disajikan untuk acara syukuran atau acara-acara misalnya anaknya mau diberangkatkan kuliah atau merantau agar mereka ingat kembali dengan kampung halamannya,&quot; ujar Bendahara Srikandi Ganjar Wilayah Sumut, Bina Safrina, dalam keterangannya.

BACA JUGA:
 Viral! Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Jejak Digital Uniknya di X Dipopulerkan Lagi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kuliner Pelleng terbuat dari nasi yang bertekstur lunak dengan campuran rempah-rempah seperti kunyit, lengkuas, bawang, cabe dan masih banyak lagi.

Menurut Bina, kegiatan ini menyasar perempuan milenial dan masyarakat setempat. Kaum milenial khususnya perempuan merupakan aktor utama untuk tetap menjaga eksistensi keberagaman kuliner khas daerah.

Srikandi Ganjar, lanjut Bina, berupaya menumbuhkan semangat, cinta, dan rasa memiliki terhadap kuliner tradisional sebagai identitas daerah pada generasi milenial. Apalagi, Pelleng merupakan makanan yang memiliki nilai historis bagi suku Pakpak.



Pelleng di zaman dulu disajikan suku Pakpak kepada para prajurit yang akan pergi ke medan perang. Konon, pelleng dipercaya mampu memberikan tambahan asupan energi bagi prajurit.



&quot;Masakan di acara ini tuh dibuat agar Milenial itu mengingat lagi masakan-masakan khas daerah. Kami generasi yang akan datang ini sangat penting untuk melestarikan makanan-makanan khas daerah, (karena) semakin majunya zaman kami tuh, (dikhawatirkan) semakin ketinggalan sama makanan-makanan tradisional, (akhirnya) kita lupa,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo: Saya Yakin Pak Jokowi Dukung Saya




Kegiatan tersebut, menurut Bina, terinspirasi dari figur Ganjar Pranowo yang memang suka kulineran serta gencar melakukan upaya pelestarian tentang keberagaman suku, budaya, adat, dan lainnya.



&quot;Pak Ganjar kan sangat suka ya yang tradisional-tradisional, Pak Ganjar sangat antusias sama yang namanya tradisional, karena pak Ganjar sangat suka sama yang tradisional, kita mengembangkan lagi ciri khas-khas yang ada di daerah kita masing-masing,&quot; tuturnya.



Srikandi Ganjar Sumut bersama masyarakat setempat melakukan sesi makan bersama setelah pelatihan. Suasana hangat dan akrab terjalin dalam kebersamaan tersebut.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQzMS81L3g4b3h3ZXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUMUT - Sukarelawan Srikandi Ganjar Sumatera Utara ambil bagian dalam menjaga dan melestarikan kekayaan Indonesia. Mengingat Nusantara dengan keberagaman suku, agama, ras, budaya, termasuk kuliner tradisional.

Berbicara soal kuliner, setiap daerah memiliki cita rasa unik hingga menjadi simbol kekayaan Indonesia. Srikandi Ganjar Sumatra Utara merawat kuliner tradisional dengan cara asyik yakni pelatihan pembuatan Pelleng, makanan khas Suku Pakpak.

BACA JUGA:
Survei Indikator: Basis Pemilih Jokowi Geser Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024


Pelatihan dilakukan di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumut, Kamis 19 Oktober 2023.

Pelleng biasanya tidak disajikan setiap hari. Hanya saat ada kegiatan penting misalnya acara adat, pesta, festival budaya hingga untuk tamu istimewa.

&quot;Makanan ini tuh disajikan untuk acara syukuran atau acara-acara misalnya anaknya mau diberangkatkan kuliah atau merantau agar mereka ingat kembali dengan kampung halamannya,&quot; ujar Bendahara Srikandi Ganjar Wilayah Sumut, Bina Safrina, dalam keterangannya.

BACA JUGA:
 Viral! Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Jejak Digital Uniknya di X Dipopulerkan Lagi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kuliner Pelleng terbuat dari nasi yang bertekstur lunak dengan campuran rempah-rempah seperti kunyit, lengkuas, bawang, cabe dan masih banyak lagi.

Menurut Bina, kegiatan ini menyasar perempuan milenial dan masyarakat setempat. Kaum milenial khususnya perempuan merupakan aktor utama untuk tetap menjaga eksistensi keberagaman kuliner khas daerah.

Srikandi Ganjar, lanjut Bina, berupaya menumbuhkan semangat, cinta, dan rasa memiliki terhadap kuliner tradisional sebagai identitas daerah pada generasi milenial. Apalagi, Pelleng merupakan makanan yang memiliki nilai historis bagi suku Pakpak.



Pelleng di zaman dulu disajikan suku Pakpak kepada para prajurit yang akan pergi ke medan perang. Konon, pelleng dipercaya mampu memberikan tambahan asupan energi bagi prajurit.



&quot;Masakan di acara ini tuh dibuat agar Milenial itu mengingat lagi masakan-masakan khas daerah. Kami generasi yang akan datang ini sangat penting untuk melestarikan makanan-makanan khas daerah, (karena) semakin majunya zaman kami tuh, (dikhawatirkan) semakin ketinggalan sama makanan-makanan tradisional, (akhirnya) kita lupa,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo: Saya Yakin Pak Jokowi Dukung Saya




Kegiatan tersebut, menurut Bina, terinspirasi dari figur Ganjar Pranowo yang memang suka kulineran serta gencar melakukan upaya pelestarian tentang keberagaman suku, budaya, adat, dan lainnya.



&quot;Pak Ganjar kan sangat suka ya yang tradisional-tradisional, Pak Ganjar sangat antusias sama yang namanya tradisional, karena pak Ganjar sangat suka sama yang tradisional, kita mengembangkan lagi ciri khas-khas yang ada di daerah kita masing-masing,&quot; tuturnya.



Srikandi Ganjar Sumut bersama masyarakat setempat melakukan sesi makan bersama setelah pelatihan. Suasana hangat dan akrab terjalin dalam kebersamaan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
