<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gajah Mada Dituduh Tak Ikut Berperang Ketika Serang Musuh di Bali</title><description>Gajah Mada Dituduh Tak Ikut Berperang Ketika Serang Musuh di Bali
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/21/337/2905454/gajah-mada-dituduh-tak-ikut-berperang-ketika-serang-musuh-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/21/337/2905454/gajah-mada-dituduh-tak-ikut-berperang-ketika-serang-musuh-di-bali"/><item><title>Gajah Mada Dituduh Tak Ikut Berperang Ketika Serang Musuh di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/21/337/2905454/gajah-mada-dituduh-tak-ikut-berperang-ketika-serang-musuh-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/21/337/2905454/gajah-mada-dituduh-tak-ikut-berperang-ketika-serang-musuh-di-bali</guid><pubDate>Sabtu 21 Oktober 2023 06:40 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/21/337/2905454/gajah-mada-dituduh-tak-ikut-berperang-ketika-serang-musuh-di-bali-pkv1qOodFW.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Gajah Mada dituduh tidak ikut berperang ketika serang musuh di Bali. (Ilustrasi/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/21/337/2905454/gajah-mada-dituduh-tak-ikut-berperang-ketika-serang-musuh-di-bali-pkv1qOodFW.jfif</image><title>Gajah Mada dituduh tidak ikut berperang ketika serang musuh di Bali. (Ilustrasi/Ist)</title></images><description>

KERAJAAN Majapahit konon dikisahkan menyerang Bali di bawah pimpinan Arya Damar. Gajah Mada meracik strategi dalam perang itu. Gajah Mada dibuat seolah tak terlihat langsung memimpin pasukan perang Majapahit.

Gajah Mada memberi tugas Arya Damar dan pasukannya untuk memusnahkan Bali. Penaklukan Bali menjadi bagian dari misi Majapahit memperluas kekuasaan, pasca Sumpah Palapa, diucapkan sang mahapatih Gajah Mada.

Sebagaimana dikisahkan pada buku &quot;Gajah Mada Sistem Politik dan Kepemimpinan&quot; dari Enung Nurhayati, peristiwa ini juga dikisahkan pada Kakawin Gajah Mada pada pupuh 54.4-5. Dikisahkan pasukan Majapahit yang berjumlah 15 ribu ini pernah menyerang Bali dari arah utara yang dipimpin oleh Arya Damar.





BACA JUGA:
Inilah Sosok Raja Dayak yang Pernah Bikin Patih Gajah Mada dan Pasukannya Gemetar










Namun penunjukan Arya Damar ini justru disebut Arya Damar sebagai cara menjerumuskan dirinya dan bala tentaranya, untuk menghadapi musuh besar di medan perang.

Tuduhan ini muncul bila Gajah Mada yang telah mengatur taktik perang di Mimba, dengan menyalakan api dan asap menggumpal, yang artinya tandanya penyerangan dimulai.





BACA JUGA:
Gajah Mada Terusik Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai, Kerahkan Serangan Laut dan Darat&amp;nbsp; &amp;nbsp;








Arya Damar sebagai pemimpin perang Majapahit di kubu Jimbaran, harus menyerang musuh.

Arya Damar juga menuduh Gajah Mada yang berkubu di Mimba sama sekali tidak membuat peperangan, sementara di Jimbaran berjuang keras dan ia banyak kehilangan anak buahnya.






BACA JUGA:
Kisah Gajah Mada Ditertawakan Usai Dilantik Jadi Mahapatih Berujung Pertumpahan Darah










Mendapat tuduhan itu Gajah Mada mengelak. Gajah Mada menyebut menyalakan api untuk membakar semangat bala tentara Jawa dalam menghadapi musuh. Perjuangan Arya Damar ini pun sebenarnya membuahkan hasil. Nama Arya Damar pun tercatat harum di dalam sejarah Majapahit, telah memenangi peperangan.



</description><content:encoded>

KERAJAAN Majapahit konon dikisahkan menyerang Bali di bawah pimpinan Arya Damar. Gajah Mada meracik strategi dalam perang itu. Gajah Mada dibuat seolah tak terlihat langsung memimpin pasukan perang Majapahit.

Gajah Mada memberi tugas Arya Damar dan pasukannya untuk memusnahkan Bali. Penaklukan Bali menjadi bagian dari misi Majapahit memperluas kekuasaan, pasca Sumpah Palapa, diucapkan sang mahapatih Gajah Mada.

Sebagaimana dikisahkan pada buku &quot;Gajah Mada Sistem Politik dan Kepemimpinan&quot; dari Enung Nurhayati, peristiwa ini juga dikisahkan pada Kakawin Gajah Mada pada pupuh 54.4-5. Dikisahkan pasukan Majapahit yang berjumlah 15 ribu ini pernah menyerang Bali dari arah utara yang dipimpin oleh Arya Damar.





BACA JUGA:
Inilah Sosok Raja Dayak yang Pernah Bikin Patih Gajah Mada dan Pasukannya Gemetar










Namun penunjukan Arya Damar ini justru disebut Arya Damar sebagai cara menjerumuskan dirinya dan bala tentaranya, untuk menghadapi musuh besar di medan perang.

Tuduhan ini muncul bila Gajah Mada yang telah mengatur taktik perang di Mimba, dengan menyalakan api dan asap menggumpal, yang artinya tandanya penyerangan dimulai.





BACA JUGA:
Gajah Mada Terusik Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai, Kerahkan Serangan Laut dan Darat&amp;nbsp; &amp;nbsp;








Arya Damar sebagai pemimpin perang Majapahit di kubu Jimbaran, harus menyerang musuh.

Arya Damar juga menuduh Gajah Mada yang berkubu di Mimba sama sekali tidak membuat peperangan, sementara di Jimbaran berjuang keras dan ia banyak kehilangan anak buahnya.






BACA JUGA:
Kisah Gajah Mada Ditertawakan Usai Dilantik Jadi Mahapatih Berujung Pertumpahan Darah










Mendapat tuduhan itu Gajah Mada mengelak. Gajah Mada menyebut menyalakan api untuk membakar semangat bala tentara Jawa dalam menghadapi musuh. Perjuangan Arya Damar ini pun sebenarnya membuahkan hasil. Nama Arya Damar pun tercatat harum di dalam sejarah Majapahit, telah memenangi peperangan.



</content:encoded></item></channel></rss>
