<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muncul Tiga Kasus Cacar Monyet, Pemprov DKI Jakarta Minta Masyarakat Tidak Panik</title><description>&quot;Masyarakat jangan panik, namun perlu waspada,&quot; ujar Ngabila, Jumat (20/10/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/21/338/2905465/muncul-tiga-kasus-cacar-monyet-pemprov-dki-jakarta-minta-masyarakat-tidak-panik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/21/338/2905465/muncul-tiga-kasus-cacar-monyet-pemprov-dki-jakarta-minta-masyarakat-tidak-panik"/><item><title>Muncul Tiga Kasus Cacar Monyet, Pemprov DKI Jakarta Minta Masyarakat Tidak Panik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/21/338/2905465/muncul-tiga-kasus-cacar-monyet-pemprov-dki-jakarta-minta-masyarakat-tidak-panik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/21/338/2905465/muncul-tiga-kasus-cacar-monyet-pemprov-dki-jakarta-minta-masyarakat-tidak-panik</guid><pubDate>Sabtu 21 Oktober 2023 07:12 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/21/338/2905465/muncul-tiga-kasus-cacar-monyet-pemprov-dki-jakarta-minta-masyarakat-tidak-panik-3AzMxLx0mP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemprov DKI Jakarta (Foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/21/338/2905465/muncul-tiga-kasus-cacar-monyet-pemprov-dki-jakarta-minta-masyarakat-tidak-panik-3AzMxLx0mP.jpg</image><title>Pemprov DKI Jakarta (Foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMC8xLzE3MjUxNy81L3g4b3o4ZnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat Jakarta untuk tidak panik dengan munculnya penyakit cacar monyet atau monkeypox.
Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan cacar monyet dapat melalui droplet berupa dahak atau liur yang terkontaminasi lingkungan atau tangan, kontak kulit, kontak luka, cairan tubuh, dan kontak seksual.
&quot;Masyarakat jangan panik, namun perlu waspada,&quot; ujar Ngabila, Jumat (20/10/2023).
Ia memberikan sejumlah tips untuk melakukan pencegahan tertular penyakit cacar monyet.

BACA JUGA:
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi Pagi Ini, Sudah 73 Kali sejak 2023

&quot;Rajin cuci tangan dengan sabun, hindari kontak kulit dengan orang lain, serta menghindari kontak dengan benda dan alat yang digunakan penderita cacar monyet,&quot; jelas Ngabila.
Ngabila menyebutkan ciri yang paling mudah dilihat seseorang terkena cacar monyet yaitu memiliki ruam kulit pada tangan, kaki, mulut, wajah, dada, hingga anus dan kelamin.

BACA JUGA:
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung, Ini Analisis BMKG&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada kontak erat pasien yang positif cacar monyet disebut Ngabila karena belum pernah ada gejala sama sekali maka semua tidak dilakukan pemeriksaan swab orofaring atau tenggorokan, swab kulit, swab anus, dan pemeriksaan darah.
&quot;Akan tetapi dipantau setiap hari apakah ada gejala yang timbul. Jika muncul gejala akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut,&quot; jelasnya.Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama mengungkapkan tiga kasus cacar monyet yang muncul semuanya berasal dari Jakarta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kevin Diks, Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On Perkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2023?

Tiga kasus tersebut terdiri dari 1 kasus di Agustus 2022, 1 kasus 12 Oktober 2023, dan 1 kasus 19 Oktober 2023
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil Latihan Bebas 2 MotoGP Australia 2023: Jorge Martin Tercepat, Marc Marquez Kedua

Kementerian Kesehatan RI menyebut pasien-pasien kasus cacar monyet tersebut kemungkinan termasuk imported case karena memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMC8xLzE3MjUxNy81L3g4b3o4ZnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat Jakarta untuk tidak panik dengan munculnya penyakit cacar monyet atau monkeypox.
Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan cacar monyet dapat melalui droplet berupa dahak atau liur yang terkontaminasi lingkungan atau tangan, kontak kulit, kontak luka, cairan tubuh, dan kontak seksual.
&quot;Masyarakat jangan panik, namun perlu waspada,&quot; ujar Ngabila, Jumat (20/10/2023).
Ia memberikan sejumlah tips untuk melakukan pencegahan tertular penyakit cacar monyet.

BACA JUGA:
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi Pagi Ini, Sudah 73 Kali sejak 2023

&quot;Rajin cuci tangan dengan sabun, hindari kontak kulit dengan orang lain, serta menghindari kontak dengan benda dan alat yang digunakan penderita cacar monyet,&quot; jelas Ngabila.
Ngabila menyebutkan ciri yang paling mudah dilihat seseorang terkena cacar monyet yaitu memiliki ruam kulit pada tangan, kaki, mulut, wajah, dada, hingga anus dan kelamin.

BACA JUGA:
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung, Ini Analisis BMKG&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada kontak erat pasien yang positif cacar monyet disebut Ngabila karena belum pernah ada gejala sama sekali maka semua tidak dilakukan pemeriksaan swab orofaring atau tenggorokan, swab kulit, swab anus, dan pemeriksaan darah.
&quot;Akan tetapi dipantau setiap hari apakah ada gejala yang timbul. Jika muncul gejala akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut,&quot; jelasnya.Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama mengungkapkan tiga kasus cacar monyet yang muncul semuanya berasal dari Jakarta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kevin Diks, Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On Perkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2023?

Tiga kasus tersebut terdiri dari 1 kasus di Agustus 2022, 1 kasus 12 Oktober 2023, dan 1 kasus 19 Oktober 2023
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil Latihan Bebas 2 MotoGP Australia 2023: Jorge Martin Tercepat, Marc Marquez Kedua

Kementerian Kesehatan RI menyebut pasien-pasien kasus cacar monyet tersebut kemungkinan termasuk imported case karena memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.

</content:encoded></item></channel></rss>
