<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah di Bogor Tega Cabuli Anak Kandung Sejak 2019, Begini Modusnya</title><description>&quot;Di lokasi korban menunggu di sebuah saung,&quot; kata Teguh dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/21/338/2905563/ayah-di-bogor-tega-cabuli-anak-kandung-sejak-2019-begini-modusnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/21/338/2905563/ayah-di-bogor-tega-cabuli-anak-kandung-sejak-2019-begini-modusnya"/><item><title>Ayah di Bogor Tega Cabuli Anak Kandung Sejak 2019, Begini Modusnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/21/338/2905563/ayah-di-bogor-tega-cabuli-anak-kandung-sejak-2019-begini-modusnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/21/338/2905563/ayah-di-bogor-tega-cabuli-anak-kandung-sejak-2019-begini-modusnya</guid><pubDate>Sabtu 21 Oktober 2023 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/21/338/2905563/ayah-di-bogor-tega-cabuli-anak-kandung-sejak-2019-begini-modusnya-tXb7E5Mw67.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/21/338/2905563/ayah-di-bogor-tega-cabuli-anak-kandung-sejak-2019-begini-modusnya-tXb7E5Mw67.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMS8xLzE3MjUyOS81L3g4b3pvYWo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR - Ayah berinisial M (48), tega mencabuli anak kandungnya di wilayah Megamendung, Kabupaten Bogor. Pelaku sudah ditahan oleh polisi dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengatakan aksi bejat pelaku terjadi pada Senin 9 Oktober 2023. Awalnya, pelaku berpura-pura meminta sang anak untuk mengantarnya melihat jebakan landak di kebun cengkeh sekira pukul 23.00 WIB.
&quot;Di lokasi korban menunggu di sebuah saung,&quot; kata Teguh dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2023).

BACA JUGA:
 Kepala BPKH Ungkap Sejumlah Pencapaian Usai Setahun Dilantik Jokowi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Setelah kembali usai melihat landak, pelaku menuju saung untuk menemui korban. Pelaku pun mencabuli buah hatinya sendiri yang berusia 18 tahun.

BACA JUGA:
Hasil Race MotoGP Australia 2023: Johann Zarco Menang Dramatis, Marc Marquez Tercecer dari 10 Besar

&quot;Kejadian ini sendiri terungkap setelah korban menceritakan kepada ibu kandungnya karena sudah putus asa atas prilaku pelaku tersebut,&quot; jelasnya.Dari hasil pemeriksaan, pengakuan pelaku aksi pencabulan itu sendiri sudah terjadi sejak tahun 2019. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 dan 82 UU Perlindungan Anak dan atau Pasal 6 huruf a Jo Pasal 4 Ayat 1 huruf b Jo Pasal 4 huruf Ayat 2 huruf h Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

&quot;Ancaman hukuman maksimal 15 tahun,&quot; tutupnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMS8xLzE3MjUyOS81L3g4b3pvYWo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR - Ayah berinisial M (48), tega mencabuli anak kandungnya di wilayah Megamendung, Kabupaten Bogor. Pelaku sudah ditahan oleh polisi dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengatakan aksi bejat pelaku terjadi pada Senin 9 Oktober 2023. Awalnya, pelaku berpura-pura meminta sang anak untuk mengantarnya melihat jebakan landak di kebun cengkeh sekira pukul 23.00 WIB.
&quot;Di lokasi korban menunggu di sebuah saung,&quot; kata Teguh dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2023).

BACA JUGA:
 Kepala BPKH Ungkap Sejumlah Pencapaian Usai Setahun Dilantik Jokowi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Setelah kembali usai melihat landak, pelaku menuju saung untuk menemui korban. Pelaku pun mencabuli buah hatinya sendiri yang berusia 18 tahun.

BACA JUGA:
Hasil Race MotoGP Australia 2023: Johann Zarco Menang Dramatis, Marc Marquez Tercecer dari 10 Besar

&quot;Kejadian ini sendiri terungkap setelah korban menceritakan kepada ibu kandungnya karena sudah putus asa atas prilaku pelaku tersebut,&quot; jelasnya.Dari hasil pemeriksaan, pengakuan pelaku aksi pencabulan itu sendiri sudah terjadi sejak tahun 2019. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 dan 82 UU Perlindungan Anak dan atau Pasal 6 huruf a Jo Pasal 4 Ayat 1 huruf b Jo Pasal 4 huruf Ayat 2 huruf h Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

&quot;Ancaman hukuman maksimal 15 tahun,&quot; tutupnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
