<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisis Imbas Perang Ukraina dan Palestina, Jokowi : Semangat Hari Santri Harus Dipegang Teguh</title><description>Semangat hari santri harus kita pegang teguh sesuai dengan konteks saat ini, konteks kondisi saat ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/22/337/2905890/krisis-imbas-perang-ukraina-dan-palestina-jokowi-semangat-hari-santri-harus-dipegang-teguh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/22/337/2905890/krisis-imbas-perang-ukraina-dan-palestina-jokowi-semangat-hari-santri-harus-dipegang-teguh"/><item><title>Krisis Imbas Perang Ukraina dan Palestina, Jokowi : Semangat Hari Santri Harus Dipegang Teguh</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/22/337/2905890/krisis-imbas-perang-ukraina-dan-palestina-jokowi-semangat-hari-santri-harus-dipegang-teguh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/22/337/2905890/krisis-imbas-perang-ukraina-dan-palestina-jokowi-semangat-hari-santri-harus-dipegang-teguh</guid><pubDate>Minggu 22 Oktober 2023 08:38 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/22/337/2905890/krisis-imbas-perang-ukraina-dan-palestina-jokowi-semangat-hari-santri-harus-dipegang-teguh-3AcNavPZG5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi ajak seluruh masyarakat jaga semangat Hari Santri (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/22/337/2905890/krisis-imbas-perang-ukraina-dan-palestina-jokowi-semangat-hari-santri-harus-dipegang-teguh-3AcNavPZG5.jpg</image><title>Jokowi ajak seluruh masyarakat jaga semangat Hari Santri (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat dan santri untuk tetap memegang teguh semangat Hari Santri Nasional di tengah krisis ekonomi hingga pangan imbas situasi perang di Ukraina dan Palestina beberapa waktu terakhir. Hal itu disampaikan saat menjadi Pembina Apel Hari Santri Nasional (HSN) 2023 di Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/10/2023).
&quot;Semangat hari santri harus kita pegang teguh sesuai dengan konteks saat ini, konteks kondisi saat ini di mana juga ada krisis ekonomi akibat perang, adanya krisis pangan akibat perang,&quot; ujar Jokowi

BACA JUGA:
Hari Santri Nasional, Jokowi: 36 Ribu Ponpes Sebuah Kekuatan Penentu Masa Depan

Jokowi mengatakan, adanya krisis energi akibat perang, baik yang sebelumnya hanya satu di Ukraina sekarang tambah lagi perang di Palestina dan Israel.
Santri, sambungnya, merupakan pilar kekuatan dan pondasi kekokohan bangsa terbukti sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia.

BACA JUGA:
Jalani Tes Kesehatan Tak Didampingi Keluarga, Mahfud MD: Kasihan Nunggu 10 Jam

&quot;Baru saja saya kembali dari Arab Saudi kemarin Subuh dini hari dan pagi hari ini saya hadir di Hari Santri Tahun 2023 untuk bertemu dengan para ulama dan seluruh santri dari Tanah Air utamanya dari Jawa Timur,&quot; kata Jokowi dalam amanatnya.
&quot;Karena santri adalah pilar kekuatan bangsa, santri adalah pondasi kekokohan bangsa dan ini sudah terbukti sejak jaman perjuangan kemerdekaan,&quot; tambahnya.Jokowi juga menyampaikan puluhan ribu pondok pesantren menjadi sebuah kekuatan penentu masa depan dan lompatan kemajuan bangsa Indonesia.

BACA JUGA:
Sejarah Hari Santri Diperingati Setiap 22 Oktober, Ditetapkan di Era Jokowi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia kita memiliki lebih dari 36 ribu pondok pesantren, sebuah kekuatan besar penentu masa depan bangsa, penentu lompatan kemajuan bangsa dan penentu keberhasilan cita-cita bangsa,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat dan santri untuk tetap memegang teguh semangat Hari Santri Nasional di tengah krisis ekonomi hingga pangan imbas situasi perang di Ukraina dan Palestina beberapa waktu terakhir. Hal itu disampaikan saat menjadi Pembina Apel Hari Santri Nasional (HSN) 2023 di Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/10/2023).
&quot;Semangat hari santri harus kita pegang teguh sesuai dengan konteks saat ini, konteks kondisi saat ini di mana juga ada krisis ekonomi akibat perang, adanya krisis pangan akibat perang,&quot; ujar Jokowi

BACA JUGA:
Hari Santri Nasional, Jokowi: 36 Ribu Ponpes Sebuah Kekuatan Penentu Masa Depan

Jokowi mengatakan, adanya krisis energi akibat perang, baik yang sebelumnya hanya satu di Ukraina sekarang tambah lagi perang di Palestina dan Israel.
Santri, sambungnya, merupakan pilar kekuatan dan pondasi kekokohan bangsa terbukti sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia.

BACA JUGA:
Jalani Tes Kesehatan Tak Didampingi Keluarga, Mahfud MD: Kasihan Nunggu 10 Jam

&quot;Baru saja saya kembali dari Arab Saudi kemarin Subuh dini hari dan pagi hari ini saya hadir di Hari Santri Tahun 2023 untuk bertemu dengan para ulama dan seluruh santri dari Tanah Air utamanya dari Jawa Timur,&quot; kata Jokowi dalam amanatnya.
&quot;Karena santri adalah pilar kekuatan bangsa, santri adalah pondasi kekokohan bangsa dan ini sudah terbukti sejak jaman perjuangan kemerdekaan,&quot; tambahnya.Jokowi juga menyampaikan puluhan ribu pondok pesantren menjadi sebuah kekuatan penentu masa depan dan lompatan kemajuan bangsa Indonesia.

BACA JUGA:
Sejarah Hari Santri Diperingati Setiap 22 Oktober, Ditetapkan di Era Jokowi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia kita memiliki lebih dari 36 ribu pondok pesantren, sebuah kekuatan besar penentu masa depan bangsa, penentu lompatan kemajuan bangsa dan penentu keberhasilan cita-cita bangsa,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
