<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>100 Tahun Gontor, Kiai Hasan Abdullah : Rawat Kedamaian dengan Keteladanan</title><description>Kita semuanya Alhamdulillah merawat kedamian sejak (Gontor) berdiri sampai sekarang dengan keteladanan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/22/337/2905996/100-tahun-gontor-kiai-hasan-abdullah-rawat-kedamaian-dengan-keteladanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/22/337/2905996/100-tahun-gontor-kiai-hasan-abdullah-rawat-kedamaian-dengan-keteladanan"/><item><title>100 Tahun Gontor, Kiai Hasan Abdullah : Rawat Kedamaian dengan Keteladanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/22/337/2905996/100-tahun-gontor-kiai-hasan-abdullah-rawat-kedamaian-dengan-keteladanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/22/337/2905996/100-tahun-gontor-kiai-hasan-abdullah-rawat-kedamaian-dengan-keteladanan</guid><pubDate>Minggu 22 Oktober 2023 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amanah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/22/337/2905996/100-tahun-gontor-kiai-hasan-abdullah-rawat-kedamaian-dengan-keteladanan-CdUulYTNqQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">100 Tahun Gontor di Kawasan Monas (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/22/337/2905996/100-tahun-gontor-kiai-hasan-abdullah-rawat-kedamaian-dengan-keteladanan-CdUulYTNqQ.jpg</image><title>100 Tahun Gontor di Kawasan Monas (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMi8xLzE3MjU1OS81L3g4cDBiNjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Pimpinan Pondok Pesantren Gontor KH Hasan Abdullah Sahal membuka acara Tajammu' dan Jalan Sehat yang berlangsung pada hari ini, Minggu, (22/10/2023). Acara tersebut diikuti 40 ribu santri dan alumni Pondok Pesantren Gontor yang akan melakukan jalan sehat di Kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Bundaran HI.

Adapun acara itu sebagai rentetan dari acara Tasyakuran Peringatan 100 Tahun Gontor yang juga diperingati untuk mewujudkan kedamaian dan persatuan Indonesia.


BACA JUGA:
100 Tahun Gontor, Ribuan Santri dan Alumni Berkumpul di Monas


Melepas para peserta, KH Hasan Abdullah Sahal pun menyampaikan pesan soal rasa syukur lantaran Gontor hadir selama 100 tahun untuk merawat kedamaian dan persatuan Indonesia dengan segala pengorbanannuya.

&quot;Kita semuanya Alhamdulillah merawat kedamian sejak (Gontor) berdiri sampai sekarang dengan keteladanan dan penuh pengorbanan,&quot;ujar KH Hasan Abdullah Sahal di Tugu Monas, Minggu (22/10/2023).


BACA JUGA:
Hari Santri Nasional, Jokowi: 36 Ribu Ponpes Sebuah Kekuatan Penentu Masa Depan


KH Hasan Abdullah Sahal pun berpesan bahwa peringatan 100 Tahun ini sebagai momentum untuk selalu mengucap rasa syukur atas perjalanan yang telah dilalui hingga Pondok Pesantren Gontor tetap tegak berdiri hingga saat ini dan selalu berusaha untuk berkembang serta bergerak ke arah kemajuan.

&quot;Bersyukur dengan melewati beberapa fase, beberapa masa sejak zaman penjajahan, zaman kemerdekaan, orde lama, orde baru sampai sekarang Alhamdulillah kota tetap eksis berjalan. Tetap menjaga pada nilai-nilai dan melakukan pengembangan menuju kesempurnaan,&quot;tutupnya.KH Hasan Abdullah Sahal juga menekankan bahwa acara ini bukan sekedar mencari keringat dengan jalan sehat bersama melainkan momentum pertemuan lintas generasi dari keluarga Pondok Pesantren Gontor.

Nantinya, acara ini juga diisi dengan kegiatan Petisi Tanda Tangan Peringatan 100 Tahun Gontor Merajut Kebersamaan untuk Persatuan Indonesia.


BACA JUGA:
Krisis Imbas Perang Ukraina dan Palestina, Jokowi : Semangat Hari Santri Harus Dipegang Teguh


Selain Tajammuk dan jalan sehat, Tasyakuran Peringatan 100 tahun Gontor ini juga akan dimeriahkan dengan atraksi santri dari pelbagai pesantren alumni Gontor di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Mulai dari Marching Band, Reog Ponorogo, Debus Banten, Singa Depok, Pantomim, Hadroh, Silat, Paskibra, Pramuka, Ondel-ondel Jakarta, Tari Saman, Tari Nusantara dan lain-lain.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMi8xLzE3MjU1OS81L3g4cDBiNjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Pimpinan Pondok Pesantren Gontor KH Hasan Abdullah Sahal membuka acara Tajammu' dan Jalan Sehat yang berlangsung pada hari ini, Minggu, (22/10/2023). Acara tersebut diikuti 40 ribu santri dan alumni Pondok Pesantren Gontor yang akan melakukan jalan sehat di Kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Bundaran HI.

Adapun acara itu sebagai rentetan dari acara Tasyakuran Peringatan 100 Tahun Gontor yang juga diperingati untuk mewujudkan kedamaian dan persatuan Indonesia.


BACA JUGA:
100 Tahun Gontor, Ribuan Santri dan Alumni Berkumpul di Monas


Melepas para peserta, KH Hasan Abdullah Sahal pun menyampaikan pesan soal rasa syukur lantaran Gontor hadir selama 100 tahun untuk merawat kedamaian dan persatuan Indonesia dengan segala pengorbanannuya.

&quot;Kita semuanya Alhamdulillah merawat kedamian sejak (Gontor) berdiri sampai sekarang dengan keteladanan dan penuh pengorbanan,&quot;ujar KH Hasan Abdullah Sahal di Tugu Monas, Minggu (22/10/2023).


BACA JUGA:
Hari Santri Nasional, Jokowi: 36 Ribu Ponpes Sebuah Kekuatan Penentu Masa Depan


KH Hasan Abdullah Sahal pun berpesan bahwa peringatan 100 Tahun ini sebagai momentum untuk selalu mengucap rasa syukur atas perjalanan yang telah dilalui hingga Pondok Pesantren Gontor tetap tegak berdiri hingga saat ini dan selalu berusaha untuk berkembang serta bergerak ke arah kemajuan.

&quot;Bersyukur dengan melewati beberapa fase, beberapa masa sejak zaman penjajahan, zaman kemerdekaan, orde lama, orde baru sampai sekarang Alhamdulillah kota tetap eksis berjalan. Tetap menjaga pada nilai-nilai dan melakukan pengembangan menuju kesempurnaan,&quot;tutupnya.KH Hasan Abdullah Sahal juga menekankan bahwa acara ini bukan sekedar mencari keringat dengan jalan sehat bersama melainkan momentum pertemuan lintas generasi dari keluarga Pondok Pesantren Gontor.

Nantinya, acara ini juga diisi dengan kegiatan Petisi Tanda Tangan Peringatan 100 Tahun Gontor Merajut Kebersamaan untuk Persatuan Indonesia.


BACA JUGA:
Krisis Imbas Perang Ukraina dan Palestina, Jokowi : Semangat Hari Santri Harus Dipegang Teguh


Selain Tajammuk dan jalan sehat, Tasyakuran Peringatan 100 tahun Gontor ini juga akan dimeriahkan dengan atraksi santri dari pelbagai pesantren alumni Gontor di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Mulai dari Marching Band, Reog Ponorogo, Debus Banten, Singa Depok, Pantomim, Hadroh, Silat, Paskibra, Pramuka, Ondel-ondel Jakarta, Tari Saman, Tari Nusantara dan lain-lain.</content:encoded></item></channel></rss>
