<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Bendung Katulampa Siaga 4 Semenjak Musim Kemarau Panjang</title><description>Adapun kenaikan debit air itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/22/338/2905680/5-fakta-bendung-katulampa-siaga-4-semenjak-musim-kemarau-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/22/338/2905680/5-fakta-bendung-katulampa-siaga-4-semenjak-musim-kemarau-panjang"/><item><title>5 Fakta Bendung Katulampa Siaga 4 Semenjak Musim Kemarau Panjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/22/338/2905680/5-fakta-bendung-katulampa-siaga-4-semenjak-musim-kemarau-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/22/338/2905680/5-fakta-bendung-katulampa-siaga-4-semenjak-musim-kemarau-panjang</guid><pubDate>Minggu 22 Oktober 2023 07:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/21/338/2905680/5-fakta-bendung-katulampa-siaga-4-semenjak-musim-kemarau-panjang-1JqYR5lUJK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendungan Katulampa (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/21/338/2905680/5-fakta-bendung-katulampa-siaga-4-semenjak-musim-kemarau-panjang-1JqYR5lUJK.jpg</image><title>Bendungan Katulampa (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMS83LzE3MjUzNC81L3g4b3pzdWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor naik menjadi 50 sentimeter atau siaga 4. Kondisi ini terjadi pertama kalinya sejak musim kemarau pada Juli 2023.
Okezone merangkum 5 fakta Bendung Katulampa perdana Siaga 4 sejak kemarau panjang. Berikut ulasannya:
1. Bendung Katulampa Siaga 4 dengan Cuaca Gerimis Tipis
&quot;Iya, baru datang 50 sentimeter. Gerimis nih. Perdana, Oktober baru Ciliwung nih 50 sentimeter langsung dari nol ke 50 sentimeter,&quot; kata Pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman kepada wartawan, Jumat (20/10/2023).

BACA JUGA:
Jelang Asian Para Games 2022: CdM Indonesia Angela Tanoesoedibjo Persembahkan Cendera Mata Wayang ke Wali Kota Athlete Village

2. Kenaikan Debit Bendung Katulampa Terjadi Pukul 18:00 WIB
Adapun kenaikan debit air itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB. Karena, kawasan hulu atau Puncak diguyur hujan yang hampir merata sore tadi.

BACA JUGA:
Restoran di Kelapa Gading Ludes Terbakar Akibat Tabung Gas Bocor

3. Bendung Katulampa Siaga 4 karena Hujan di Puncak
&quot;Hujan cukup meratas di Puncaknya,&quot; jelasnya.

4. Bendung Katulampa Siaga 4 dengan Debit Air 39 Ribu Liter per Detik

Saat ini, terdapat sekitar 39.000 liter air perdetik yang mengalir ke Sungai Ciliwung. Jumlah itu dibagi ke saluran irigasi yang berada di samping sungai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prabowo Merapat ke Istana Merdeka Bertemu Presiden Jokowi, Bahas Apa?

&quot;Kalau yang ke irigasi diatur, nggak boleh lebih dari 5.000 liter per detik. Dibuang ke Ciliwung semua. Kalau Ciliwung apa adanya. Jadi ke Ciliwung 35.000 liter perdetik dan ke irigasi 4.000 liter,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebakaran TPA Tlekung Kota Batu, Api Tak Kunjung Padam

5. Bendung Katulampa Siaga 4 Dipantau Petugas

Saat ini, pihaknya terus memantau kondisi debit air dan cuaca di kawasan hulu. Karena dikhatirkan akan kembali terjadi kenaikan debit air Sungai Ciliwung.

&quot;Masih (hujan), kita standby,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMS83LzE3MjUzNC81L3g4b3pzdWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor naik menjadi 50 sentimeter atau siaga 4. Kondisi ini terjadi pertama kalinya sejak musim kemarau pada Juli 2023.
Okezone merangkum 5 fakta Bendung Katulampa perdana Siaga 4 sejak kemarau panjang. Berikut ulasannya:
1. Bendung Katulampa Siaga 4 dengan Cuaca Gerimis Tipis
&quot;Iya, baru datang 50 sentimeter. Gerimis nih. Perdana, Oktober baru Ciliwung nih 50 sentimeter langsung dari nol ke 50 sentimeter,&quot; kata Pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman kepada wartawan, Jumat (20/10/2023).

BACA JUGA:
Jelang Asian Para Games 2022: CdM Indonesia Angela Tanoesoedibjo Persembahkan Cendera Mata Wayang ke Wali Kota Athlete Village

2. Kenaikan Debit Bendung Katulampa Terjadi Pukul 18:00 WIB
Adapun kenaikan debit air itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB. Karena, kawasan hulu atau Puncak diguyur hujan yang hampir merata sore tadi.

BACA JUGA:
Restoran di Kelapa Gading Ludes Terbakar Akibat Tabung Gas Bocor

3. Bendung Katulampa Siaga 4 karena Hujan di Puncak
&quot;Hujan cukup meratas di Puncaknya,&quot; jelasnya.

4. Bendung Katulampa Siaga 4 dengan Debit Air 39 Ribu Liter per Detik

Saat ini, terdapat sekitar 39.000 liter air perdetik yang mengalir ke Sungai Ciliwung. Jumlah itu dibagi ke saluran irigasi yang berada di samping sungai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prabowo Merapat ke Istana Merdeka Bertemu Presiden Jokowi, Bahas Apa?

&quot;Kalau yang ke irigasi diatur, nggak boleh lebih dari 5.000 liter per detik. Dibuang ke Ciliwung semua. Kalau Ciliwung apa adanya. Jadi ke Ciliwung 35.000 liter perdetik dan ke irigasi 4.000 liter,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebakaran TPA Tlekung Kota Batu, Api Tak Kunjung Padam

5. Bendung Katulampa Siaga 4 Dipantau Petugas

Saat ini, pihaknya terus memantau kondisi debit air dan cuaca di kawasan hulu. Karena dikhatirkan akan kembali terjadi kenaikan debit air Sungai Ciliwung.

&quot;Masih (hujan), kita standby,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
