<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Perubahan Iklim Ancam Keberlangsungan Hidup Makhluk di Bumi</title><description>Menurutnya, kondisi bumi sedang tidak baik-baik saja sehingga mengancam keberlangsungan kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/23/337/2906250/bmkg-perubahan-iklim-ancam-keberlangsungan-hidup-makhluk-di-bumi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/23/337/2906250/bmkg-perubahan-iklim-ancam-keberlangsungan-hidup-makhluk-di-bumi"/><item><title>BMKG: Perubahan Iklim Ancam Keberlangsungan Hidup Makhluk di Bumi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/23/337/2906250/bmkg-perubahan-iklim-ancam-keberlangsungan-hidup-makhluk-di-bumi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/23/337/2906250/bmkg-perubahan-iklim-ancam-keberlangsungan-hidup-makhluk-di-bumi</guid><pubDate>Senin 23 Oktober 2023 06:12 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/23/337/2906250/bmkg-perubahan-iklim-ancam-keberlangsungan-hidup-makhluk-hidup-di-bumi-Pl4hgUSQJ0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BMKG Dwikorita (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/23/337/2906250/bmkg-perubahan-iklim-ancam-keberlangsungan-hidup-makhluk-hidup-di-bumi-Pl4hgUSQJ0.jpg</image><title>Kepala BMKG Dwikorita (Foto: MPI)</title></images><description>
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan negara-negara di dunia akan ancaman nyata perubahan iklim. Menurutnya, kondisi bumi sedang tidak baik-baik saja sehingga mengancam keberlangsungan kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi.
&amp;ldquo;Perubahan iklim mengancam seluruh negara. Tidak peduli kondisi negaranya, baik negara maju, berkembang, dan negara kepulauan kecil semuanya mengalami bencana hidrometeorologi bahkan multi bencana hidrometeorologi,&amp;rdquo; kata Dwikorita dalam keterangan resminya, dikutip Senin (23/10/2023).
Oleh karena itu, Dwikorita mendorong seluruh negara untuk bisa berkolaborasi mengatasi permasalahan lingkungan. Dia pun menyoroti pentingnya keterkaitan antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan layanan iklim.

BACA JUGA:
Gempa M3,3 Guncang Solok Sumbar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kita memang perlu memperkuat keterkaitan antara sains, kebijakan, layanan informasi, terutama dalam memahami dampak perubahan iklim dan variabilitas iklim serta dampaknya terhadap kehidupan manusia, yang juga berdampak pada keselamatan peradaban kita,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Kisah Perempuan Alami Penurunan Berat Badan hingga 25 Kilogram Gara-Gara Asam Lambung

BMKG sendiri, lanjut Dwikorita, telah mengambil peranan penting dalam mendorong layanan informasi iklim berdasarkan ilmu pengetahun dan kebijakan hukum untuk mengantisipasi kondisi perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan.Dalam kesempatan tersebut, Dwikorita menyampaikan bahwa dampak perubahan iklim dirasakan oleh seluruh negara tanpa terkecuali. Dicontohkan Dwikorita adalah fenomena El Nino dan La Nina yang memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Media Vietnam Iri Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Fokus ke Timnas Irak Bukan Vietnam Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

&amp;ldquo;Tidak jarang, dalam satu negara bisa mengalami bencana banjir namun disaat bersamaan juga mengalami kekeringan. Akibatnya kondisi ini membuat banyak orang menjadi hidup menderita,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan negara-negara di dunia akan ancaman nyata perubahan iklim. Menurutnya, kondisi bumi sedang tidak baik-baik saja sehingga mengancam keberlangsungan kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi.
&amp;ldquo;Perubahan iklim mengancam seluruh negara. Tidak peduli kondisi negaranya, baik negara maju, berkembang, dan negara kepulauan kecil semuanya mengalami bencana hidrometeorologi bahkan multi bencana hidrometeorologi,&amp;rdquo; kata Dwikorita dalam keterangan resminya, dikutip Senin (23/10/2023).
Oleh karena itu, Dwikorita mendorong seluruh negara untuk bisa berkolaborasi mengatasi permasalahan lingkungan. Dia pun menyoroti pentingnya keterkaitan antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan layanan iklim.

BACA JUGA:
Gempa M3,3 Guncang Solok Sumbar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kita memang perlu memperkuat keterkaitan antara sains, kebijakan, layanan informasi, terutama dalam memahami dampak perubahan iklim dan variabilitas iklim serta dampaknya terhadap kehidupan manusia, yang juga berdampak pada keselamatan peradaban kita,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Kisah Perempuan Alami Penurunan Berat Badan hingga 25 Kilogram Gara-Gara Asam Lambung

BMKG sendiri, lanjut Dwikorita, telah mengambil peranan penting dalam mendorong layanan informasi iklim berdasarkan ilmu pengetahun dan kebijakan hukum untuk mengantisipasi kondisi perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan.Dalam kesempatan tersebut, Dwikorita menyampaikan bahwa dampak perubahan iklim dirasakan oleh seluruh negara tanpa terkecuali. Dicontohkan Dwikorita adalah fenomena El Nino dan La Nina yang memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Media Vietnam Iri Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Fokus ke Timnas Irak Bukan Vietnam Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

&amp;ldquo;Tidak jarang, dalam satu negara bisa mengalami bencana banjir namun disaat bersamaan juga mengalami kekeringan. Akibatnya kondisi ini membuat banyak orang menjadi hidup menderita,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
