<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>273 Situs Mengandung Radikalisme dan Terorisme Diblokir Kominfo</title><description>&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya semua situs, site yang bisa memecah belah persatuan bangsa pasti kita almarhumkan dengan segera,&quot; ujarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/23/337/2906503/273-situs-mengandung-radikalisme-dan-terorisme-diblokir-kominfo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/23/337/2906503/273-situs-mengandung-radikalisme-dan-terorisme-diblokir-kominfo"/><item><title>273 Situs Mengandung Radikalisme dan Terorisme Diblokir Kominfo</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/23/337/2906503/273-situs-mengandung-radikalisme-dan-terorisme-diblokir-kominfo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/23/337/2906503/273-situs-mengandung-radikalisme-dan-terorisme-diblokir-kominfo</guid><pubDate>Senin 23 Oktober 2023 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/23/337/2906503/273-situs-mengandung-radikalisme-dan-terorisme-diblokir-kominfo-gNFI4w11v8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi internet (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/23/337/2906503/273-situs-mengandung-radikalisme-dan-terorisme-diblokir-kominfo-gNFI4w11v8.jpg</image><title>Ilustrasi internet (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan, telah melakukan take down atau blokir ratusan situs yang mengandung unsur radikalisme dan terorisme sesuai dengan permintaan dari Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.
&quot;Bulan Agustus 2023 yang lalu saya mentake down 273 situs yang mengandung unsur radikalisme dan terorisme karena permintaan Panglima TNI itu bulan Agustus langsung saya take down situs itu,&quot; ucap Budi dalam diskusi 'Strategi Komunikasi dalam Menghadapi Pemilu 2024 di Tengah Polarisasi Masyarakat' di Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (23/10/2023).

BACA JUGA:
Kominfo Blokir 425.506 Konten Judi Online, Nilai Transaksinya Capai Rp350 Triliun

Budi secara tegas tidak tebang pilih terhadap situs yang berpotensi memecah belah bangsa terutama menjelang Pemilu 2024 mendatang untuk segera di 'almarhumkan'.&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya semua situs, site yang bisa memecah belah persatuan bangsa pasti kita almarhumkan dengan segera,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Nama Pj Wali Kota Cimahi Dicatut Kasus Penipuan, Begini Modusnya

Lebih lanjut, Budi menilai bahwa pendiri bangsa Indonesia telah susah payah merebut kemerdekaan.
&quot;Bukan apa apa saya selalu bilang ke teman generasi saya ini pendiri bangsa susah payah menyatukan bangsa Indonesia masa kita mau memecah belah,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan, telah melakukan take down atau blokir ratusan situs yang mengandung unsur radikalisme dan terorisme sesuai dengan permintaan dari Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.
&quot;Bulan Agustus 2023 yang lalu saya mentake down 273 situs yang mengandung unsur radikalisme dan terorisme karena permintaan Panglima TNI itu bulan Agustus langsung saya take down situs itu,&quot; ucap Budi dalam diskusi 'Strategi Komunikasi dalam Menghadapi Pemilu 2024 di Tengah Polarisasi Masyarakat' di Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (23/10/2023).

BACA JUGA:
Kominfo Blokir 425.506 Konten Judi Online, Nilai Transaksinya Capai Rp350 Triliun

Budi secara tegas tidak tebang pilih terhadap situs yang berpotensi memecah belah bangsa terutama menjelang Pemilu 2024 mendatang untuk segera di 'almarhumkan'.&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya semua situs, site yang bisa memecah belah persatuan bangsa pasti kita almarhumkan dengan segera,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Nama Pj Wali Kota Cimahi Dicatut Kasus Penipuan, Begini Modusnya

Lebih lanjut, Budi menilai bahwa pendiri bangsa Indonesia telah susah payah merebut kemerdekaan.
&quot;Bukan apa apa saya selalu bilang ke teman generasi saya ini pendiri bangsa susah payah menyatukan bangsa Indonesia masa kita mau memecah belah,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
