<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Unit Kontrakan di Depok Kebakaran, Api dari Tumpukan Pakaian Rumah Tetangga</title><description>Dua unit rumah kontrakan di Jalan Kukusan Raya dekat RS Graha Permata Ibu (GPI), Beji, Kota Depok porak-poranda usai kebakaran</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/23/338/2906617/2-unit-kontrakan-di-depok-kebakaran-api-dari-tumpukan-pakaian-rumah-tetangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/23/338/2906617/2-unit-kontrakan-di-depok-kebakaran-api-dari-tumpukan-pakaian-rumah-tetangga"/><item><title>2 Unit Kontrakan di Depok Kebakaran, Api dari Tumpukan Pakaian Rumah Tetangga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/23/338/2906617/2-unit-kontrakan-di-depok-kebakaran-api-dari-tumpukan-pakaian-rumah-tetangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/23/338/2906617/2-unit-kontrakan-di-depok-kebakaran-api-dari-tumpukan-pakaian-rumah-tetangga</guid><pubDate>Senin 23 Oktober 2023 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/23/338/2906617/2-unit-kontrakan-di-depok-kebakaran-api-dari-tumpukan-pakaian-rumah-tetangga-a7bzvzMxL2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran melanda dua rumah kontrakan di Depok (Foto ilustrasi kebakaran: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/23/338/2906617/2-unit-kontrakan-di-depok-kebakaran-api-dari-tumpukan-pakaian-rumah-tetangga-a7bzvzMxL2.jpg</image><title>Kebakaran melanda dua rumah kontrakan di Depok (Foto ilustrasi kebakaran: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMi8xLzE3MjU3OS81L3g4cDBqaXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

DEPOK - Sebanyak dua unit rumah kontrakan di Jalan Kukusan Raya dekat RS Graha Permata Ibu (GPI), Beji, Kota Depok porak-poranda usai kebakaran pada, Senin (23/10/2023), siang.

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB api berhasil dipadamkan sudah tidak terlihat unit Damkar Kota Depok. Terlihat dua unit rumah kontrakan luluh lantah pada bagian atap hingga genteng dan penyangga dari bambu jatuh ke tanah.


BACA JUGA:
Hakim Anwar Usman Diminta Mundur, Semua Diserahkan ke MKMK


Sementara itu terlihat pula dinding rumah kontrakan pada bagian dalam terlihat hangus menghitam begitupun pada bagian kusen. Tak terlihat garis polisi yang mengitari dua unit rumah kontrakan hanya seutas tali plastik berwarna hitam sebagai penanda dan tidak bisa dilintasi mendekat.

Salah satu pemilik rumah kontrakan bernama Meidi (42) menyebut api berasal dari rumah tetangga sebelah dan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Namun, belum diketahui api berasal dari sumber apa sebab ada tumpukan baju di rumah tetangganya itu.

&quot;Kebakaran sekitar jam setengah 12, sedang di rumah posisi saya. Dari rumah tetangga, tapi kita enggak tahu asal api dari tumpukan pakaian dia. Tumpukan itu masih banyak kita enggak bisa melihat dibawahnya ada apa. Rumah sebelah yang terbakar terlebih dahulu,&quot; kata Meidi saat ditemui dilokasi.


BACA JUGA:
Kebakaran Hanguskan 6 Rumah Warga Bandarlampung


Meidi memastikan tidak mendengar suara ledakan tabung gas atau sejenisnya. Ia menduga kebakaran dari arus pendek listrik.

&quot;Enggak ada (ledakan gas). Kayaknya dari listrik dugaan sementara,&quot; ujarnya.Meidi mengaku tak sempat menyelamatkan harta benda yang dimiliki. Hanya saja Ia dapat menyelamatkan sejumlah surat surat berharga.

&quot;Enggak sempat, ada surat suratan sempat diambil kayak buku nikah, ijazah. BPKB nggak ke ambil,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
Miris! Kandang Ayam di Pringsewu Kebakaran, Ribuan Ayam Mati Terpanggang


Lebih lanjut, Meidi menyebut bahwa tidak ada korban jiwa atas peristiwa kebakaran tersebut meski di rumah tetangganya terdapat istri dan anak balita.

&quot;Ada istri sama anaknya tiga tahun (rumah tetangga). Nggak ada (korban) sudah bisa dikeluarin tadi,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMi8xLzE3MjU3OS81L3g4cDBqaXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

DEPOK - Sebanyak dua unit rumah kontrakan di Jalan Kukusan Raya dekat RS Graha Permata Ibu (GPI), Beji, Kota Depok porak-poranda usai kebakaran pada, Senin (23/10/2023), siang.

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB api berhasil dipadamkan sudah tidak terlihat unit Damkar Kota Depok. Terlihat dua unit rumah kontrakan luluh lantah pada bagian atap hingga genteng dan penyangga dari bambu jatuh ke tanah.


BACA JUGA:
Hakim Anwar Usman Diminta Mundur, Semua Diserahkan ke MKMK


Sementara itu terlihat pula dinding rumah kontrakan pada bagian dalam terlihat hangus menghitam begitupun pada bagian kusen. Tak terlihat garis polisi yang mengitari dua unit rumah kontrakan hanya seutas tali plastik berwarna hitam sebagai penanda dan tidak bisa dilintasi mendekat.

Salah satu pemilik rumah kontrakan bernama Meidi (42) menyebut api berasal dari rumah tetangga sebelah dan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Namun, belum diketahui api berasal dari sumber apa sebab ada tumpukan baju di rumah tetangganya itu.

&quot;Kebakaran sekitar jam setengah 12, sedang di rumah posisi saya. Dari rumah tetangga, tapi kita enggak tahu asal api dari tumpukan pakaian dia. Tumpukan itu masih banyak kita enggak bisa melihat dibawahnya ada apa. Rumah sebelah yang terbakar terlebih dahulu,&quot; kata Meidi saat ditemui dilokasi.


BACA JUGA:
Kebakaran Hanguskan 6 Rumah Warga Bandarlampung


Meidi memastikan tidak mendengar suara ledakan tabung gas atau sejenisnya. Ia menduga kebakaran dari arus pendek listrik.

&quot;Enggak ada (ledakan gas). Kayaknya dari listrik dugaan sementara,&quot; ujarnya.Meidi mengaku tak sempat menyelamatkan harta benda yang dimiliki. Hanya saja Ia dapat menyelamatkan sejumlah surat surat berharga.

&quot;Enggak sempat, ada surat suratan sempat diambil kayak buku nikah, ijazah. BPKB nggak ke ambil,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
Miris! Kandang Ayam di Pringsewu Kebakaran, Ribuan Ayam Mati Terpanggang


Lebih lanjut, Meidi menyebut bahwa tidak ada korban jiwa atas peristiwa kebakaran tersebut meski di rumah tetangganya terdapat istri dan anak balita.

&quot;Ada istri sama anaknya tiga tahun (rumah tetangga). Nggak ada (korban) sudah bisa dikeluarin tadi,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
