<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Penunggang Kuda Nekat Serobot Masuk Jalan Beraspal Baru</title><description>Penunggang kuda itu disuruh jangan melewati jalan aspal tetapi melewati jalan di lapangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/23/340/2906290/viral-penunggang-kuda-nekat-serobot-masuk-jalan-beraspal-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/23/340/2906290/viral-penunggang-kuda-nekat-serobot-masuk-jalan-beraspal-baru"/><item><title>Viral Penunggang Kuda Nekat Serobot Masuk Jalan Beraspal Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/23/340/2906290/viral-penunggang-kuda-nekat-serobot-masuk-jalan-beraspal-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/23/340/2906290/viral-penunggang-kuda-nekat-serobot-masuk-jalan-beraspal-baru</guid><pubDate>Senin 23 Oktober 2023 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Joni Nura</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/23/340/2906290/viral-penunggang-kuda-nekat-serobot-masuk-jalan-beraspal-baru-fSOQXJlVJc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kuda lewati aspal baru (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/23/340/2906290/viral-penunggang-kuda-nekat-serobot-masuk-jalan-beraspal-baru-fSOQXJlVJc.jpg</image><title>Kuda lewati aspal baru (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8xLzE3MjU5NC81L3g4cDExenE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NTT - Seorang pria penunggang kuda di Desa Karangora, Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) diteriaki warga saat melintasi di jalan beraspal yang masih baru di kota tersebut.
Penunggang kuda itu disuruh jangan melewati jalan aspal tetapi melewati jalan di lapangan.
Dalam video berdurasi 0.22 detik yang viral itu, tampak seorang pria paruh baya membawa dua ekor kuda. Kuda yang ditunggangi pria itu mengangkut beban berupa pisang sambil menarik satu ekor kuda dari belakang.

BACA JUGA:
5 Pebulu Tangkis Indonesia yang Jadi Inspirasi Banyak Pemain Badminton Dunia, Nomor 1 Diidolakan 4 Orang

Saat melintasi di jalan beraspal pria itu malah diteriaki seorang laki-laki dan perempuan untuk ikut jalan lain di lapangan.

BACA JUGA:
BMKG Gelar Simulasi Gempa M9,0 dan Tsunami di Selatan Jawa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ikut lapangan. ikut lapangan, kembali lapangan. Nanti be tambah rusak. Ikut lapangan bapa,&quot; ujar seorang pria dalam rekaman video yang diterima.Tampak ibu-ibu yang berada di lokasi jalan itu berteriak dan menunjuk-nunjuk dalam bahasa daerah setempat. Setelah ditelusuri ternyata jalan aspal itu belum ada pemadatan tapi dilewati oleh pria berkuda sehingga bekas kuda tampak pada aspal karena masih baru dikerjakan.

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Hari Ini Bergerak di 6.798-7.046

&quot;Ini paket pekerjaan DAK, Segmen Kalikasa sampai Lerek, pekerjaan hotmix di Karangora-Atadei oleh PT Lima Satu Merdeka,&quot; ujar salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA:
Gitar Milik Eross Sheila On 7 Hilang, Begini Kronologinya

MPI berusaha menghubungi PT Lima Satu terkait hal ini tapi belum bisa dihubungi saat hingga berita ini dinaikan.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8xLzE3MjU5NC81L3g4cDExenE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NTT - Seorang pria penunggang kuda di Desa Karangora, Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) diteriaki warga saat melintasi di jalan beraspal yang masih baru di kota tersebut.
Penunggang kuda itu disuruh jangan melewati jalan aspal tetapi melewati jalan di lapangan.
Dalam video berdurasi 0.22 detik yang viral itu, tampak seorang pria paruh baya membawa dua ekor kuda. Kuda yang ditunggangi pria itu mengangkut beban berupa pisang sambil menarik satu ekor kuda dari belakang.

BACA JUGA:
5 Pebulu Tangkis Indonesia yang Jadi Inspirasi Banyak Pemain Badminton Dunia, Nomor 1 Diidolakan 4 Orang

Saat melintasi di jalan beraspal pria itu malah diteriaki seorang laki-laki dan perempuan untuk ikut jalan lain di lapangan.

BACA JUGA:
BMKG Gelar Simulasi Gempa M9,0 dan Tsunami di Selatan Jawa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ikut lapangan. ikut lapangan, kembali lapangan. Nanti be tambah rusak. Ikut lapangan bapa,&quot; ujar seorang pria dalam rekaman video yang diterima.Tampak ibu-ibu yang berada di lokasi jalan itu berteriak dan menunjuk-nunjuk dalam bahasa daerah setempat. Setelah ditelusuri ternyata jalan aspal itu belum ada pemadatan tapi dilewati oleh pria berkuda sehingga bekas kuda tampak pada aspal karena masih baru dikerjakan.

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Hari Ini Bergerak di 6.798-7.046

&quot;Ini paket pekerjaan DAK, Segmen Kalikasa sampai Lerek, pekerjaan hotmix di Karangora-Atadei oleh PT Lima Satu Merdeka,&quot; ujar salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA:
Gitar Milik Eross Sheila On 7 Hilang, Begini Kronologinya

MPI berusaha menghubungi PT Lima Satu terkait hal ini tapi belum bisa dihubungi saat hingga berita ini dinaikan.</content:encoded></item></channel></rss>
