<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geng Kriminal Brasil Mengamuk, Bakar 35 Bus Setelah Bosnya Terbunuh dalam Operasi Polisi</title><description>Gubernur menyebut operasi polisi itu menrupakan pukulan berat bagi geng kriminal di Rio de Janeiro.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/24/18/2907172/geng-kriminal-brasil-mengamuk-bakar-35-bus-setelah-bosnya-terbunuh-dalam-operasi-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/24/18/2907172/geng-kriminal-brasil-mengamuk-bakar-35-bus-setelah-bosnya-terbunuh-dalam-operasi-polisi"/><item><title>Geng Kriminal Brasil Mengamuk, Bakar 35 Bus Setelah Bosnya Terbunuh dalam Operasi Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/24/18/2907172/geng-kriminal-brasil-mengamuk-bakar-35-bus-setelah-bosnya-terbunuh-dalam-operasi-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/24/18/2907172/geng-kriminal-brasil-mengamuk-bakar-35-bus-setelah-bosnya-terbunuh-dalam-operasi-polisi</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2023 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/24/18/2907172/geng-kriminal-brasil-mengamuk-bakar-35-bus-setelah-bosnya-terbunuh-dalam-operasi-polisi-mGaHrWiF4i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: TV Globo via Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/24/18/2907172/geng-kriminal-brasil-mengamuk-bakar-35-bus-setelah-bosnya-terbunuh-dalam-operasi-polisi-mGaHrWiF4i.jpg</image><title>Foto: TV Globo via Reuters.</title></images><description>RIO DE JANEIRO - Geng kriminal membakar setidaknya 35 bus di kota Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin, (23/10/2023) menurut kelompok industri yang mewakili perusahaan bus, setelah polisi membunuh seorang bos kejahatan dalam sebuah operasi.

BACA JUGA:
Pembunuhan Geng Kriminal Melonjak, PM Swedia Panggil Panglima Militer

Serangan terhadap bus terkonsentrasi di bagian barat kota, tempat kelompok kriminal yang saling bersaing berusaha untuk menguasai wilayah tersebut. Aksi ini terjadi setelah operasi polisi yang menewaskan keponakan pemimpin milisi terbesar di negara bagian itu, menurut polisi.
Kelompok milisi di Rio, yang umumnya terdiri dari petugas polisi dan mantan polisi, telah menjadi salah satu ancaman keamanan terbesar di kawasan ini. Awalnya dibentuk sebagai kekuatan pertahanan diri untuk lingkungan miskin yang dirusak oleh geng narkoba, kini mereka telah menyebar menjadi kelompok kriminal yang beroperasi di berbagai kelompok berbeda.

BACA JUGA:
Venezuela Kirim 11.000 Tentara untuk Rebut Kembali Penjara yang Dikuasai Geng Kriminal

Kelompok industri Rio Onibus mengatakan 20 kendaraan tersebut adalah bus kota, lima merupakan bagian dari armada angkutan cepat kota dan sisanya adalah bus sewaan atau bus pariwisata.
Gubernur negara bagian Rio de Janeiro, Claudio Castro, mengatakan operasi tersebut merupakan &amp;ldquo;pukulan berat&amp;rdquo; bagi milisi.

&amp;ldquo;Selain terkait dengan penjahat (pemimpin milisi), dia berperan sebagai &amp;lsquo;manusia perang&amp;rsquo; kelompok paramiliter, menjadi orang utama yang bertanggung jawab atas perang wilayah yang meneror warga di Rio,&amp;rdquo; kata Castro melalui posting media sosial, sebagaimana dilansir Reuters.
Serangan-serangan tersebut mengganggu sistem angkutan cepat bus kota, menghambat perjalanan pulang-pergi bagi penduduk dan pekerja di wilayah tersebut. Kelas-kelas di sekolah negeri di wilayah tersebut juga dibatalkan.&amp;nbsp;
Polisi Militer mengatakan pihaknya menangkap 12 tersangka yang terlibat dalam kebakaran tersebut, selain mencegah 15 orang membakar truk kargo di salah satu gerbang utama kota.</description><content:encoded>RIO DE JANEIRO - Geng kriminal membakar setidaknya 35 bus di kota Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin, (23/10/2023) menurut kelompok industri yang mewakili perusahaan bus, setelah polisi membunuh seorang bos kejahatan dalam sebuah operasi.

BACA JUGA:
Pembunuhan Geng Kriminal Melonjak, PM Swedia Panggil Panglima Militer

Serangan terhadap bus terkonsentrasi di bagian barat kota, tempat kelompok kriminal yang saling bersaing berusaha untuk menguasai wilayah tersebut. Aksi ini terjadi setelah operasi polisi yang menewaskan keponakan pemimpin milisi terbesar di negara bagian itu, menurut polisi.
Kelompok milisi di Rio, yang umumnya terdiri dari petugas polisi dan mantan polisi, telah menjadi salah satu ancaman keamanan terbesar di kawasan ini. Awalnya dibentuk sebagai kekuatan pertahanan diri untuk lingkungan miskin yang dirusak oleh geng narkoba, kini mereka telah menyebar menjadi kelompok kriminal yang beroperasi di berbagai kelompok berbeda.

BACA JUGA:
Venezuela Kirim 11.000 Tentara untuk Rebut Kembali Penjara yang Dikuasai Geng Kriminal

Kelompok industri Rio Onibus mengatakan 20 kendaraan tersebut adalah bus kota, lima merupakan bagian dari armada angkutan cepat kota dan sisanya adalah bus sewaan atau bus pariwisata.
Gubernur negara bagian Rio de Janeiro, Claudio Castro, mengatakan operasi tersebut merupakan &amp;ldquo;pukulan berat&amp;rdquo; bagi milisi.

&amp;ldquo;Selain terkait dengan penjahat (pemimpin milisi), dia berperan sebagai &amp;lsquo;manusia perang&amp;rsquo; kelompok paramiliter, menjadi orang utama yang bertanggung jawab atas perang wilayah yang meneror warga di Rio,&amp;rdquo; kata Castro melalui posting media sosial, sebagaimana dilansir Reuters.
Serangan-serangan tersebut mengganggu sistem angkutan cepat bus kota, menghambat perjalanan pulang-pergi bagi penduduk dan pekerja di wilayah tersebut. Kelas-kelas di sekolah negeri di wilayah tersebut juga dibatalkan.&amp;nbsp;
Polisi Militer mengatakan pihaknya menangkap 12 tersangka yang terlibat dalam kebakaran tersebut, selain mencegah 15 orang membakar truk kargo di salah satu gerbang utama kota.</content:encoded></item></channel></rss>
