<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nahas! Remaja 17 Tahun Tewas Tersambar Kereta Api di Indramayu, Tubuh Terpental</title><description>&amp;nbsp;
Kerasnya benturan, menyebabkan tubuh korban terpental hingga masuk ke dalam sungai.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/24/525/2907610/nahas-remaja-17-tahun-tewas-tersambar-kereta-api-di-indramayu-tubuh-terpental</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/24/525/2907610/nahas-remaja-17-tahun-tewas-tersambar-kereta-api-di-indramayu-tubuh-terpental"/><item><title>Nahas! Remaja 17 Tahun Tewas Tersambar Kereta Api di Indramayu, Tubuh Terpental</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/24/525/2907610/nahas-remaja-17-tahun-tewas-tersambar-kereta-api-di-indramayu-tubuh-terpental</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/24/525/2907610/nahas-remaja-17-tahun-tewas-tersambar-kereta-api-di-indramayu-tubuh-terpental</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2023 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Andrian Supendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/24/525/2907610/nahas-remaja-17-tahun-tewas-tersambar-kereta-api-di-indramayu-tubuh-terpental-Rn2q8YryoF.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/24/525/2907610/nahas-remaja-17-tahun-tewas-tersambar-kereta-api-di-indramayu-tubuh-terpental-Rn2q8YryoF.JPG</image><title>Ilustrasi/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNC8xLzE3MjY5Mi81L3g4cDJhcXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INDRAMAYU - Peristiwa nahas menimpa seorang remaja pria berinisial ED (17), yang tewas usai tersambar kereta api diperlintasan kereta Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Selasa (24/10/2023).

Kerasnya benturan, menyebabkan tubuh korban terpental hingga masuk ke dalam sungai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gibran Cawapres Sanksi Menanti? Ahmad Basarah: Kita Lihat Nanti, Ini Tidak Biasa

Kematian remaja warga Desa Jengkok, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu ini pun membuat warga sekitar geger. Korban tersambar kereta saat akan melintasi rel kereta api yang memiliki palang pintu. Akan tetapi palang pintu tersebut kondisinya rusak dan tidak berfungsi.

Sudaryono, salah satu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang bertugas di palang pintu Tulungagung, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.36 WIB, saat kereta Bogo Wonto tujuan arah Surabaya-Jakarta melintas.

Saat itu, lanjut dia, terjadi silang kereta dari arah Jakarta dan dari arah Surabaya. Ketika kereta dari arah Jakarta selesai melintas, tinggal yang dari arah Surabaya akan melintas dalam hitungan detik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Firli Bahuri Rampung Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan SYL

Namun, saat kereta api Bogo Wonto melintas, seorang pengendara motor menerobos barisan pengguna kendaraan lainnya sehingga terjadi insiden tersebut.

&quot;Korban terpental ke dalam sungai yang berada di tepi perlintasan dan motor korban juga terpental hingga pinggir sungai,&quot; kata Sudaryono, kepada MNC Portal Indonesia (MPI).

Sementara, Warsono, petugas keamanan palang pintu dari Dishub, mengungkapkan, bahwa palang pintu sudah tidak berfungsi sejak tahun 2018 silam.

&quot;Palang pintu sudah tidak berfungsi dari tahun 2018 hingga sekarang. Dalam menjalankan tugas, saya sudah semaksimal mungkin dalam pengamanan perlintasan kereta api,&quot; ungkap dia.



Saat ini, korban telah dibawa ke puskesmas kertasemaya oleh petugas. Pihak keluarga yang datang, meminta korban untuk segera dikebumikan.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNC8xLzE3MjY5Mi81L3g4cDJhcXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INDRAMAYU - Peristiwa nahas menimpa seorang remaja pria berinisial ED (17), yang tewas usai tersambar kereta api diperlintasan kereta Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Selasa (24/10/2023).

Kerasnya benturan, menyebabkan tubuh korban terpental hingga masuk ke dalam sungai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gibran Cawapres Sanksi Menanti? Ahmad Basarah: Kita Lihat Nanti, Ini Tidak Biasa

Kematian remaja warga Desa Jengkok, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu ini pun membuat warga sekitar geger. Korban tersambar kereta saat akan melintasi rel kereta api yang memiliki palang pintu. Akan tetapi palang pintu tersebut kondisinya rusak dan tidak berfungsi.

Sudaryono, salah satu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang bertugas di palang pintu Tulungagung, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.36 WIB, saat kereta Bogo Wonto tujuan arah Surabaya-Jakarta melintas.

Saat itu, lanjut dia, terjadi silang kereta dari arah Jakarta dan dari arah Surabaya. Ketika kereta dari arah Jakarta selesai melintas, tinggal yang dari arah Surabaya akan melintas dalam hitungan detik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Firli Bahuri Rampung Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan SYL

Namun, saat kereta api Bogo Wonto melintas, seorang pengendara motor menerobos barisan pengguna kendaraan lainnya sehingga terjadi insiden tersebut.

&quot;Korban terpental ke dalam sungai yang berada di tepi perlintasan dan motor korban juga terpental hingga pinggir sungai,&quot; kata Sudaryono, kepada MNC Portal Indonesia (MPI).

Sementara, Warsono, petugas keamanan palang pintu dari Dishub, mengungkapkan, bahwa palang pintu sudah tidak berfungsi sejak tahun 2018 silam.

&quot;Palang pintu sudah tidak berfungsi dari tahun 2018 hingga sekarang. Dalam menjalankan tugas, saya sudah semaksimal mungkin dalam pengamanan perlintasan kereta api,&quot; ungkap dia.



Saat ini, korban telah dibawa ke puskesmas kertasemaya oleh petugas. Pihak keluarga yang datang, meminta korban untuk segera dikebumikan.



</content:encoded></item></channel></rss>
