<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,9 di Minahasa Tenggara Tidak Berpotensi Tsunami</title><description>Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/25/337/2908342/gempa-m5-9-di-minahasa-tenggara-tidak-berpotensi-tsunami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/25/337/2908342/gempa-m5-9-di-minahasa-tenggara-tidak-berpotensi-tsunami"/><item><title>Gempa M5,9 di Minahasa Tenggara Tidak Berpotensi Tsunami</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/25/337/2908342/gempa-m5-9-di-minahasa-tenggara-tidak-berpotensi-tsunami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/25/337/2908342/gempa-m5-9-di-minahasa-tenggara-tidak-berpotensi-tsunami</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2023 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/25/337/2908342/gempa-m5-9-di-minahasa-tenggara-tidak-berpotensi-tsunami-akDryVOsFR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/25/337/2908342/gempa-m5-9-di-minahasa-tenggara-tidak-berpotensi-tsunami-akDryVOsFR.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MANADO - Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 5,9 yang terjadi di wilayah Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Rabu (25/10/2023) sekira pukul 21.25 WITA tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7.

BACA JUGA:
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Minahasa Tenggara, Getarannya Terasa Sampai Manado

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,99&amp;deg; Lintang Utara ; 124,85&amp;deg; Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat 8 km Tenggara Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara pada kedalaman 132 km.
&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku,&quot; kata Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya.

BACA JUGA:
BMKG Uji Sistem Peringatan Dini Gempa M9,0 dan Tsunami Selatan Jawa&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar-naik (Oblique-thrust fault). Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Manado, Tondano, Bitung, Halmahera Barat dan Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas II-III MMI dan daerah Kotamobagu dengan skala intensitas II MMI.
&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),&quot; ujar Tony.
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

&quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&quot; pungkasnya</description><content:encoded>MANADO - Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 5,9 yang terjadi di wilayah Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Rabu (25/10/2023) sekira pukul 21.25 WITA tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7.

BACA JUGA:
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Minahasa Tenggara, Getarannya Terasa Sampai Manado

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,99&amp;deg; Lintang Utara ; 124,85&amp;deg; Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat 8 km Tenggara Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara pada kedalaman 132 km.
&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku,&quot; kata Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya.

BACA JUGA:
BMKG Uji Sistem Peringatan Dini Gempa M9,0 dan Tsunami Selatan Jawa&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar-naik (Oblique-thrust fault). Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Manado, Tondano, Bitung, Halmahera Barat dan Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas II-III MMI dan daerah Kotamobagu dengan skala intensitas II MMI.
&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),&quot; ujar Tony.
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

&quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&quot; pungkasnya</content:encoded></item></channel></rss>
