<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Konfirmasi Serangan Udara di Gaza yang Tewaskan 12 Orang Keluarga Jurnalis Al Jazeera</title><description>Istri, putra, putri dan cucu Al-Dahdouh termasuk di antara mereka yang tewas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/26/18/2908813/israel-konfirmasi-serangan-udara-di-gaza-yang-tewaskan-12-orang-keluarga-jurnalis-al-jazeera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/26/18/2908813/israel-konfirmasi-serangan-udara-di-gaza-yang-tewaskan-12-orang-keluarga-jurnalis-al-jazeera"/><item><title>Israel Konfirmasi Serangan Udara di Gaza yang Tewaskan 12 Orang Keluarga Jurnalis Al Jazeera</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/26/18/2908813/israel-konfirmasi-serangan-udara-di-gaza-yang-tewaskan-12-orang-keluarga-jurnalis-al-jazeera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/26/18/2908813/israel-konfirmasi-serangan-udara-di-gaza-yang-tewaskan-12-orang-keluarga-jurnalis-al-jazeera</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/18/2908813/israel-konfirmasi-serangan-udara-di-gaza-yang-tewaskan-12-orang-keluarga-jurnalis-al-jazeera-SKxtigp9wn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IDF konfirmasi serangan udara di Gaza yang menewaskan 12 anggota keluarga jurnalis Al Jazeera (Foto: Anadolu Agency)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/18/2908813/israel-konfirmasi-serangan-udara-di-gaza-yang-tewaskan-12-orang-keluarga-jurnalis-al-jazeera-SKxtigp9wn.jpg</image><title>IDF konfirmasi serangan udara di Gaza yang menewaskan 12 anggota keluarga jurnalis Al Jazeera (Foto: Anadolu Agency)</title></images><description>GAZA - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengkonfirmasi pihaknya melakukan serangan udara yang menargetkan infrastruktur Hamas di wilayah Gaza di mana 12 anggota keluarga jurnalis Al Jazeera terbunuh pada Rabu (25/10/2023).
Menurut jaringan berita yang berbasis di Qatar, serangan tersebut menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, tempat kerabat kepala biro Al Jazeera di Gaza, Wael Al-Dahdouh, berlindung setelah mengungsi.
Istri, putra, putri dan cucu Al-Dahdouh termasuk di antara mereka yang tewas.

BACA JUGA:
Perang Hamas-Israel Hari Ke-19, Israel Bunuh Anggota Keluarga Jurnalis Al Jazeera di Gaza

&amp;ldquo;Serangan terhadap sasaran militer tunduk pada ketentuan hukum internasional yang relevan, termasuk pengambilan tindakan pencegahan yang layak untuk mengurangi korban sipil,&amp;rdquo; kata IDF dalam sebuah pernyataan kepada CNN pada Kamis (26/10/2023).

BACA JUGA:
Israel Kerahkan Tank-Tank dan Kendaraan Lapis Baja Serang Gaza Utara Jelang Pertempuran Berikutnya

&amp;ldquo;Mengenai kasus khusus ini, IDF menargetkan infrastruktur Hamas di wilayah tersebut,&amp;rdquo; lanjutnya.
Seperti diketahui, serangan Israel pada Rabu (25/10/2023), menewaskan keluarga jurnalis Al Jazeera.
Rekaman yang disiarkan di saluran TV yang berada di Qatar memperlihatkan jurnalis veteran itu, yang masih mengenakan pakaian berwarna biru bertuliskan &amp;ldquo;pers&amp;rdquo;, menangisi jenazah putranya di sebuah rumah sakit.&quot;Mereka membalas dendam kepada kami melalui anak-anak kami?&quot; isaknya sebagaimana dilansir PBS.
Menurut laporan, terdapat anak lainnya yang mengalami luka-luka parah dan cucu laki-laki Dahdouh juga dinyatakan meninggal dua jam kemudian. Anggota keluarga yang lain berhasil selamat dari serangan Israel, termasuk seorang cucu perempuannya yang masih balita.
&quot;Ini adalah serangkaian serangan yang ditargetkan terhadap anak-anak, perempuan dan warga sipil,&quot; kata Dahdouh, yang terlihat tertegun, kepada Al Jazeera saat meninggalkan rumah sakit.
Saluran media tersebut merilis pernyataan yang berisi apa yang disebut sebagai &amp;ldquo;serangan tanpa pandang bulu&amp;rdquo; terhadap kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah. Kamp tersebut merupakan kamp yang ditinggali oleh warga sipil dan letaknya berada di sebelah selatan.</description><content:encoded>GAZA - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengkonfirmasi pihaknya melakukan serangan udara yang menargetkan infrastruktur Hamas di wilayah Gaza di mana 12 anggota keluarga jurnalis Al Jazeera terbunuh pada Rabu (25/10/2023).
Menurut jaringan berita yang berbasis di Qatar, serangan tersebut menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, tempat kerabat kepala biro Al Jazeera di Gaza, Wael Al-Dahdouh, berlindung setelah mengungsi.
Istri, putra, putri dan cucu Al-Dahdouh termasuk di antara mereka yang tewas.

BACA JUGA:
Perang Hamas-Israel Hari Ke-19, Israel Bunuh Anggota Keluarga Jurnalis Al Jazeera di Gaza

&amp;ldquo;Serangan terhadap sasaran militer tunduk pada ketentuan hukum internasional yang relevan, termasuk pengambilan tindakan pencegahan yang layak untuk mengurangi korban sipil,&amp;rdquo; kata IDF dalam sebuah pernyataan kepada CNN pada Kamis (26/10/2023).

BACA JUGA:
Israel Kerahkan Tank-Tank dan Kendaraan Lapis Baja Serang Gaza Utara Jelang Pertempuran Berikutnya

&amp;ldquo;Mengenai kasus khusus ini, IDF menargetkan infrastruktur Hamas di wilayah tersebut,&amp;rdquo; lanjutnya.
Seperti diketahui, serangan Israel pada Rabu (25/10/2023), menewaskan keluarga jurnalis Al Jazeera.
Rekaman yang disiarkan di saluran TV yang berada di Qatar memperlihatkan jurnalis veteran itu, yang masih mengenakan pakaian berwarna biru bertuliskan &amp;ldquo;pers&amp;rdquo;, menangisi jenazah putranya di sebuah rumah sakit.&quot;Mereka membalas dendam kepada kami melalui anak-anak kami?&quot; isaknya sebagaimana dilansir PBS.
Menurut laporan, terdapat anak lainnya yang mengalami luka-luka parah dan cucu laki-laki Dahdouh juga dinyatakan meninggal dua jam kemudian. Anggota keluarga yang lain berhasil selamat dari serangan Israel, termasuk seorang cucu perempuannya yang masih balita.
&quot;Ini adalah serangkaian serangan yang ditargetkan terhadap anak-anak, perempuan dan warga sipil,&quot; kata Dahdouh, yang terlihat tertegun, kepada Al Jazeera saat meninggalkan rumah sakit.
Saluran media tersebut merilis pernyataan yang berisi apa yang disebut sebagai &amp;ldquo;serangan tanpa pandang bulu&amp;rdquo; terhadap kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah. Kamp tersebut merupakan kamp yang ditinggali oleh warga sipil dan letaknya berada di sebelah selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
