<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Teknologi Transversal Akan Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Global</title><description>Teknologi transversal diyakini memiliki potensi untuk mengubah atau meningkatkan berbagai aspek kehidupan manusia</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/26/337/2908903/wapres-teknologi-transversal-akan-jadi-penggerak-utama-pertumbuhan-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/26/337/2908903/wapres-teknologi-transversal-akan-jadi-penggerak-utama-pertumbuhan-global"/><item><title>Wapres: Teknologi Transversal Akan Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Global</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/26/337/2908903/wapres-teknologi-transversal-akan-jadi-penggerak-utama-pertumbuhan-global</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/26/337/2908903/wapres-teknologi-transversal-akan-jadi-penggerak-utama-pertumbuhan-global</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 17:14 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/337/2908903/wapres-teknologi-transversal-akan-jadi-penggerak-utama-pertumbuhan-global-mitgBplOSW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/337/2908903/wapres-teknologi-transversal-akan-jadi-penggerak-utama-pertumbuhan-global-mitgBplOSW.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi83LzE3Mjc4MS81L3g4cDN6dGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebutkan teknologi transversal akan menjadi penggerak utama pertumbuhan global di masa depan. Teknologi transversal diyakini memiliki potensi untuk mengubah atau meningkatkan berbagai aspek kehidupan manusia tanpa terbatas pada satu bidang khusus.
Teknologi transversal seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), blockchain, dan komputasi awan terbukti memiliki dampak luas dan dapat digunakan dalam berbagai sektor, khususnya ekonomi dan bisnis.
&amp;ldquo;Ke depan, penerapan teknologi dan digitalisasi menjadi sebuah prasyarat bagi seluruh sektor potensial agar sukses menapaki langkah menuju Indonesia Emas 2045,&amp;rdquo; tegas Wapres saat meresmikan Pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Ke-10 Tahun 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (26/10/2023).

BACA JUGA:
Prabowo-Gibran Selesai Lakukan Tes Kesehatan di RSPAD Gatot Subroto&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Termasuk, sambung Wapres, sektor potensial yang diyakini akan mampu menerbangkan perekonomian Indonesia yakni ekonomi dan keuangan syariah. Sehingga, ia melihat peran vital dari teknologi dan digitalisasi, khususnya teknologi transversal yang akan memungkinkan gerakan ekonomi dan keuangan syariah menjadi lebih lincah, adaptif, dan transformatif.

BACA JUGA:
Resep dan Cara Bikin Pindang Baung, Kuliner yang Disantap Ganjar Bareng Sopir Angkot di Lampung

Untuk itu, pada perhelatan ISEF kali ini, Wapres menyampaikan pesan khusus kepada seluruh pegiat ekonomi dan keuangan syariah untuk terus mengakselerasi adopsi teknologi dan digitalisasi.&amp;ldquo;Tingkatkan dan perluas pemanfaatan digitalisasi dan inovasi digital sebagai penggerak utama akselerasi pengembangan ekonomi syariah, yang akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri halal,&amp;rdquo; pintanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Klasemen Sementara Grup G AFC Cup 2023-2024 di Matchday Ketiga: Bali United Lengser dari Puncak!

Sebagai contoh, Wapres mengapresiasi pengembangan platform aplikasi &amp;ldquo;Satu Wakaf Indonesia&amp;rdquo; yang diluncurkan pada acara ini.

&amp;ldquo;Ini adalah salah satu wujud digitalisasi di sektor dana sosial syariah yang akan meningkatkan kualitas dan kapasitas pengelolaan wakaf,&amp;rdquo; sebutnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rumah Pendiri Arema Bakal Dieksekusi PN Malang, Begini Duduk Perkara Kasusnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Terakhir, Wapres mengingatkan bahwa pemerintah telah menetapkan visi Indonesia Emas 2045 sebagai tujuan kolektif untuk mewujudkan Indonesia yang makmur dan bertumbuh secara inklusif dan berkelanjutan. Adapun Indonesia sendiri, menurutnya memiliki banyak aset dan potensi untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi, meskipun di sisi lain berbagai tantangan juga mesti dihadapi.

&amp;ldquo;Tugas kita bersama adalah mengoptimalkan segala potensi dan peluang untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi83LzE3Mjc4MS81L3g4cDN6dGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebutkan teknologi transversal akan menjadi penggerak utama pertumbuhan global di masa depan. Teknologi transversal diyakini memiliki potensi untuk mengubah atau meningkatkan berbagai aspek kehidupan manusia tanpa terbatas pada satu bidang khusus.
Teknologi transversal seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), blockchain, dan komputasi awan terbukti memiliki dampak luas dan dapat digunakan dalam berbagai sektor, khususnya ekonomi dan bisnis.
&amp;ldquo;Ke depan, penerapan teknologi dan digitalisasi menjadi sebuah prasyarat bagi seluruh sektor potensial agar sukses menapaki langkah menuju Indonesia Emas 2045,&amp;rdquo; tegas Wapres saat meresmikan Pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Ke-10 Tahun 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (26/10/2023).

BACA JUGA:
Prabowo-Gibran Selesai Lakukan Tes Kesehatan di RSPAD Gatot Subroto&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Termasuk, sambung Wapres, sektor potensial yang diyakini akan mampu menerbangkan perekonomian Indonesia yakni ekonomi dan keuangan syariah. Sehingga, ia melihat peran vital dari teknologi dan digitalisasi, khususnya teknologi transversal yang akan memungkinkan gerakan ekonomi dan keuangan syariah menjadi lebih lincah, adaptif, dan transformatif.

BACA JUGA:
Resep dan Cara Bikin Pindang Baung, Kuliner yang Disantap Ganjar Bareng Sopir Angkot di Lampung

Untuk itu, pada perhelatan ISEF kali ini, Wapres menyampaikan pesan khusus kepada seluruh pegiat ekonomi dan keuangan syariah untuk terus mengakselerasi adopsi teknologi dan digitalisasi.&amp;ldquo;Tingkatkan dan perluas pemanfaatan digitalisasi dan inovasi digital sebagai penggerak utama akselerasi pengembangan ekonomi syariah, yang akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri halal,&amp;rdquo; pintanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Klasemen Sementara Grup G AFC Cup 2023-2024 di Matchday Ketiga: Bali United Lengser dari Puncak!

Sebagai contoh, Wapres mengapresiasi pengembangan platform aplikasi &amp;ldquo;Satu Wakaf Indonesia&amp;rdquo; yang diluncurkan pada acara ini.

&amp;ldquo;Ini adalah salah satu wujud digitalisasi di sektor dana sosial syariah yang akan meningkatkan kualitas dan kapasitas pengelolaan wakaf,&amp;rdquo; sebutnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rumah Pendiri Arema Bakal Dieksekusi PN Malang, Begini Duduk Perkara Kasusnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Terakhir, Wapres mengingatkan bahwa pemerintah telah menetapkan visi Indonesia Emas 2045 sebagai tujuan kolektif untuk mewujudkan Indonesia yang makmur dan bertumbuh secara inklusif dan berkelanjutan. Adapun Indonesia sendiri, menurutnya memiliki banyak aset dan potensi untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi, meskipun di sisi lain berbagai tantangan juga mesti dihadapi.

&amp;ldquo;Tugas kita bersama adalah mengoptimalkan segala potensi dan peluang untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
