<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KSAL: Masalah Anggaran Jadi Penyebab MEF TNI AL Belum Tercapai</title><description>Selain masalah industri pertahan, pihaknya menggantungkan capaian MEF kepada kesiapan anggaran pemerintah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/26/337/2908976/ksal-masalah-anggaran-jadi-penyebab-mef-tni-al-belum-tercapai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/26/337/2908976/ksal-masalah-anggaran-jadi-penyebab-mef-tni-al-belum-tercapai"/><item><title>KSAL: Masalah Anggaran Jadi Penyebab MEF TNI AL Belum Tercapai</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/26/337/2908976/ksal-masalah-anggaran-jadi-penyebab-mef-tni-al-belum-tercapai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/26/337/2908976/ksal-masalah-anggaran-jadi-penyebab-mef-tni-al-belum-tercapai</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 18:36 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/337/2908976/ksal-masalah-anggaran-jadi-penyebab-mef-tni-al-belum-tercapai-Qhi3gbjzOK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/337/2908976/ksal-masalah-anggaran-jadi-penyebab-mef-tni-al-belum-tercapai-Qhi3gbjzOK.jpg</image><title>KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc4Ni81L3g4cDQxcmY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkap, pihaknya terus mengupayakan pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) TNI AL. Namun, hingga saat ini belum tercapai karena adanya masalah anggaran.
&quot;MEF ini baru 60 sekian persen, memang belum bisa tercapai karena masalah anggaran,&quot; kata Ali saat ditemui di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/10/2023).
Laksamana Ali menjelaskan, selain masalah industri pertahan, pihaknya menggantungkan capaian MEF kepada kesiapan anggaran pemerintah.

BACA JUGA:
Berlangsung Meriah, Mitsubishi XFORCE Diperkenalkan ke Warga Batam

&quot;Tidak hanya masalah industri pertahanan kita saja, tapi semua dikaitkan dengan anggaran dan kesiapan anggaran pertahanan yang disiapkan oleh pemerintah,&quot; katanya.
Kendati demikian, Laksamana Ali menegaskan bahwa TNI AL akan tetap berupaya dalam pencapaian MEF sesuai target yang ditentukan.

BACA JUGA:
Potret Karen Vendela Terkini, Mantan Calon Istri Boy William yang Gagal Nikah H-7

&quot;Tapi kita tetap mengupayakan MEF ini bisa terus tercapai. Namun yang kita ketahui terakhir ini sejak 2024 MEF harusnya berubah jadi essential force, kita sesuaikan dengan alutsista apa yang diperlukan oleh organisasi-organisasi Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut,&quot; ucapnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, bakal memaksimalkan anggaran yang tersedia untuk pemenuhan alat utama sistem pertahanan (Alutsista). Sehingga target MEF atau kekuatan pokok minimum dapat tercapai pada 2024 mendatang.

BACA JUGA:
Disebut Belum Kembalikan KTA PDIP, Gibran: Sudah Clear

&quot;Tentunya ini semua kita tetap berupaya berusaha dengan anggaran yang tersedia kita akan tetap berpedoman sampai 2024,&quot; kata Yudo di Markas Besar TNI AL (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (29/12/2022).

Kala itu, Yudo menjelaskan, masih ada waktu dua tahun untuk membangun alutsista yang sudah ada, serta menambah personel untuk mencapai 85 persen MEF pada 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bea Cukai, Ditjen PKTN Kemendag, dan Bareskrim Polri Musnahkan Pakaian Bekas Ilegal&amp;nbsp;

&quot;Ya masih dua tahun kita sudah pacu dengan angggaran yang ada kan masih dua tahun baik darat, laut maupun udara. Baik alutsista maupun pemenuhan personel. Ini akan tetap kita pacu,&quot; ucapnya.

Yudo mengatakan, untuk menuju MEF 2024, TNI pun akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan (Kemnhan). Ia pun meyakini, ketiga matra TNI akan konsisten dalam pemenuhan alutsista dan personel.

&quot;Saya yakin TNI AD, AL, AU pasti akan konsisten untuk memenuhi. Kemudian Kementerian Pertahanan koordinasi bersama untuk menuju pemenuhan itu,&quot; katanya.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc4Ni81L3g4cDQxcmY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkap, pihaknya terus mengupayakan pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) TNI AL. Namun, hingga saat ini belum tercapai karena adanya masalah anggaran.
&quot;MEF ini baru 60 sekian persen, memang belum bisa tercapai karena masalah anggaran,&quot; kata Ali saat ditemui di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/10/2023).
Laksamana Ali menjelaskan, selain masalah industri pertahan, pihaknya menggantungkan capaian MEF kepada kesiapan anggaran pemerintah.

BACA JUGA:
Berlangsung Meriah, Mitsubishi XFORCE Diperkenalkan ke Warga Batam

&quot;Tidak hanya masalah industri pertahanan kita saja, tapi semua dikaitkan dengan anggaran dan kesiapan anggaran pertahanan yang disiapkan oleh pemerintah,&quot; katanya.
Kendati demikian, Laksamana Ali menegaskan bahwa TNI AL akan tetap berupaya dalam pencapaian MEF sesuai target yang ditentukan.

BACA JUGA:
Potret Karen Vendela Terkini, Mantan Calon Istri Boy William yang Gagal Nikah H-7

&quot;Tapi kita tetap mengupayakan MEF ini bisa terus tercapai. Namun yang kita ketahui terakhir ini sejak 2024 MEF harusnya berubah jadi essential force, kita sesuaikan dengan alutsista apa yang diperlukan oleh organisasi-organisasi Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut,&quot; ucapnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, bakal memaksimalkan anggaran yang tersedia untuk pemenuhan alat utama sistem pertahanan (Alutsista). Sehingga target MEF atau kekuatan pokok minimum dapat tercapai pada 2024 mendatang.

BACA JUGA:
Disebut Belum Kembalikan KTA PDIP, Gibran: Sudah Clear

&quot;Tentunya ini semua kita tetap berupaya berusaha dengan anggaran yang tersedia kita akan tetap berpedoman sampai 2024,&quot; kata Yudo di Markas Besar TNI AL (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (29/12/2022).

Kala itu, Yudo menjelaskan, masih ada waktu dua tahun untuk membangun alutsista yang sudah ada, serta menambah personel untuk mencapai 85 persen MEF pada 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bea Cukai, Ditjen PKTN Kemendag, dan Bareskrim Polri Musnahkan Pakaian Bekas Ilegal&amp;nbsp;

&quot;Ya masih dua tahun kita sudah pacu dengan angggaran yang ada kan masih dua tahun baik darat, laut maupun udara. Baik alutsista maupun pemenuhan personel. Ini akan tetap kita pacu,&quot; ucapnya.

Yudo mengatakan, untuk menuju MEF 2024, TNI pun akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan (Kemnhan). Ia pun meyakini, ketiga matra TNI akan konsisten dalam pemenuhan alutsista dan personel.

&quot;Saya yakin TNI AD, AL, AU pasti akan konsisten untuk memenuhi. Kemudian Kementerian Pertahanan koordinasi bersama untuk menuju pemenuhan itu,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
