<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Flyover Cibodas Tangerang Direhabilitasi, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif</title><description>Proyek rehabilitasi ini diperkirakan berlangsung hingga Juni 2024 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/26/338/2908535/flyover-cibodas-tangerang-direhabilitasi-warga-diimbau-gunakan-jalur-alternatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/26/338/2908535/flyover-cibodas-tangerang-direhabilitasi-warga-diimbau-gunakan-jalur-alternatif"/><item><title>Flyover Cibodas Tangerang Direhabilitasi, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/26/338/2908535/flyover-cibodas-tangerang-direhabilitasi-warga-diimbau-gunakan-jalur-alternatif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/26/338/2908535/flyover-cibodas-tangerang-direhabilitasi-warga-diimbau-gunakan-jalur-alternatif</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/338/2908535/flyover-cibodas-tangerang-direhabilitasi-warga-diimbau-gunakan-jalur-alternatif-ytMakyZtlV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rehabilitasi Flyover Cibodas Tangerang (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/338/2908535/flyover-cibodas-tangerang-direhabilitasi-warga-diimbau-gunakan-jalur-alternatif-ytMakyZtlV.jpg</image><title>Rehabilitasi Flyover Cibodas Tangerang (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc2My81L3g4cDNvZW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG - Proyek rehabilitasi Flyover Cibodas, Cibodas, Kota Tangerang dimulai sejak Rabu, 25 Oktober 2023. Rehabilitasi ini menutup total akses kendaraan untuk naik ke atas flyover, baik dari arah Serang menuju pusat Kota Tangerang maupun sebaliknya. Proyek rehabilitasi ini diperkirakan berlangsung hingga Juni 2024 mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely mengatakan bahwa dengan penutupan flyover tersebut akan mengurangi lebar jalan yang biasa digunakan. Saat ini, kendaraan masih dapat menggunakan jalur yang berada di bawah Flyover Cibodas. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk mencari jalan alternatif lain.
&quot;Ruas jalan yang dapat digunakan tentu berkurang karena Flyover Cibodas tidak dapat diakses. Kendaraan masih bisa melalui jalan yang berada di bawah flyover. Sudah disediakan jembatan sementar juga untuk sepeda motor di kedua arah. Namun, sebaiknya gunakan jalur alternatif agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Tak Ingin Menikah Muda, Sarah Menzel: Mau S2 di Luar Negeri

Untuk jalur alternatif dari arah Serang dapat masuk melalui Pasar Laris Cibodas, kemudian memutar melalui belakang Supermarket Tip Top dan keluar di Perumahan Taman Cibodas. Jalur alternatif lai untuk dari arah Serang dapat melalui Jalan Prabu Kian Santang ke arah Jalan Moh Toha.

BACA JUGA:
WN Malaysia Selundupkan Ribuan Pil Happy Five dan Ketamin, Terancam Hukuman Mati

&quot;Sedangkan dari arah Pusat Kota Tangerang atau dari arah Jakarta menuju Serang, dapat mengakses Jalan Moh. Toha lalu melewati Jalan Prabu Kian Santang dan masuk kembali ke Jalan Gatot Subroto,&quot; lanjutnyaMeski demikian, Pemkot Tangerang lebih menyarankan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Terlebih masyarakat yang tinggal di area yang dilewati oleh transportasi umum khususnya Bus Tayo dan angkot Si Benteng.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Legenda Sepakbola Jepang Keisuke Honda Akui Kualitas Timnas Indonesia Semakin Bikin Ketar-ketir

&quot;Kami mengimbau untuk menggunakan transportasi umum sehingga volume kendaraan berkurang dan tidak terjadi penumpukan,&quot; tutupnya

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc2My81L3g4cDNvZW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG - Proyek rehabilitasi Flyover Cibodas, Cibodas, Kota Tangerang dimulai sejak Rabu, 25 Oktober 2023. Rehabilitasi ini menutup total akses kendaraan untuk naik ke atas flyover, baik dari arah Serang menuju pusat Kota Tangerang maupun sebaliknya. Proyek rehabilitasi ini diperkirakan berlangsung hingga Juni 2024 mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely mengatakan bahwa dengan penutupan flyover tersebut akan mengurangi lebar jalan yang biasa digunakan. Saat ini, kendaraan masih dapat menggunakan jalur yang berada di bawah Flyover Cibodas. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk mencari jalan alternatif lain.
&quot;Ruas jalan yang dapat digunakan tentu berkurang karena Flyover Cibodas tidak dapat diakses. Kendaraan masih bisa melalui jalan yang berada di bawah flyover. Sudah disediakan jembatan sementar juga untuk sepeda motor di kedua arah. Namun, sebaiknya gunakan jalur alternatif agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Tak Ingin Menikah Muda, Sarah Menzel: Mau S2 di Luar Negeri

Untuk jalur alternatif dari arah Serang dapat masuk melalui Pasar Laris Cibodas, kemudian memutar melalui belakang Supermarket Tip Top dan keluar di Perumahan Taman Cibodas. Jalur alternatif lai untuk dari arah Serang dapat melalui Jalan Prabu Kian Santang ke arah Jalan Moh Toha.

BACA JUGA:
WN Malaysia Selundupkan Ribuan Pil Happy Five dan Ketamin, Terancam Hukuman Mati

&quot;Sedangkan dari arah Pusat Kota Tangerang atau dari arah Jakarta menuju Serang, dapat mengakses Jalan Moh. Toha lalu melewati Jalan Prabu Kian Santang dan masuk kembali ke Jalan Gatot Subroto,&quot; lanjutnyaMeski demikian, Pemkot Tangerang lebih menyarankan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Terlebih masyarakat yang tinggal di area yang dilewati oleh transportasi umum khususnya Bus Tayo dan angkot Si Benteng.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Legenda Sepakbola Jepang Keisuke Honda Akui Kualitas Timnas Indonesia Semakin Bikin Ketar-ketir

&quot;Kami mengimbau untuk menggunakan transportasi umum sehingga volume kendaraan berkurang dan tidak terjadi penumpukan,&quot; tutupnya

</content:encoded></item></channel></rss>
