<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penembakan Massal AS Tewaskan 22 Orang, Kemlu RI Pastikan Tak Ada Korban WNI</title><description>Polisi setempat telah mengidentifikasi pelaku dan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/27/18/2909219/penembakan-massal-as-tewaskan-22-orang-kemlu-ri-pastikan-tak-ada-korban-wni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/27/18/2909219/penembakan-massal-as-tewaskan-22-orang-kemlu-ri-pastikan-tak-ada-korban-wni"/><item><title>Penembakan Massal AS Tewaskan 22 Orang, Kemlu RI Pastikan Tak Ada Korban WNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/27/18/2909219/penembakan-massal-as-tewaskan-22-orang-kemlu-ri-pastikan-tak-ada-korban-wni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/27/18/2909219/penembakan-massal-as-tewaskan-22-orang-kemlu-ri-pastikan-tak-ada-korban-wni</guid><pubDate>Jum'at 27 Oktober 2023 09:59 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/18/2909219/penembakan-massal-as-tewaskan-22-orang-kemlu-ri-pastikan-tak-ada-korban-wni-o0NY6VmU77.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur PWNI dan BHI Judha Nugraha memastikan tak ada WNI yang menjadi korban penembakan massal di Maine, AS (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/18/2909219/penembakan-massal-as-tewaskan-22-orang-kemlu-ri-pastikan-tak-ada-korban-wni-o0NY6VmU77.jpg</image><title>Direktur PWNI dan BHI Judha Nugraha memastikan tak ada WNI yang menjadi korban penembakan massal di Maine, AS (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha mengatakan tak ada WNI yang menajdi korban penembakan massal yang terjadi di Maine, Amerika Serikat (AS).
Seperti diketahui, pada Rabu (25/10/2023) sekitar pukul 19.00 waktu setempat telah terjadi penembakan massal di dua lokasi. Yakni Schemengees Bar and Grille dan Sparetime Recreation Bowling Alley di Lewiston, Maine, AS yang menyebabkan sekitar 22 orang meninggal dunia dan 50 &amp;ndash; 60 orang lainnya terluka.


BACA JUGA:
Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan Massal Maine, Korban Tewas Bertambah Jadi 22 Orang

Polisi setempat telah mengidentifikasi pelaku dan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

BACA JUGA:
Setidaknya 16 Orang Tewas, 60 Luka-Luka dalam Penembakan Massal di Maine

Judha mengatakan Konsulat Jenderal Republik Indonsia (KJRI) New York telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menghubungi simpul-simpul masyarakat di sekitar Maine. Sejauh ini tidak ada korban jiwa WNI. Berdasarkan database KJRI New York, hanya tercatat 1 WNI yang tinggal di Maine.

KJRI New York juga telah menyampaikan imbauan agar para WNI meningkatkan kewaspadaan terkait meningkatnya kekerasan bersenjata di AS.
Sementara itu, Departemen Kepolisian Lewiston di Facebook mengidentifikasi orang yang terlibat dalam penembakan massal di bar dan arena bowling sebagai Robert Card, (40), dan mengatakan bahwa dia harus &quot;dianggap bersenjata dan berbahaya.
Polisi sebelumnya mengunggah tiga foto tersangka tak dikenal yang menunjukkan senjata semi-otomatis, selain gambar SUV putih, meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi keduanya.



Kantor Sheriff Androscoggin County juga memposting foto tersangka, seorang pria berjanggut dengan jaket hoodie coklat dan celana jeans memegang senapan dalam posisi menembak.



&quot;Ada seorang penembak aktif di Lewiston,&quot; kata polisi negara bagian Maine sebelumnya di platform media sosial X, sebagaimana dilansir Reuters.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha mengatakan tak ada WNI yang menajdi korban penembakan massal yang terjadi di Maine, Amerika Serikat (AS).
Seperti diketahui, pada Rabu (25/10/2023) sekitar pukul 19.00 waktu setempat telah terjadi penembakan massal di dua lokasi. Yakni Schemengees Bar and Grille dan Sparetime Recreation Bowling Alley di Lewiston, Maine, AS yang menyebabkan sekitar 22 orang meninggal dunia dan 50 &amp;ndash; 60 orang lainnya terluka.


BACA JUGA:
Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan Massal Maine, Korban Tewas Bertambah Jadi 22 Orang

Polisi setempat telah mengidentifikasi pelaku dan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

BACA JUGA:
Setidaknya 16 Orang Tewas, 60 Luka-Luka dalam Penembakan Massal di Maine

Judha mengatakan Konsulat Jenderal Republik Indonsia (KJRI) New York telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menghubungi simpul-simpul masyarakat di sekitar Maine. Sejauh ini tidak ada korban jiwa WNI. Berdasarkan database KJRI New York, hanya tercatat 1 WNI yang tinggal di Maine.

KJRI New York juga telah menyampaikan imbauan agar para WNI meningkatkan kewaspadaan terkait meningkatnya kekerasan bersenjata di AS.
Sementara itu, Departemen Kepolisian Lewiston di Facebook mengidentifikasi orang yang terlibat dalam penembakan massal di bar dan arena bowling sebagai Robert Card, (40), dan mengatakan bahwa dia harus &quot;dianggap bersenjata dan berbahaya.
Polisi sebelumnya mengunggah tiga foto tersangka tak dikenal yang menunjukkan senjata semi-otomatis, selain gambar SUV putih, meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi keduanya.



Kantor Sheriff Androscoggin County juga memposting foto tersangka, seorang pria berjanggut dengan jaket hoodie coklat dan celana jeans memegang senapan dalam posisi menembak.



&quot;Ada seorang penembak aktif di Lewiston,&quot; kata polisi negara bagian Maine sebelumnya di platform media sosial X, sebagaimana dilansir Reuters.

</content:encoded></item></channel></rss>
