<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gibran Bukan Lagi Kader, Kenapa PDIP Belum Keluarkan Surat Pemecatan?</title><description>Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dianggap tidak tegak lurus dengan aturan partai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/27/337/2909208/gibran-bukan-lagi-kader-kenapa-pdip-belum-keluarkan-surat-pemecatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/27/337/2909208/gibran-bukan-lagi-kader-kenapa-pdip-belum-keluarkan-surat-pemecatan"/><item><title>Gibran Bukan Lagi Kader, Kenapa PDIP Belum Keluarkan Surat Pemecatan?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/27/337/2909208/gibran-bukan-lagi-kader-kenapa-pdip-belum-keluarkan-surat-pemecatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/27/337/2909208/gibran-bukan-lagi-kader-kenapa-pdip-belum-keluarkan-surat-pemecatan</guid><pubDate>Jum'at 27 Oktober 2023 09:41 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/337/2909208/gibran-bukan-lagi-kader-kenapa-pdip-belum-keluarkan-surat-pemecatan-uxORSKMcaq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gibran Rakabuming Raka (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/337/2909208/gibran-bukan-lagi-kader-kenapa-pdip-belum-keluarkan-surat-pemecatan-uxORSKMcaq.jpg</image><title>Gibran Rakabuming Raka (Foto : MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc3Mi81L3g4cDNzMnA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan, Gibran Rakabuming Raka saat ini sudah tidak lagi menjadi kader partai berlambang moncong banteng.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dianggap tidak tegak lurus dengan aturan partai.

BACA JUGA:
Gibran Secara De Facto Bukan Lagi Kader PDI Perjuangan!

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, PDIP ingin mengabarkan, utamanya kepada loyalis dan pemilih PDIP jika Gibran bukan lagi kader dan bagian dari PDIP.
Pasalnya, kata dia, PDIP tidak mengeluarkan surat resmi, pun Gibran yang dinilai tidak keluar secara baik-baik.

BACA JUGA:
Prabowo-Gibran Selesai Lakukan Tes Kesehatan di RSPAD Gatot Subroto&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;PDIP dalam hal ini benar, karena bagaimanapun Gibran tidak saja mendorong rival PDIP untuk berkontestasi, tetapi Gibran ikut menjadi bagian dari rivalitas. Tentu ini sikap yang sama sekali tidak diterima oleh PDIP,&quot; ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Jumat (27/10/2023).Oleh karena itu, menurut Dedi, meskipun Gibran bisa tetap menjaga peluang kemenangan karena menguasai seluruh instrumen pemerintah melalui Presiden Jokowi yang juga merupakan ayahnya, tapi tetap akan memberikan dampak buruk kepada Gibran. &quot;Dari sisi elektabilitas jelas itu tidak baik bagi Gibran,&quot; pungkasnya.

Sekadar diketahui, Gibran telah menerima pinangan sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto, sementara PDIP mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc3Mi81L3g4cDNzMnA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan, Gibran Rakabuming Raka saat ini sudah tidak lagi menjadi kader partai berlambang moncong banteng.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dianggap tidak tegak lurus dengan aturan partai.

BACA JUGA:
Gibran Secara De Facto Bukan Lagi Kader PDI Perjuangan!

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, PDIP ingin mengabarkan, utamanya kepada loyalis dan pemilih PDIP jika Gibran bukan lagi kader dan bagian dari PDIP.
Pasalnya, kata dia, PDIP tidak mengeluarkan surat resmi, pun Gibran yang dinilai tidak keluar secara baik-baik.

BACA JUGA:
Prabowo-Gibran Selesai Lakukan Tes Kesehatan di RSPAD Gatot Subroto&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;PDIP dalam hal ini benar, karena bagaimanapun Gibran tidak saja mendorong rival PDIP untuk berkontestasi, tetapi Gibran ikut menjadi bagian dari rivalitas. Tentu ini sikap yang sama sekali tidak diterima oleh PDIP,&quot; ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Jumat (27/10/2023).Oleh karena itu, menurut Dedi, meskipun Gibran bisa tetap menjaga peluang kemenangan karena menguasai seluruh instrumen pemerintah melalui Presiden Jokowi yang juga merupakan ayahnya, tapi tetap akan memberikan dampak buruk kepada Gibran. &quot;Dari sisi elektabilitas jelas itu tidak baik bagi Gibran,&quot; pungkasnya.

Sekadar diketahui, Gibran telah menerima pinangan sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto, sementara PDIP mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024.

</content:encoded></item></channel></rss>
