<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Firli Minta Pemeriksaan Etik Diundur Setelah 8 November, Dewas KPK: Kelamaan!</title><description>Haris menjelaskan, saat ini Dewas bukan hanya menangani kasus dugaan pelanggaran etik yang menyeret pimpinan KPK</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/27/337/2909392/firli-minta-pemeriksaan-etik-diundur-setelah-8-november-dewas-kpk-kelamaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/27/337/2909392/firli-minta-pemeriksaan-etik-diundur-setelah-8-november-dewas-kpk-kelamaan"/><item><title>Firli Minta Pemeriksaan Etik Diundur Setelah 8 November, Dewas KPK: Kelamaan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/27/337/2909392/firli-minta-pemeriksaan-etik-diundur-setelah-8-november-dewas-kpk-kelamaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/27/337/2909392/firli-minta-pemeriksaan-etik-diundur-setelah-8-november-dewas-kpk-kelamaan</guid><pubDate>Jum'at 27 Oktober 2023 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/337/2909392/firli-minta-pemeriksaan-etik-diundur-setelah-8-november-dewas-kpk-kelamaan-PyGT0nfHml.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris/Foto: Nur Khabibi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/337/2909392/firli-minta-pemeriksaan-etik-diundur-setelah-8-november-dewas-kpk-kelamaan-PyGT0nfHml.jpg</image><title>Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris/Foto: Nur Khabibi</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc5NC81L3g4cDQydjM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Syamsuddin Haris buka suara ihwal permintaan Firli Bahuri untuk menjadwal ulang pemeriksaan etik setelah 8 November 2023. Menurutnya, tanggal tersebut terlalu jauh.

&quot;Beliau sih minta sesudah tanggal 8 (November), bagi saya khususnya tanggal 8 itu kejauhan, kelamaan!&quot; kata Haris di Kantor Dewas KPK, Jalan Haji R. Rasuna Said Kav. C1, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (27/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terkuak! Rumah Mewah di Kertanegara yang Digeledah Polisi Ternyata Disewa Firli dari Sosok Ini

Haris menjelaskan, saat ini Dewas bukan hanya menangani kasus dugaan pelanggaran etik yang menyeret pimpinan KPK. Jika pemeriksaan tidak kunjung dilakukan maka akan menghambat kinerja Dewas KPK.

&quot;Kita Dewas ingin cepat-cepat selesai kasus-kasus ini,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perlu Keterangan Tambahan, Polda Metro Bakal Periksa Kembali Firli Bahuri

Kendati demikian, Haris menyebutkan pihaknya tidak punya kewenangan untuk menentukan secara paksa terkait kapan pemeriksaan terhadap Firli. Menurutnya, panggilan pemeriksaan Dewas sebatas mengundang.

&quot;Kita kan bukan penyidik, jadi gabisa panggil paksa, jadi kita mengundang,&quot; ujar Haris.

&quot;Saya enggak tahu alasan tepatnya. Tapi yang jelas beliau mengatakan setelah pimpinan yang lain. Nah, pimpinan yang lain itu kan juga menunda, ada yang sakit,&quot; sambungnya.


Sebelumnya, Dewas KPK menjadwalkan pemeriksaan seluruh pimpinan lembaga antirasuah hari ini, Jumat (27/10/2023). Pemeriksaan tersebut terkait laporan masyarakat tentang pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dengan eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.



Kendati demikian, anggota Dewas KPK, Albertina Ho mengungkapkan Firli Bahuri tida bisa memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pemeriksaan Etik Pimpinan KPK, Dewas: Yang Bisa Hari Ini Hanya Nurul Ghufron


&quot;Pak Firli minta dijadwal ulang stelah tanggal 8 November,&quot; kata Albertina kepada wartawan, Jumat (27/10/2023).



Albertina pun tidak mengetahui alasan permintaan penjadwalan ulang tersebut. Pasalnya, Firli belum memberi tahu ada apa dibalik permintaan tersebut.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc5NC81L3g4cDQydjM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Syamsuddin Haris buka suara ihwal permintaan Firli Bahuri untuk menjadwal ulang pemeriksaan etik setelah 8 November 2023. Menurutnya, tanggal tersebut terlalu jauh.

&quot;Beliau sih minta sesudah tanggal 8 (November), bagi saya khususnya tanggal 8 itu kejauhan, kelamaan!&quot; kata Haris di Kantor Dewas KPK, Jalan Haji R. Rasuna Said Kav. C1, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (27/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terkuak! Rumah Mewah di Kertanegara yang Digeledah Polisi Ternyata Disewa Firli dari Sosok Ini

Haris menjelaskan, saat ini Dewas bukan hanya menangani kasus dugaan pelanggaran etik yang menyeret pimpinan KPK. Jika pemeriksaan tidak kunjung dilakukan maka akan menghambat kinerja Dewas KPK.

&quot;Kita Dewas ingin cepat-cepat selesai kasus-kasus ini,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perlu Keterangan Tambahan, Polda Metro Bakal Periksa Kembali Firli Bahuri

Kendati demikian, Haris menyebutkan pihaknya tidak punya kewenangan untuk menentukan secara paksa terkait kapan pemeriksaan terhadap Firli. Menurutnya, panggilan pemeriksaan Dewas sebatas mengundang.

&quot;Kita kan bukan penyidik, jadi gabisa panggil paksa, jadi kita mengundang,&quot; ujar Haris.

&quot;Saya enggak tahu alasan tepatnya. Tapi yang jelas beliau mengatakan setelah pimpinan yang lain. Nah, pimpinan yang lain itu kan juga menunda, ada yang sakit,&quot; sambungnya.


Sebelumnya, Dewas KPK menjadwalkan pemeriksaan seluruh pimpinan lembaga antirasuah hari ini, Jumat (27/10/2023). Pemeriksaan tersebut terkait laporan masyarakat tentang pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dengan eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.



Kendati demikian, anggota Dewas KPK, Albertina Ho mengungkapkan Firli Bahuri tida bisa memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pemeriksaan Etik Pimpinan KPK, Dewas: Yang Bisa Hari Ini Hanya Nurul Ghufron


&quot;Pak Firli minta dijadwal ulang stelah tanggal 8 November,&quot; kata Albertina kepada wartawan, Jumat (27/10/2023).



Albertina pun tidak mengetahui alasan permintaan penjadwalan ulang tersebut. Pasalnya, Firli belum memberi tahu ada apa dibalik permintaan tersebut.



</content:encoded></item></channel></rss>
