<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bibit Ikannya Mati Diracun, Pemuda di Muba Murka dan Bantai Tetangga</title><description>&amp;nbsp;
Kapolsek Lais Muba, AKP Hendra Sutisna mengatakan, bahwa terdapat dua korban yang meninggal dunia akibat kejadian tersebut</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/27/610/2909544/bibit-ikannya-mati-diracun-pemuda-di-muba-murka-dan-bantai-tetangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/27/610/2909544/bibit-ikannya-mati-diracun-pemuda-di-muba-murka-dan-bantai-tetangga"/><item><title>Bibit Ikannya Mati Diracun, Pemuda di Muba Murka dan Bantai Tetangga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/27/610/2909544/bibit-ikannya-mati-diracun-pemuda-di-muba-murka-dan-bantai-tetangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/27/610/2909544/bibit-ikannya-mati-diracun-pemuda-di-muba-murka-dan-bantai-tetangga</guid><pubDate>Jum'at 27 Oktober 2023 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Febriansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/610/2909544/bibit-ikannya-mati-diracun-pemuda-di-muba-murka-dan-bantai-tetangga-5GSxcak7fZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/610/2909544/bibit-ikannya-mati-diracun-pemuda-di-muba-murka-dan-bantai-tetangga-5GSxcak7fZ.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNC8xLzE3MjY3Mi81L3g4cDI0ZnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MUBA - Lantaran tidak terima bibit ikan miliknya mati diracun, Muh (43), warga Desa Teluk Kijing I, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, tega menghabisi dua tetangganya dengan sadis.

Kapolsek Lais Muba, AKP Hendra Sutisna mengatakan, bahwa terdapat dua korban yang meninggal dunia akibat kejadian tersebut, yakni Samsul (48) dan Herman (50) yang rumahnya tidak jauh dari kediaman pelaku.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terdengar Suara Keributan Sebelum Petugas Imigrasi Jatuh dari Apartemen

&quot;Pemicu peristiwa ini diduga adanya perselisihan antara korban dan tersangka lantaran bibit ikan milik tersangka yang mati terkena racun milik korban. Intinya tersangka minta pertanggungjawaban dari korban,,&quot; ujar AKP Hendra, Jumat (27/10/2023).

Terkait masalah kedua pihak, lanjut Hendra, sebenarnya sudah dua kali dilakukan upaya mediasi di kantor Desa Teluk Kijing, namun tidak ada titik temu. Kemudian kedua belah pihak bertemu di luar dan terjadilah peristiwa tersebut.

&quot;Ketiganya bertemu saat kedua korban pulang dari acara kondangan di Teluk Kijing dan melewati rumah Zul, adik dari tersangka Muh,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bunuh Petugas Imigrasi, WN Korea Selatan Ditangkap di Apartemen Tangerang

Dijelaskan Kapolsek, ketiganya terlibat perkelahian dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau dan parang. Korban saat itu menggunakan pisau, sedangkan tersangka menggunakan parang.

&quot;Korban Samsul meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sedangkan korban Herman meninggal dunia setelah dilarikan ke klinik terdekat. Sementara tersangka menderita luka tusuk di bagian dada sebelah kiri,&quot; jelasnya.

Kapolsek menjelaskan, saat ini tersangka sudah dilakukan penangkapan tidak lama setelah kejadian. &quot;Tersangka ditangkap saat berada di kebun karet di Desa Teluk Kijing. Saat ini masih jalani pemeriksaan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNC8xLzE3MjY3Mi81L3g4cDI0ZnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MUBA - Lantaran tidak terima bibit ikan miliknya mati diracun, Muh (43), warga Desa Teluk Kijing I, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, tega menghabisi dua tetangganya dengan sadis.

Kapolsek Lais Muba, AKP Hendra Sutisna mengatakan, bahwa terdapat dua korban yang meninggal dunia akibat kejadian tersebut, yakni Samsul (48) dan Herman (50) yang rumahnya tidak jauh dari kediaman pelaku.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terdengar Suara Keributan Sebelum Petugas Imigrasi Jatuh dari Apartemen

&quot;Pemicu peristiwa ini diduga adanya perselisihan antara korban dan tersangka lantaran bibit ikan milik tersangka yang mati terkena racun milik korban. Intinya tersangka minta pertanggungjawaban dari korban,,&quot; ujar AKP Hendra, Jumat (27/10/2023).

Terkait masalah kedua pihak, lanjut Hendra, sebenarnya sudah dua kali dilakukan upaya mediasi di kantor Desa Teluk Kijing, namun tidak ada titik temu. Kemudian kedua belah pihak bertemu di luar dan terjadilah peristiwa tersebut.

&quot;Ketiganya bertemu saat kedua korban pulang dari acara kondangan di Teluk Kijing dan melewati rumah Zul, adik dari tersangka Muh,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bunuh Petugas Imigrasi, WN Korea Selatan Ditangkap di Apartemen Tangerang

Dijelaskan Kapolsek, ketiganya terlibat perkelahian dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau dan parang. Korban saat itu menggunakan pisau, sedangkan tersangka menggunakan parang.

&quot;Korban Samsul meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sedangkan korban Herman meninggal dunia setelah dilarikan ke klinik terdekat. Sementara tersangka menderita luka tusuk di bagian dada sebelah kiri,&quot; jelasnya.

Kapolsek menjelaskan, saat ini tersangka sudah dilakukan penangkapan tidak lama setelah kejadian. &quot;Tersangka ditangkap saat berada di kebun karet di Desa Teluk Kijing. Saat ini masih jalani pemeriksaan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
