<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Sumpah Pemuda Momentum Perkokoh Persatuan Bangsa</title><description>Sumpah Pemuda tercetus dalam Kongres Pemuda II yang digelar pada 27-28 Oktober 1928&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/28/1/2910091/hari-sumpah-pemuda-momentum-perkokoh-persatuan-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/28/1/2910091/hari-sumpah-pemuda-momentum-perkokoh-persatuan-bangsa"/><item><title>Hari Sumpah Pemuda Momentum Perkokoh Persatuan Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/28/1/2910091/hari-sumpah-pemuda-momentum-perkokoh-persatuan-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/28/1/2910091/hari-sumpah-pemuda-momentum-perkokoh-persatuan-bangsa</guid><pubDate>Sabtu 28 Oktober 2023 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/28/1/2910091/hari-sumpah-pemuda-momentum-perkokoh-persatuan-bangsa-UtMXs7yq2Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peringatan Sumpah Pemuda momentum perkokoh persatuan bangsa/Foto: Instagram HT</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/28/1/2910091/hari-sumpah-pemuda-momentum-perkokoh-persatuan-bangsa-UtMXs7yq2Z.jpg</image><title>Peringatan Sumpah Pemuda momentum perkokoh persatuan bangsa/Foto: Instagram HT</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNS8xLzE3MjcxMy81L3g4cDJ4NXQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum yang tepat untuk memperkokoh persatuan di Tanah Air.

Hari ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. &amp;ldquo;Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2023. Mari kita kokohkan Persatuan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia: Bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,&amp;rdquo; ujar HT pada laman Instagram miliknya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Pranowo Ulang Tahun, HT: Semoga Sehat Selalu, Panjang Umur

Hari Sumpah Pemuda selalu diperingati setiap 28 Oktober. Sumpah Pemuda tercetus dalam Kongres Pemuda II yang digelar pada 27-28 Oktober 1928. Pelaksanaan Kongres Pemuda II adalah lanjutan Kongres Pemuda I yang dilaksanakan pada 30 April-2 Mei 1926.

Melansir laman kemdikbud.go.id, ide penyelenggaraan Sumpah Pemuda II digagas oleh Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI). Kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda serta dibagi dalam tiga kali rapat guna menghasilkan Sumpah Pemuda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

HT Bersilaturahmi dengan IWAPI

Rapat pertama dilaksanakan pada 27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng. Dalam rapat tersebut, Moehammad Jamin mengatakan bahwa arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Terdapat lima faktor yang dapat memperkuat persatuan Indonesia, yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

Rapat kedua dilaksanakan di Gedung Oost-Java Bioscoop pada 28 Oktober 1928. Rapat ini membahas tentang pendidikan. Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro mempunyai pendapat yang sama bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan. Selain itu, perlu ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah.
Anak juga harus dididik secara demokratis. Rapat ketiga dilaksanakan pada 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengatakan bahwa gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bacaleg Perindo Optimis 30% Keterwakilan Perempuan di Parlemen Terwujud pada Pemilu 2024


Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu Indonesia Raya. Kemudian kongres ditutup dengan diumumkannya rumusan hasil Sumpah Pemuda.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNS8xLzE3MjcxMy81L3g4cDJ4NXQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum yang tepat untuk memperkokoh persatuan di Tanah Air.

Hari ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. &amp;ldquo;Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2023. Mari kita kokohkan Persatuan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia: Bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,&amp;rdquo; ujar HT pada laman Instagram miliknya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Pranowo Ulang Tahun, HT: Semoga Sehat Selalu, Panjang Umur

Hari Sumpah Pemuda selalu diperingati setiap 28 Oktober. Sumpah Pemuda tercetus dalam Kongres Pemuda II yang digelar pada 27-28 Oktober 1928. Pelaksanaan Kongres Pemuda II adalah lanjutan Kongres Pemuda I yang dilaksanakan pada 30 April-2 Mei 1926.

Melansir laman kemdikbud.go.id, ide penyelenggaraan Sumpah Pemuda II digagas oleh Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI). Kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda serta dibagi dalam tiga kali rapat guna menghasilkan Sumpah Pemuda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

HT Bersilaturahmi dengan IWAPI

Rapat pertama dilaksanakan pada 27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng. Dalam rapat tersebut, Moehammad Jamin mengatakan bahwa arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Terdapat lima faktor yang dapat memperkuat persatuan Indonesia, yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

Rapat kedua dilaksanakan di Gedung Oost-Java Bioscoop pada 28 Oktober 1928. Rapat ini membahas tentang pendidikan. Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro mempunyai pendapat yang sama bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan. Selain itu, perlu ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah.
Anak juga harus dididik secara demokratis. Rapat ketiga dilaksanakan pada 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengatakan bahwa gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bacaleg Perindo Optimis 30% Keterwakilan Perempuan di Parlemen Terwujud pada Pemilu 2024


Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu Indonesia Raya. Kemudian kongres ditutup dengan diumumkannya rumusan hasil Sumpah Pemuda.</content:encoded></item></channel></rss>
