<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sumpah Pemuda dan Pers Sebagai Alat Perjuangan Kemerdekaan</title><description>Sumpah Pemuda adalah gerakan nasional penting, yang terjadi sekitar awal abad ke-20.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/28/337/2909670/sumpah-pemuda-dan-pers-sebagai-alat-perjuangan-kemerdekaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/28/337/2909670/sumpah-pemuda-dan-pers-sebagai-alat-perjuangan-kemerdekaan"/><item><title>Sumpah Pemuda dan Pers Sebagai Alat Perjuangan Kemerdekaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/28/337/2909670/sumpah-pemuda-dan-pers-sebagai-alat-perjuangan-kemerdekaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/28/337/2909670/sumpah-pemuda-dan-pers-sebagai-alat-perjuangan-kemerdekaan</guid><pubDate>Sabtu 28 Oktober 2023 05:46 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/337/2909670/sumpah-pemuda-dan-pers-sebagai-alat-perjuangan-kemerdekaan-vaA1q5v4mO.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/337/2909670/sumpah-pemuda-dan-pers-sebagai-alat-perjuangan-kemerdekaan-vaA1q5v4mO.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sumpah Pemuda adalah gerakan nasional penting, yang terjadi sekitar awal abad ke-20. Ketika itu, pers memegang juga sama pentingnya dalam berperan sebagai alat perjuangan pergerakan.

Seperti yang dilansir oleh laman Museum Sumpah Pemuda, pers merupakan alat perlawanan dan perjuangan dalam memerdekakan bangsa Indonesia ketika fisik tak lagi menjadi jalan menuju kemerdekaan.


BACA JUGA:
Kisah Mohammad Yamin Tokoh Sumpah Pemuda, Lulusan Sekolah Tinggi Hukum Menjunjung Bahasa Persatuan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Pers juga memiliki kaitan yang kuat terhadap Sumpah Pemuda, maka keduanya tak bisa terpisahkan.

Saat itu, pers melakukan tugasnya sebagai penebar benih nasionalisme serta semangat persatuan Indonesia yang telah digagas oleh para Pemuda.

Melalui pers, lagu Indonesia Raya disiarkan, Sumpah Pemuda dikabarkan, dan dari perslah bahasa Indonesia diucapkan hingga tersebar luas.


Para tokoh pers bersama-sama menggerakan masyarakat untuk menyatukan semangat persatuan Indonesia dalam melawan penjajah.



Serta menyadarkan masyarakat bahwa mereka memiliki tujuan yang sama dalam memperjuangkan dan memerdekakan bangsa Indonesia.



Beberapa tokoh pers yang terlibat dari berlangsungnya Kongres Pemuda II yang kemudian melahirkan Sumpah Pemuda, yaitu W.R Supratman, Adinegoro, dan Sumanang.



Para tokoh pers inilah yang telah berjasa mempengaruhi bangsa Indonesia hingga di era digital saat ini.



Tahun lalu, Museum Sumpah Pemuda dan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, sempat menggelar Pameran Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda dengan tema &amp;ldquo;Lawan!&amp;rdquo; di M Bloc Space, Jakarta Selatan.



Dalam pameran ini menyuguhkan refleksi dari perjuangan tokoh pers Sumpah Pemuda ketika menghadapi Pemerintah Kolonial Belanda.

</description><content:encoded>JAKARTA - Sumpah Pemuda adalah gerakan nasional penting, yang terjadi sekitar awal abad ke-20. Ketika itu, pers memegang juga sama pentingnya dalam berperan sebagai alat perjuangan pergerakan.

Seperti yang dilansir oleh laman Museum Sumpah Pemuda, pers merupakan alat perlawanan dan perjuangan dalam memerdekakan bangsa Indonesia ketika fisik tak lagi menjadi jalan menuju kemerdekaan.


BACA JUGA:
Kisah Mohammad Yamin Tokoh Sumpah Pemuda, Lulusan Sekolah Tinggi Hukum Menjunjung Bahasa Persatuan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Pers juga memiliki kaitan yang kuat terhadap Sumpah Pemuda, maka keduanya tak bisa terpisahkan.

Saat itu, pers melakukan tugasnya sebagai penebar benih nasionalisme serta semangat persatuan Indonesia yang telah digagas oleh para Pemuda.

Melalui pers, lagu Indonesia Raya disiarkan, Sumpah Pemuda dikabarkan, dan dari perslah bahasa Indonesia diucapkan hingga tersebar luas.


Para tokoh pers bersama-sama menggerakan masyarakat untuk menyatukan semangat persatuan Indonesia dalam melawan penjajah.



Serta menyadarkan masyarakat bahwa mereka memiliki tujuan yang sama dalam memperjuangkan dan memerdekakan bangsa Indonesia.



Beberapa tokoh pers yang terlibat dari berlangsungnya Kongres Pemuda II yang kemudian melahirkan Sumpah Pemuda, yaitu W.R Supratman, Adinegoro, dan Sumanang.



Para tokoh pers inilah yang telah berjasa mempengaruhi bangsa Indonesia hingga di era digital saat ini.



Tahun lalu, Museum Sumpah Pemuda dan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, sempat menggelar Pameran Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda dengan tema &amp;ldquo;Lawan!&amp;rdquo; di M Bloc Space, Jakarta Selatan.



Dalam pameran ini menyuguhkan refleksi dari perjuangan tokoh pers Sumpah Pemuda ketika menghadapi Pemerintah Kolonial Belanda.

</content:encoded></item></channel></rss>
