<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diterpa Hujan Deras, Jalan di Gunungsitoli Tertutup Longsor Sepanjang 15 Meter</title><description>&amp;nbsp;
Jalan tersebut merupakan jalan yang menghubungkan antar Kecamatan Gunungsitoli menuju Gunungsitoli Alo'oa
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/28/608/2909915/diterpa-hujan-deras-jalan-di-gunungsitoli-tertutup-longsor-sepanjang-15-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/28/608/2909915/diterpa-hujan-deras-jalan-di-gunungsitoli-tertutup-longsor-sepanjang-15-meter"/><item><title>Diterpa Hujan Deras, Jalan di Gunungsitoli Tertutup Longsor Sepanjang 15 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/28/608/2909915/diterpa-hujan-deras-jalan-di-gunungsitoli-tertutup-longsor-sepanjang-15-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/28/608/2909915/diterpa-hujan-deras-jalan-di-gunungsitoli-tertutup-longsor-sepanjang-15-meter</guid><pubDate>Sabtu 28 Oktober 2023 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Jonirman Tafonao</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/28/608/2909915/diterpa-hujan-deras-jalan-di-gunungsitoli-tertutup-longsor-sepanjang-15-meter-hg0fy7PTFW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan di Gunungsitoli tertutup material longsor/Foto: Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/28/608/2909915/diterpa-hujan-deras-jalan-di-gunungsitoli-tertutup-longsor-sepanjang-15-meter-hg0fy7PTFW.jpg</image><title>Jalan di Gunungsitoli tertutup material longsor/Foto: Ist</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3MjgwMC81L3g4cDQ3NzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

GUNUNGSITOLI - Badan jalan tertutup material batu besar dan tanah longsor di Desa Onowaembo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, sepanjang kurang lebih 15 meter setelah diguyur hujan, Jumat (27/10/2023) malam. Lalu lintas lumpuh, dan melewati jalan alternatif.

Jalan tersebut merupakan jalan yang menghubungkan antar Kecamatan Gunungsitoli menuju Gunungsitoli Alo'oa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Longsor Terjang Desa Cibungbulang Bogor, Tiga Orang Terluka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada malam kejadian, Pemerintahan Desa Onowaembo, Pemerintah Kecamatan Gunungsitoli, BPBD Kota Gunungsitoli, langsung bergerak berusaha mendatangkan alat berat.

Namun pada malam itu, berhubung masih keadaan longsor berpotensi akan terjadi longsor susulan, sehingga penanganannya dilanjutkan hari ini dengan menggunakn alat yang lebih besar dari sebelumnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Diterjang Hujan Angin, Pohon Tumbang hingga Tanah Longsor di Bogor

&quot;Kepada bapak/ibu yang melintasi jalan dari Gunungsitoli menuju kecamatan Gunungsitoli Alo,oa untuk sementara tidak bisa di lewati berhubung terjadinya longsong di hiliwuti tepatnya di dusun 1 Desa onowaemnbo, yang dimana material batu besar menutupi badan jalan sehingga tidak bisa di lewati&quot; tulis salah seorang warga yang melintas di lokasi kejadian, Meiman Harefa, Jumat (27/10/2023) malam.

Jalan masih dalam proses pembersihan hingga siang ini, dan untuk menghindari adanya korban yang melintas akibat longsor susulan, diharapkan sementara waktu para pengendara melewati jalan alternatif yang ada.

&quot;Jalan alternatif dari Gunungsitoli yaitu melewati jalan Desa Sisambalahe lurus baru belok menuju jalan Madolaoli sampai di SD Onowaembo. Kalau menuju kota yaitu melewati jalan Iraonolase belok ke jalan Hilimbaruze menuju Moawo&quot; jelasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3MjgwMC81L3g4cDQ3NzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

GUNUNGSITOLI - Badan jalan tertutup material batu besar dan tanah longsor di Desa Onowaembo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, sepanjang kurang lebih 15 meter setelah diguyur hujan, Jumat (27/10/2023) malam. Lalu lintas lumpuh, dan melewati jalan alternatif.

Jalan tersebut merupakan jalan yang menghubungkan antar Kecamatan Gunungsitoli menuju Gunungsitoli Alo'oa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Longsor Terjang Desa Cibungbulang Bogor, Tiga Orang Terluka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada malam kejadian, Pemerintahan Desa Onowaembo, Pemerintah Kecamatan Gunungsitoli, BPBD Kota Gunungsitoli, langsung bergerak berusaha mendatangkan alat berat.

Namun pada malam itu, berhubung masih keadaan longsor berpotensi akan terjadi longsor susulan, sehingga penanganannya dilanjutkan hari ini dengan menggunakn alat yang lebih besar dari sebelumnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Diterjang Hujan Angin, Pohon Tumbang hingga Tanah Longsor di Bogor

&quot;Kepada bapak/ibu yang melintasi jalan dari Gunungsitoli menuju kecamatan Gunungsitoli Alo,oa untuk sementara tidak bisa di lewati berhubung terjadinya longsong di hiliwuti tepatnya di dusun 1 Desa onowaemnbo, yang dimana material batu besar menutupi badan jalan sehingga tidak bisa di lewati&quot; tulis salah seorang warga yang melintas di lokasi kejadian, Meiman Harefa, Jumat (27/10/2023) malam.

Jalan masih dalam proses pembersihan hingga siang ini, dan untuk menghindari adanya korban yang melintas akibat longsor susulan, diharapkan sementara waktu para pengendara melewati jalan alternatif yang ada.

&quot;Jalan alternatif dari Gunungsitoli yaitu melewati jalan Desa Sisambalahe lurus baru belok menuju jalan Madolaoli sampai di SD Onowaembo. Kalau menuju kota yaitu melewati jalan Iraonolase belok ke jalan Hilimbaruze menuju Moawo&quot; jelasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
