<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Penerbangan Perdana, Alat Navigasi Bandara Kertajati Mirip dengan Soetta</title><description>Alat tersebut berfungsi untuk memberikan informasi arah kepada pesawat udara terhadap suatu bandara dalam bentuk display visual.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/29/337/2910463/penerbangan-perdana-alat-navigasi-bandara-kertajati-mirip-dengan-soetta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/29/337/2910463/penerbangan-perdana-alat-navigasi-bandara-kertajati-mirip-dengan-soetta"/><item><title>   Penerbangan Perdana, Alat Navigasi Bandara Kertajati Mirip dengan Soetta</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/29/337/2910463/penerbangan-perdana-alat-navigasi-bandara-kertajati-mirip-dengan-soetta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/29/337/2910463/penerbangan-perdana-alat-navigasi-bandara-kertajati-mirip-dengan-soetta</guid><pubDate>Minggu 29 Oktober 2023 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/29/337/2910463/penerbangan-perdana-alat-navigasi-bandara-kertajati-mirip-dengan-soetta-JelTyNpxnH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alat Navigasi Bandara Kertajati (Foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/29/337/2910463/penerbangan-perdana-alat-navigasi-bandara-kertajati-mirip-dengan-soetta-JelTyNpxnH.jpg</image><title>Alat Navigasi Bandara Kertajati (Foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3MjkwMS81L3g4cDZtMXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG - Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia ikut menyiapkan sejumlah fasilitas terkait peralihan pelayanan navigasi Pesawat Jet dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada Minggu (28/10/2023).
Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas navigasi, telekomunikasi dan prosedur penerbangan hingga menyiapkan SDM kualitas unggul untuk dapat memberikan pelayanan prima dari dan ke Bandara Kertajati.
&amp;ldquo;Sebelum adanya peralihan pesawat Jet dari Bandara Husein Sastranegara, AirNav Indonesia telah memberikan pelayanan navigasi untuk penerbangan berjadwal internasional yaitu Kertajati-Kuala lumpur setiap 2 kali per minggu , pelayanan navigasi Penerbangan Haji Umroh 2 kali per minggu dan penerbangan cargo&amp;rdquo; ujar Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia, Riza Fahmi.

BACA JUGA:
Putus Asa, Ribuan Warga Palestina Serbu Gudang Bantuan PBB di Gaza

Fahmi melanjutkan bahwa alat navigasi yang digunakan di Bandara Internasional Jawa Barat ini mirip dengan alat navigasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Diantaranya adalah Instrument Landing System (ILS) dan DVOR-DME. Alat tersebut berfungsi untuk memberikan informasi arah kepada pesawat udara terhadap suatu bandara dalam bentuk display visual.

BACA JUGA:
Penerbangan Komersil Perdana di Bandara Kertajati Lancar, Menhub: Saya Bahagia Sekali

&amp;ldquo;Dengan prosedur penerbangan yang telah disiapkan, kesiapan fasilitas peralatan telekomunikasi dan navigasi yang optimal, serta SDM yang siap diandalkan, insya allah AirNav Indonesia siap memberikan pelayanan prima serta meningkatkan keselamatan, kelancaran, dan efisiensi penerbangan di bandara BIJB, Kertajati,&quot; jelas Fahmi.Selain alat navigasi, AirNav Indonesia juga melakukan persiapan untuk menghadapi kenaikan trafik penerbangan di Bandara Kertajati, diantaranya, Layanan Navigasi Penerbangan unit Tower dan Approach Control, Meningkatkan kesiapan Peralatan Telekomunikasi Penerbangan antara Pilot dan Air Traffic Controller (ATC), serta menyiapkan prosedur Keberangkatan/Take-off (SID) dan Kedatangan/Landing (STAR) berbasis PBN/Satelit yang menunjang keselamatan dan keteraturan penerbangan dari dan menuju Bandara Kertajati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cek Harga Tiket Pesawat dari Bandara Kertajati, Ke Bali Cuma Rp600.000&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;SDM yang ditugaskan di Unit Kertajati telah mendapatkan pelatihan guna meningkatkan awareness dan kesiapan dalam melayani pelayanan navigasi penuh di Bandara Kertajati,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3MjkwMS81L3g4cDZtMXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG - Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia ikut menyiapkan sejumlah fasilitas terkait peralihan pelayanan navigasi Pesawat Jet dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada Minggu (28/10/2023).
Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas navigasi, telekomunikasi dan prosedur penerbangan hingga menyiapkan SDM kualitas unggul untuk dapat memberikan pelayanan prima dari dan ke Bandara Kertajati.
&amp;ldquo;Sebelum adanya peralihan pesawat Jet dari Bandara Husein Sastranegara, AirNav Indonesia telah memberikan pelayanan navigasi untuk penerbangan berjadwal internasional yaitu Kertajati-Kuala lumpur setiap 2 kali per minggu , pelayanan navigasi Penerbangan Haji Umroh 2 kali per minggu dan penerbangan cargo&amp;rdquo; ujar Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia, Riza Fahmi.

BACA JUGA:
Putus Asa, Ribuan Warga Palestina Serbu Gudang Bantuan PBB di Gaza

Fahmi melanjutkan bahwa alat navigasi yang digunakan di Bandara Internasional Jawa Barat ini mirip dengan alat navigasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Diantaranya adalah Instrument Landing System (ILS) dan DVOR-DME. Alat tersebut berfungsi untuk memberikan informasi arah kepada pesawat udara terhadap suatu bandara dalam bentuk display visual.

BACA JUGA:
Penerbangan Komersil Perdana di Bandara Kertajati Lancar, Menhub: Saya Bahagia Sekali

&amp;ldquo;Dengan prosedur penerbangan yang telah disiapkan, kesiapan fasilitas peralatan telekomunikasi dan navigasi yang optimal, serta SDM yang siap diandalkan, insya allah AirNav Indonesia siap memberikan pelayanan prima serta meningkatkan keselamatan, kelancaran, dan efisiensi penerbangan di bandara BIJB, Kertajati,&quot; jelas Fahmi.Selain alat navigasi, AirNav Indonesia juga melakukan persiapan untuk menghadapi kenaikan trafik penerbangan di Bandara Kertajati, diantaranya, Layanan Navigasi Penerbangan unit Tower dan Approach Control, Meningkatkan kesiapan Peralatan Telekomunikasi Penerbangan antara Pilot dan Air Traffic Controller (ATC), serta menyiapkan prosedur Keberangkatan/Take-off (SID) dan Kedatangan/Landing (STAR) berbasis PBN/Satelit yang menunjang keselamatan dan keteraturan penerbangan dari dan menuju Bandara Kertajati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cek Harga Tiket Pesawat dari Bandara Kertajati, Ke Bali Cuma Rp600.000&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;SDM yang ditugaskan di Unit Kertajati telah mendapatkan pelatihan guna meningkatkan awareness dan kesiapan dalam melayani pelayanan navigasi penuh di Bandara Kertajati,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
