<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahas Laut China Selatan, Bakamla Hadiri 15th International Conference on the South China Sea</title><description>Pertemuan ini bertujuan mendiskusikan strategi terbaik untuk menyelesaikan konflik Laut China Selatan dari berbagai aspek</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/29/337/2910476/bahas-laut-china-selatan-bakamla-hadiri-15th-international-conference-on-the-south-china-sea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/29/337/2910476/bahas-laut-china-selatan-bakamla-hadiri-15th-international-conference-on-the-south-china-sea"/><item><title>Bahas Laut China Selatan, Bakamla Hadiri 15th International Conference on the South China Sea</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/29/337/2910476/bahas-laut-china-selatan-bakamla-hadiri-15th-international-conference-on-the-south-china-sea</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/29/337/2910476/bahas-laut-china-selatan-bakamla-hadiri-15th-international-conference-on-the-south-china-sea</guid><pubDate>Minggu 29 Oktober 2023 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/29/337/2910476/bahas-laut-china-selatan-bakamla-hadiri-15th-international-conference-on-the-south-china-sea-kjV4PTVhyB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bakamla hadiri pertemuan di Vietnam bahas Laut China Selatan (Foto: Bakamla)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/29/337/2910476/bahas-laut-china-selatan-bakamla-hadiri-15th-international-conference-on-the-south-china-sea-kjV4PTVhyB.jpg</image><title>Bakamla hadiri pertemuan di Vietnam bahas Laut China Selatan (Foto: Bakamla)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3MjkwMi81L3g4cDZtcDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bakamla menghadiri pertemuan 15th International Conference on the South China Sea dengan tema &amp;ldquo;Luminate The Grey, Light Up The Green&amp;rdquo;, yang diselenggarakan oleh Diplomatic Academy of Vietnam (DAV), di Ho Chi Minh City, Vietnam, Jumat 27 Oktober 2023.
Pertemuan ini bertujuan mendiskusikan strategi terbaik untuk menyelesaikan konflik Laut China Selatan dari berbagai aspek yang dihadiri oleh para diplomat, akademisi, dan praktisi yang memiliki keterkaitan dengan Laut China Selatan, baik yang berasal dari negara-negara kawasan maupun luar kawasan.

BACA JUGA:
TPD Ganjar-Mahfud Depok: Tanya Persoalan ke Rakyat dan Beri Solusi!

Bakamla RI memberikan paparan mengenai &amp;ldquo;Coast Guard Roles Diplomacy in South East Asia&amp;rdquo; yang disampaikan oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Bakamla RI Kolonel Bakamla Hudiansyah Is Nursal.
Dalam paparannya, Hudiansyah menyampaikan bahwa Coast Guard di Asia Tenggara memiliki kerja sama&amp;nbsp;yang kuat secara bilateral maupun multilateral.

BACA JUGA:
Bojan Hodak Beri Indikasi Levy Madinda Masih di Persib Bandung untuk Putaran Kedua Liga 1 2023-2024

Selain itu, Hudiansyah menyampaikan bahwa ASEAN memiliki forum diskusi mengenai keamanan di wilayah perairan kawasan yang telah berjalan selama 2 tahun, bernama ASEAN Coast Guard Forum.
&quot;Forum tersebut dapat dijadikan media kerja sama untuk menjadikan keamanan laut yang kokoh antar penegak hukum di laut Asia Tenggara,&quot; ujarnya.Lebih lanjut, disampaikan pula praktik terbaik kerja sama antar Coast Guard di Asia Tenggara dengan memberikan contoh kolaborasi antara Bakamla RI dengan Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) pada saat menindak kapal berbendera Iran MT. Arman 114 yang sedang melakukan aktivitas pindah muatan atau transhipment di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. Serta, kerja sama dalam rangka implementasi MoU Common Guidelines antara Indonesia dan Malaysia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

HUT ke-88 NWDI, Menag: Teruslah Jadi Inspirasi bagi Generasi Muda Indonesia

Dengan adanya pertemuan ini, para Narasumber berharap, kedepannya Coast Guard dapat berperan lebih dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di Asia Tenggara dengan mengedepankan kerja sama dan kolaborasi antar Coast Guard di kawasan.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3MjkwMi81L3g4cDZtcDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bakamla menghadiri pertemuan 15th International Conference on the South China Sea dengan tema &amp;ldquo;Luminate The Grey, Light Up The Green&amp;rdquo;, yang diselenggarakan oleh Diplomatic Academy of Vietnam (DAV), di Ho Chi Minh City, Vietnam, Jumat 27 Oktober 2023.
Pertemuan ini bertujuan mendiskusikan strategi terbaik untuk menyelesaikan konflik Laut China Selatan dari berbagai aspek yang dihadiri oleh para diplomat, akademisi, dan praktisi yang memiliki keterkaitan dengan Laut China Selatan, baik yang berasal dari negara-negara kawasan maupun luar kawasan.

BACA JUGA:
TPD Ganjar-Mahfud Depok: Tanya Persoalan ke Rakyat dan Beri Solusi!

Bakamla RI memberikan paparan mengenai &amp;ldquo;Coast Guard Roles Diplomacy in South East Asia&amp;rdquo; yang disampaikan oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Bakamla RI Kolonel Bakamla Hudiansyah Is Nursal.
Dalam paparannya, Hudiansyah menyampaikan bahwa Coast Guard di Asia Tenggara memiliki kerja sama&amp;nbsp;yang kuat secara bilateral maupun multilateral.

BACA JUGA:
Bojan Hodak Beri Indikasi Levy Madinda Masih di Persib Bandung untuk Putaran Kedua Liga 1 2023-2024

Selain itu, Hudiansyah menyampaikan bahwa ASEAN memiliki forum diskusi mengenai keamanan di wilayah perairan kawasan yang telah berjalan selama 2 tahun, bernama ASEAN Coast Guard Forum.
&quot;Forum tersebut dapat dijadikan media kerja sama untuk menjadikan keamanan laut yang kokoh antar penegak hukum di laut Asia Tenggara,&quot; ujarnya.Lebih lanjut, disampaikan pula praktik terbaik kerja sama antar Coast Guard di Asia Tenggara dengan memberikan contoh kolaborasi antara Bakamla RI dengan Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) pada saat menindak kapal berbendera Iran MT. Arman 114 yang sedang melakukan aktivitas pindah muatan atau transhipment di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. Serta, kerja sama dalam rangka implementasi MoU Common Guidelines antara Indonesia dan Malaysia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

HUT ke-88 NWDI, Menag: Teruslah Jadi Inspirasi bagi Generasi Muda Indonesia

Dengan adanya pertemuan ini, para Narasumber berharap, kedepannya Coast Guard dapat berperan lebih dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di Asia Tenggara dengan mengedepankan kerja sama dan kolaborasi antar Coast Guard di kawasan.

</content:encoded></item></channel></rss>
