<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Kandang Ayam Menewaskan Kakek 90 Tahun yang Berada di Dalamnya</title><description>Seorang kakek warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tewas terbakar di kandang ayam miliknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/29/519/2910464/kebakaran-kandang-ayam-menewaskan-kakek-90-tahun-yang-berada-di-dalamnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/29/519/2910464/kebakaran-kandang-ayam-menewaskan-kakek-90-tahun-yang-berada-di-dalamnya"/><item><title>Kebakaran Kandang Ayam Menewaskan Kakek 90 Tahun yang Berada di Dalamnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/29/519/2910464/kebakaran-kandang-ayam-menewaskan-kakek-90-tahun-yang-berada-di-dalamnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/29/519/2910464/kebakaran-kandang-ayam-menewaskan-kakek-90-tahun-yang-berada-di-dalamnya</guid><pubDate>Minggu 29 Oktober 2023 17:28 WIB</pubDate><dc:creator>Sholahudin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/29/519/2910464/kebakaran-kandang-ayam-menewaskan-kakek-90-tahun-yang-berada-di-dalamnya-1RiomBFAYe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakek 90 tahun tewas di dalam kandang ayam (Foto: iNews) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/29/519/2910464/kebakaran-kandang-ayam-menewaskan-kakek-90-tahun-yang-berada-di-dalamnya-1RiomBFAYe.jpg</image><title>Kakek 90 tahun tewas di dalam kandang ayam (Foto: iNews) </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3Mjg4Ny81L3g4cDZmcDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

MOJOKERTO - Seorang kakek warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tewas terbakar di kandang ayam miliknya. Peristiwa itu terjadi saat korban membersihkan kandang dengan membakarnya.

Nahas, api yang membesar membakar kandang. Dan korban tak sempat menyelamatkan diri.

Anak korban, nampak shock melihat jenazah ayahnya tewas di pojokan kandang ayam. Diduga korban berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api saat api membakar kandang.


BACA JUGA:
Bangunan Semi Permanen di Joglo Kebakaran, 60 Personel Damkar Terjun ke Lokasi


Namun, karena kondisi kandang yang sempit membuat korban akhirnya ikut terbakar. Korban bernama Subandi (90) tahun warga Mojokerto.

Tim medis dan kepolisian Polsek Mojosari yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit profesor doktor sukandar untuk dilakukan autopsi.

Ketu RT setempat, Hamim Thohari mengatakan, awalnya terlihat api membesar dari belakang rumah korban. Warga sekitar pun langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api. Namun, terhalang kandang ayam yang ditutup rapat dengan seng dan asbes, sehingga kesulitan.


BACA JUGA:
Kebakaran Pabrik Tahu Akibat Tabung Gas Bocor, Karyawan Alami Luka Bakar


Setelah menjebol tembok, warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Setelah api padam, terlihat korban sudah meninggal dunia di pojokkan kandang.

&quot;Selama ini, sudah menjadi kebiasaan korban saat membersihkan kandang dengan membakarnya,&quot; ujar Hanim, Minggu (29/10/2023).Dua unit mobil Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto sempat ke lokasi untuk melakukan pemadaman api yang membakar bangunan seluas 12 meter persegi sekaligus pembasahan.

Sementara itu, tim forensik Polres Mojokerto di datangkan ke lokasi untuk melakukan olah tkp dan memeriksa sejumlah saksi mata. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3Mjg4Ny81L3g4cDZmcDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

MOJOKERTO - Seorang kakek warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tewas terbakar di kandang ayam miliknya. Peristiwa itu terjadi saat korban membersihkan kandang dengan membakarnya.

Nahas, api yang membesar membakar kandang. Dan korban tak sempat menyelamatkan diri.

Anak korban, nampak shock melihat jenazah ayahnya tewas di pojokan kandang ayam. Diduga korban berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api saat api membakar kandang.


BACA JUGA:
Bangunan Semi Permanen di Joglo Kebakaran, 60 Personel Damkar Terjun ke Lokasi


Namun, karena kondisi kandang yang sempit membuat korban akhirnya ikut terbakar. Korban bernama Subandi (90) tahun warga Mojokerto.

Tim medis dan kepolisian Polsek Mojosari yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit profesor doktor sukandar untuk dilakukan autopsi.

Ketu RT setempat, Hamim Thohari mengatakan, awalnya terlihat api membesar dari belakang rumah korban. Warga sekitar pun langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api. Namun, terhalang kandang ayam yang ditutup rapat dengan seng dan asbes, sehingga kesulitan.


BACA JUGA:
Kebakaran Pabrik Tahu Akibat Tabung Gas Bocor, Karyawan Alami Luka Bakar


Setelah menjebol tembok, warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Setelah api padam, terlihat korban sudah meninggal dunia di pojokkan kandang.

&quot;Selama ini, sudah menjadi kebiasaan korban saat membersihkan kandang dengan membakarnya,&quot; ujar Hanim, Minggu (29/10/2023).Dua unit mobil Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto sempat ke lokasi untuk melakukan pemadaman api yang membakar bangunan seluas 12 meter persegi sekaligus pembasahan.

Sementara itu, tim forensik Polres Mojokerto di datangkan ke lokasi untuk melakukan olah tkp dan memeriksa sejumlah saksi mata. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.</content:encoded></item></channel></rss>
