<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perang Hamas-Israel: Paus Fransiskus Imbau Gencatan Senjata, Pembebasan Sandera</title><description>Paus Fransiskus menekankan bahwa perang selalu merupakan kekalahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/30/18/2910723/perang-hamas-israel-paus-fransiskus-imbau-gencatan-senjata-pembebasan-sandera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/30/18/2910723/perang-hamas-israel-paus-fransiskus-imbau-gencatan-senjata-pembebasan-sandera"/><item><title>Perang Hamas-Israel: Paus Fransiskus Imbau Gencatan Senjata, Pembebasan Sandera</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/30/18/2910723/perang-hamas-israel-paus-fransiskus-imbau-gencatan-senjata-pembebasan-sandera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/30/18/2910723/perang-hamas-israel-paus-fransiskus-imbau-gencatan-senjata-pembebasan-sandera</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 09:52 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/18/2910723/perang-hamas-israel-paus-fransiskus-imbau-gencatan-senjata-pembebasan-sandera-BUFoicw3RX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiskus. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/18/2910723/perang-hamas-israel-paus-fransiskus-imbau-gencatan-senjata-pembebasan-sandera-BUFoicw3RX.jpg</image><title>Paus Fransiskus. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc4OC81L3g4cDQyMzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
VATIKAN - Paus Fransiskus pada Minggu (29/10/2023) menyerukan dilakukannya gencatan senjata dalam perang Israel dan Hamas. Ia mendengungkan kembali imbauan untuk Hamas agar membebaskan para sandera.

BACA JUGA:
Korban Tewas di Gaza Capai 8.005 Orang, Sebagian Besar Wanita dan Anak-Anak&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Jangan ada seorang pun yang mengabaikan kemungkinan menghentikan senjata,&amp;rdquo; katanya pada pemberkatan mingguan di Lapangan Santo Petrus sebagaimana dilansir VOA Indonesia.
&amp;ldquo;Gencatan senjata,&amp;rdquo; katanya, merujuk pada seruan televisi baru-baru ini yang disampaikan oleh Pastor Ibrahim Faltas, salah satu perwakilan Vatikan di Tanah Suci.
Dia kemudian menambahkan: &quot;Kami mengatakan 'gencatan senjata, gencatan senjata.&amp;rsquo; Saudara sekalian, hentikan! Perang selalu merupakan kekalahan, selalu.&quot;

BACA JUGA:
Serangan Udara Hantam Gaza Utara Tanpa Henti, Tank Israel Lancarkan Invasi Darat

Mengacu pada &amp;ldquo;situasi serius di Palestina dan Israel,&amp;rdquo; katanya, &amp;ldquo;di Gaza, khususnya, berikan ruang untuk menjamin bantuan kemanusiaan dan semoga para sandera segera dibebaskan,&amp;rdquo; katanya. Paus mengacu pada sandera Israel yang ditangkap oleh Hamas pada 7 Oktober.

Ribuan warga Gaza yang putus asa merangsek masuk ke gudang dan pusat distribusi badan pengungsi Palestina PBB (UNRWA) untuk mengambil tepung dan &amp;ldquo;barang-barang kebutuhan pokok untuk bertahan hidup,&amp;rdquo; kata organisasi itu pada Minggu.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Erdogan Sebut Israel Penjahat Perang, Serukan Demonstrasi Pro-Palestina Besar-besaran di Turki&amp;nbsp;

Paus Fransiskus memberikan imbauan tersebut ketika pasukan Israel melancarkan operasi darat melawan Hamas di Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut aksi tersebut sebagai fase kedua dari perang tiga minggu yang bertujuan untuk menghancurkan Hamas.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3Mjc4OC81L3g4cDQyMzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
VATIKAN - Paus Fransiskus pada Minggu (29/10/2023) menyerukan dilakukannya gencatan senjata dalam perang Israel dan Hamas. Ia mendengungkan kembali imbauan untuk Hamas agar membebaskan para sandera.

BACA JUGA:
Korban Tewas di Gaza Capai 8.005 Orang, Sebagian Besar Wanita dan Anak-Anak&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Jangan ada seorang pun yang mengabaikan kemungkinan menghentikan senjata,&amp;rdquo; katanya pada pemberkatan mingguan di Lapangan Santo Petrus sebagaimana dilansir VOA Indonesia.
&amp;ldquo;Gencatan senjata,&amp;rdquo; katanya, merujuk pada seruan televisi baru-baru ini yang disampaikan oleh Pastor Ibrahim Faltas, salah satu perwakilan Vatikan di Tanah Suci.
Dia kemudian menambahkan: &quot;Kami mengatakan 'gencatan senjata, gencatan senjata.&amp;rsquo; Saudara sekalian, hentikan! Perang selalu merupakan kekalahan, selalu.&quot;

BACA JUGA:
Serangan Udara Hantam Gaza Utara Tanpa Henti, Tank Israel Lancarkan Invasi Darat

Mengacu pada &amp;ldquo;situasi serius di Palestina dan Israel,&amp;rdquo; katanya, &amp;ldquo;di Gaza, khususnya, berikan ruang untuk menjamin bantuan kemanusiaan dan semoga para sandera segera dibebaskan,&amp;rdquo; katanya. Paus mengacu pada sandera Israel yang ditangkap oleh Hamas pada 7 Oktober.

Ribuan warga Gaza yang putus asa merangsek masuk ke gudang dan pusat distribusi badan pengungsi Palestina PBB (UNRWA) untuk mengambil tepung dan &amp;ldquo;barang-barang kebutuhan pokok untuk bertahan hidup,&amp;rdquo; kata organisasi itu pada Minggu.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Erdogan Sebut Israel Penjahat Perang, Serukan Demonstrasi Pro-Palestina Besar-besaran di Turki&amp;nbsp;

Paus Fransiskus memberikan imbauan tersebut ketika pasukan Israel melancarkan operasi darat melawan Hamas di Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut aksi tersebut sebagai fase kedua dari perang tiga minggu yang bertujuan untuk menghancurkan Hamas.</content:encoded></item></channel></rss>
