<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update! 19 Orang di Jakarta Positif Cacar Monyet</title><description>Ada penambahan kasus positif cacar monyet menjadi 19 orang hingga Minggu (29 Oktober 2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/30/338/2911107/update-19-orang-di-jakarta-positif-cacar-monyet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/30/338/2911107/update-19-orang-di-jakarta-positif-cacar-monyet"/><item><title>Update! 19 Orang di Jakarta Positif Cacar Monyet</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/30/338/2911107/update-19-orang-di-jakarta-positif-cacar-monyet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/30/338/2911107/update-19-orang-di-jakarta-positif-cacar-monyet</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/338/2911107/update-19-orang-di-jakarta-positif-cacar-monyet-1MxPotAxAQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">cacar monyet (Foto: CNA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/338/2911107/update-19-orang-di-jakarta-positif-cacar-monyet-1MxPotAxAQ.jpg</image><title>cacar monyet (Foto: CNA)</title></images><description>JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov DKI Jakarta menyebutkan ada penambahan kasus positif cacar monyet menjadi 19 orang hingga Minggu (29 Oktober 2023).

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama menyebutkan selama dua terakhir ada penambahan dua kasus cacar monyet.

&quot;Dari kasus cacar monyet positif pada 27 Oktober berjumlah 17 orang, kemarin (29 Oktober) bertambah dua orang sehingga menjadi 19 kasus positif,&quot; ujar Ngabila, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA:
Bersama Kemenkes, Dinkes DKI Gencar Deteksi Cepat Kasus Cacar Monyet


Dari total 19 kasus yang dilaporkan, Ngabila merinci sebanyak 18 merupakan kasus aktif dimana positivity rate PCR 33 persen. &quot;Semua bergejala ringan, semua tertular dari kontak seksual, semua laki-laki usia 25-50 tahun,&quot; ungkapnya.

Dinkes DKI melaporkan sejumlah orang merupakan suspek atau terduga kasus cacar monyet. Satu orang suspek ditemukan pada 26 Oktober 2023, enam orang pada 27 Oktober 2023, tiga orang pada 28 Oktober 2023, dan dua orang pada 29 Oktober 2023.

BACA JUGA:
Kasus Cacar Monyet di Jakarta Capai 17 Kasus, Dinkes: 11 Orang Bergejala


Sedangkan 36 orang yang sebelumnya menjadi suspek hasil PCR telah dinyatakan negatif.  &quot;Kami juga memantau enam orang kontak erat kasus positif yang tak bergejala,&quot; paparnya.

Ngabila menjelaskan terus menggencarkan vaksinasi cacar monyet dengan rincian dari total 495 orang, sebanyak 383 diantaranya telah menerima vaksinasi cacar monyet.



Ngabila juga merujuk pernyataan Kementerian Kesehatan RI dimana kasus cacar monyet telah menyebar hingga ke Tangerang Selatan (Banten) dan Bandung (Jawa Barat).

BACA JUGA:
Kasus Cacar Monyet di DKI Bertambah 2 Orang, 16 Pasien Diisolasi di Rumah Sakit




Sebagaimana diketahui seluruh pasien positif cacar monyet pada umumnya merupakan laki-laki usia produktif antara 25-48 tahun.



Meskipun awalnya berasal dari luar negeri, hasil penelusuran Kementerian Kesehatan diketahui 6 pasien Monkeypox juga merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV), dan memiliki orientasi Biseksual.

BACA JUGA:
 Semarak Hari Sumpah Pemuda, Relawan Ganjar Gerakkan Milenial Bersih-Bersih Lingkungan&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Penderita cacar monyet diketahui pada umumnya memiliki faktor perilaku seks beresiko (homo seksual dan seks bebas) dengan ciri-ciri muncul lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan.



Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.</description><content:encoded>JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov DKI Jakarta menyebutkan ada penambahan kasus positif cacar monyet menjadi 19 orang hingga Minggu (29 Oktober 2023).

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama menyebutkan selama dua terakhir ada penambahan dua kasus cacar monyet.

&quot;Dari kasus cacar monyet positif pada 27 Oktober berjumlah 17 orang, kemarin (29 Oktober) bertambah dua orang sehingga menjadi 19 kasus positif,&quot; ujar Ngabila, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA:
Bersama Kemenkes, Dinkes DKI Gencar Deteksi Cepat Kasus Cacar Monyet


Dari total 19 kasus yang dilaporkan, Ngabila merinci sebanyak 18 merupakan kasus aktif dimana positivity rate PCR 33 persen. &quot;Semua bergejala ringan, semua tertular dari kontak seksual, semua laki-laki usia 25-50 tahun,&quot; ungkapnya.

Dinkes DKI melaporkan sejumlah orang merupakan suspek atau terduga kasus cacar monyet. Satu orang suspek ditemukan pada 26 Oktober 2023, enam orang pada 27 Oktober 2023, tiga orang pada 28 Oktober 2023, dan dua orang pada 29 Oktober 2023.

BACA JUGA:
Kasus Cacar Monyet di Jakarta Capai 17 Kasus, Dinkes: 11 Orang Bergejala


Sedangkan 36 orang yang sebelumnya menjadi suspek hasil PCR telah dinyatakan negatif.  &quot;Kami juga memantau enam orang kontak erat kasus positif yang tak bergejala,&quot; paparnya.

Ngabila menjelaskan terus menggencarkan vaksinasi cacar monyet dengan rincian dari total 495 orang, sebanyak 383 diantaranya telah menerima vaksinasi cacar monyet.



Ngabila juga merujuk pernyataan Kementerian Kesehatan RI dimana kasus cacar monyet telah menyebar hingga ke Tangerang Selatan (Banten) dan Bandung (Jawa Barat).

BACA JUGA:
Kasus Cacar Monyet di DKI Bertambah 2 Orang, 16 Pasien Diisolasi di Rumah Sakit




Sebagaimana diketahui seluruh pasien positif cacar monyet pada umumnya merupakan laki-laki usia produktif antara 25-48 tahun.



Meskipun awalnya berasal dari luar negeri, hasil penelusuran Kementerian Kesehatan diketahui 6 pasien Monkeypox juga merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV), dan memiliki orientasi Biseksual.

BACA JUGA:
 Semarak Hari Sumpah Pemuda, Relawan Ganjar Gerakkan Milenial Bersih-Bersih Lingkungan&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Penderita cacar monyet diketahui pada umumnya memiliki faktor perilaku seks beresiko (homo seksual dan seks bebas) dengan ciri-ciri muncul lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan.



Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.</content:encoded></item></channel></rss>
