<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Luka Lebam di Jasad Anak yang Membusuk Bersama Ayahnya di Koja</title><description>Polisi menemukan semacam luka lebam di tubuh anak yang masih balita.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/30/338/2911239/ada-luka-lebam-di-jasad-anak-yang-membusuk-bersama-ayahnya-di-koja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/30/338/2911239/ada-luka-lebam-di-jasad-anak-yang-membusuk-bersama-ayahnya-di-koja"/><item><title>Ada Luka Lebam di Jasad Anak yang Membusuk Bersama Ayahnya di Koja</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/30/338/2911239/ada-luka-lebam-di-jasad-anak-yang-membusuk-bersama-ayahnya-di-koja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/30/338/2911239/ada-luka-lebam-di-jasad-anak-yang-membusuk-bersama-ayahnya-di-koja</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 20:17 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/338/2911239/ada-luka-lebam-di-jasad-anak-yang-membusuk-bersama-ayahnya-di-koja-gjrN1KHX1b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi mengungkapkan ada luka lebam di jasad anak yang membusuk di Koja (Foto ilustrasi: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/338/2911239/ada-luka-lebam-di-jasad-anak-yang-membusuk-bersama-ayahnya-di-koja-gjrN1KHX1b.jpg</image><title>Polisi mengungkapkan ada luka lebam di jasad anak yang membusuk di Koja (Foto ilustrasi: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2Ny81L3g4cDdoNmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mengungkapkan perkembangan terkini dari pemeriksaan forensik jenazah pengusaha travel umroh di Koja bernama Hamka (50) yang tewas membusuk bersama dengan anak bungsunya Abid Qushayyi Akma (2).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya telah menemukan sejumlah pemeriksaan sementara dalam kasus ayah dan anak yang tewas. Salah satunya perkiraan usia kematian kedua korban.


BACA JUGA:
Bobol 2 Rumah Tetangga dalam Semalam, Dapat Dua Motor dan 1 Handphone


&quot;Korban bapak-bapak tadi usia kematiannya sekira 10 hari ke atas. Sementara anak berada di usia kematian 3 hari. Jadi ada perbedaan usia kematian,&quot; kata Gidion saat ditemui di Mapolres pada Senin (30/10/2023).

Selain itu, Gidion mengatakan dalam pemeriksaan menggunakan metode saintifik berupa histopatologi serta toksikologi di RS Polri Kramat Jati, polisi menemukan semacam luka lebam di tubuh anak yang masih balita.


BACA JUGA:
5 Fakta Istri Bos Travel yang Jasadnya Membusuk, Tinggal dengan Jasad Suaminya


&quot;Kita lakukan uji jaringan untuk melihat penyebab kematian yang seperti kita lihat si anak ada luka tapi apakah luka itu signifikan dengan kematian itu yang perlu diuji jaringan,&quot; kata Gidion.

&quot;Karena memang usia kematian sudah tiga hari jadi tidak nampak kasat mata luka terbuka ada luka di bagian wajah dan kening tapi itu yang harus kita uji forensik,&quot; sambungnya.Sebelumnya, warga Jalan Balai Rakyat, RT 06 RW 03 Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara digegerkan dengan penemuan ayah dan anak tewad dilantai dua rumah. Ayah bernama Hamka (50) dan anak bungsunya Abid Qushayyi Akma (2).


BACA JUGA:
Kronologi Pengungkapan Kasus Prostitusi Online di Baturraden Purwokerto


Warga mendapati ayah dan anak itu sudah tewas membusuk, sementara ibu dan anak sulung masih hidup namun kondisi kesehatannya memburuk dan menjalani pemeriksaan kesehatan dan psikologis di RS Polri Kramat Jati.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2Ny81L3g4cDdoNmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mengungkapkan perkembangan terkini dari pemeriksaan forensik jenazah pengusaha travel umroh di Koja bernama Hamka (50) yang tewas membusuk bersama dengan anak bungsunya Abid Qushayyi Akma (2).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya telah menemukan sejumlah pemeriksaan sementara dalam kasus ayah dan anak yang tewas. Salah satunya perkiraan usia kematian kedua korban.


BACA JUGA:
Bobol 2 Rumah Tetangga dalam Semalam, Dapat Dua Motor dan 1 Handphone


&quot;Korban bapak-bapak tadi usia kematiannya sekira 10 hari ke atas. Sementara anak berada di usia kematian 3 hari. Jadi ada perbedaan usia kematian,&quot; kata Gidion saat ditemui di Mapolres pada Senin (30/10/2023).

Selain itu, Gidion mengatakan dalam pemeriksaan menggunakan metode saintifik berupa histopatologi serta toksikologi di RS Polri Kramat Jati, polisi menemukan semacam luka lebam di tubuh anak yang masih balita.


BACA JUGA:
5 Fakta Istri Bos Travel yang Jasadnya Membusuk, Tinggal dengan Jasad Suaminya


&quot;Kita lakukan uji jaringan untuk melihat penyebab kematian yang seperti kita lihat si anak ada luka tapi apakah luka itu signifikan dengan kematian itu yang perlu diuji jaringan,&quot; kata Gidion.

&quot;Karena memang usia kematian sudah tiga hari jadi tidak nampak kasat mata luka terbuka ada luka di bagian wajah dan kening tapi itu yang harus kita uji forensik,&quot; sambungnya.Sebelumnya, warga Jalan Balai Rakyat, RT 06 RW 03 Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara digegerkan dengan penemuan ayah dan anak tewad dilantai dua rumah. Ayah bernama Hamka (50) dan anak bungsunya Abid Qushayyi Akma (2).


BACA JUGA:
Kronologi Pengungkapan Kasus Prostitusi Online di Baturraden Purwokerto


Warga mendapati ayah dan anak itu sudah tewas membusuk, sementara ibu dan anak sulung masih hidup namun kondisi kesehatannya memburuk dan menjalani pemeriksaan kesehatan dan psikologis di RS Polri Kramat Jati.</content:encoded></item></channel></rss>
