<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Caleg Perindo: Butuh Regulasi yang Kuat untuk Memajukan Industri Dasar di Indonesia</title><description>Salah satunya yakni penguatan regulasi Industri dasar dan mempermudah pelaku industri baru
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/1/2911919/caleg-perindo-butuh-regulasi-yang-kuat-untuk-memajukan-industri-dasar-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/31/1/2911919/caleg-perindo-butuh-regulasi-yang-kuat-untuk-memajukan-industri-dasar-di-indonesia"/><item><title>Caleg Perindo: Butuh Regulasi yang Kuat untuk Memajukan Industri Dasar di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/1/2911919/caleg-perindo-butuh-regulasi-yang-kuat-untuk-memajukan-industri-dasar-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/31/1/2911919/caleg-perindo-butuh-regulasi-yang-kuat-untuk-memajukan-industri-dasar-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/1/2911919/caleg-perindo-butuh-regulasi-yang-kuat-untuk-memajukan-industri-dasar-di-indonesia-rJ5ziHKgFM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Caleg Perindo Redi Nusantara/Foto: Podcast Aksi Nyata Perindo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/1/2911919/caleg-perindo-butuh-regulasi-yang-kuat-untuk-memajukan-industri-dasar-di-indonesia-rJ5ziHKgFM.jpg</image><title>Caleg Perindo Redi Nusantara/Foto: Podcast Aksi Nyata Perindo</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2NS81L3g4cDdnMWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP Partai Perindo Redi Nusantara mengungkapkan sejumlah hal yang harus dilakukan pemerintah untuk memajukan sektor industri di Indonesia. Salah satunya yakni penguatan regulasi Industri dasar dan mempermudah pelaku industri baru.

&quot;Memang dibutukan suatu regulasi yang kuat untuk mendorong pembangunan industri dasar. Misalnya petrochemical. Itu kan industri dasar nanti turunannya banyak. Kaya kilang minyak. Satu kilang minyak kan bisa mengahasilkan pupuk, bisa menghazilkan bensin, solar, macem-macem. Nah itu yang kita butuhkan,&quot; kata Redi dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo #DariKamuUntukIndonesia, Selasa (31/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tuntut Pelaku Pencabulan Anak 12 Tahun Penjara, RPA Perindo Medan Apresiasi Jaksa Labuhan Deli

Selain regulasi, lanjut Redi, pemerintah juga harus mempermudah para pengusaha untuk memajukan bisnis, seperti tidak membebani hal-hal yang tidak penting.

&quot;Dan kita lihat potensi Indonesia ke depan yang sungguh luar biasa. Saya rasa perlu ikut berkontribusi mengubah ini lebih mudah diwujudkan untuk mencapai indonesia sejahtera,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RPA Perindo Medan Kawal hingga Tuntas Proses Hukum Pencabulan Anak oleh Pamannya

Karena itu, Redi yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah I itu terdorong untuk menjadi anggota dewan untuk membantu pemerintah dalam memajukan sektor industri agar lebih maju.

Dirinya yakin, jika para anggota dewan ke depan diisi oleh orang-orang baik dan paham mengenai industri, bukan tidak mungkin cita-cita Indonesia Emas 2045 akan mudah tercapai.

&quot;Kalau semua projek di indonesia dikunci dan pabrikan indonesia yang menjadi raja di negara sendiri, saya yakin engga ada pengangguran di Indonesia. Karena ada potensi industri yang tumbuh,&quot; pungkasnya.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2NS81L3g4cDdnMWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP Partai Perindo Redi Nusantara mengungkapkan sejumlah hal yang harus dilakukan pemerintah untuk memajukan sektor industri di Indonesia. Salah satunya yakni penguatan regulasi Industri dasar dan mempermudah pelaku industri baru.

&quot;Memang dibutukan suatu regulasi yang kuat untuk mendorong pembangunan industri dasar. Misalnya petrochemical. Itu kan industri dasar nanti turunannya banyak. Kaya kilang minyak. Satu kilang minyak kan bisa mengahasilkan pupuk, bisa menghazilkan bensin, solar, macem-macem. Nah itu yang kita butuhkan,&quot; kata Redi dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo #DariKamuUntukIndonesia, Selasa (31/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tuntut Pelaku Pencabulan Anak 12 Tahun Penjara, RPA Perindo Medan Apresiasi Jaksa Labuhan Deli

Selain regulasi, lanjut Redi, pemerintah juga harus mempermudah para pengusaha untuk memajukan bisnis, seperti tidak membebani hal-hal yang tidak penting.

&quot;Dan kita lihat potensi Indonesia ke depan yang sungguh luar biasa. Saya rasa perlu ikut berkontribusi mengubah ini lebih mudah diwujudkan untuk mencapai indonesia sejahtera,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RPA Perindo Medan Kawal hingga Tuntas Proses Hukum Pencabulan Anak oleh Pamannya

Karena itu, Redi yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah I itu terdorong untuk menjadi anggota dewan untuk membantu pemerintah dalam memajukan sektor industri agar lebih maju.

Dirinya yakin, jika para anggota dewan ke depan diisi oleh orang-orang baik dan paham mengenai industri, bukan tidak mungkin cita-cita Indonesia Emas 2045 akan mudah tercapai.

&quot;Kalau semua projek di indonesia dikunci dan pabrikan indonesia yang menjadi raja di negara sendiri, saya yakin engga ada pengangguran di Indonesia. Karena ada potensi industri yang tumbuh,&quot; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
