<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemlu RI: Tidak Ada Korban WNI Terdampak Badai Otis Meksiko</title><description>Tidak ada WNI yang menjadi korban akibat Badai Otis yang menerjang Meksiko.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/337/2911356/kemlu-ri-tidak-ada-korban-wni-terdampak-badai-otis-meksiko</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/31/337/2911356/kemlu-ri-tidak-ada-korban-wni-terdampak-badai-otis-meksiko"/><item><title>Kemlu RI: Tidak Ada Korban WNI Terdampak Badai Otis Meksiko</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/337/2911356/kemlu-ri-tidak-ada-korban-wni-terdampak-badai-otis-meksiko</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/31/337/2911356/kemlu-ri-tidak-ada-korban-wni-terdampak-badai-otis-meksiko</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 06:54 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/337/2911356/kemlu-ri-tidak-ada-korban-wni-terdampak-badai-otis-meksiko-80sav628oO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak Badai Otis yang menerjang Meksiko (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/337/2911356/kemlu-ri-tidak-ada-korban-wni-terdampak-badai-otis-meksiko-80sav628oO.jpg</image><title>Dampak Badai Otis yang menerjang Meksiko (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMi8xLzE3MjA3Ny81L3g4b3JwajA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan tidak adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam badai dahsyat Otis yang menghantam resor pantai Acapulco di Meksiko pekan ini. Berdasarkan data KBRI Mexico City, terdapat 310 WNI berada di Mexico.

&quot;Tidak ada WNI yang menjadi korban,&quot; kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha dalam keterangannya Selasa (31/10/2023).


BACA JUGA:
Badai Otis Terjang Meksiko, Jumlah Korban Tewas Telah Mencapai 39 Orang&amp;nbsp;


Dia mengatakan bahwa terdapat 2 WNI yang berdomisili di Guererro yang melaporkan bahwa tempat tinggal mereka mengalami kerusakan berupa atap bocor dan hotel tempat bekerja tidak beroperasi.

&quot;Sementara, satu-satunya WNI yang berdomisili di Michoacan tidak mengalami dampak apa pun,&quot; katanya.

Selain itu, Dia mengimbau kepada para WNI untuk menghubungi hotline KBRI Mexico City dapat l melalui nomor +5215562985506 jika terjadi keperluan emergency.


BACA JUGA:
Jokowi Makan Siang Bersama 3 Capres, Andika Perkasa : Memastikan Tak Ada Pecah Belah

Sebagai informasi, negara bagian Guerrero, terutama di Kota Acapulco dan sekitarnya dihantam Badai Otis pada Rabu 25 Oktober 2023, subuh, dengan kekuatan badai kategori 5 (kategori maksimum, kecepatan angin di atas 265 km/jam). Badai ini merupakan badai terkuat dalam sejarah yang pernah menghantam pesisir Pasifik di Meksiko.


BACA JUGA:
TPN Jelaskan Program Satu Sarjana Satu Keluarga Miskin Terinspirasi dari dari Hidup Ganjar


Sejak kamis, badai tersebut bergerak ke arah Michoacan dengan tingkat intensitas jauh melemah. Badai tersebut mengakibatkan hujan lebat dan memicu longsor, telah mengakibatkan setidaknya 43 korban jiwa dan 4 korban hilang.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMi8xLzE3MjA3Ny81L3g4b3JwajA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan tidak adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam badai dahsyat Otis yang menghantam resor pantai Acapulco di Meksiko pekan ini. Berdasarkan data KBRI Mexico City, terdapat 310 WNI berada di Mexico.

&quot;Tidak ada WNI yang menjadi korban,&quot; kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha dalam keterangannya Selasa (31/10/2023).


BACA JUGA:
Badai Otis Terjang Meksiko, Jumlah Korban Tewas Telah Mencapai 39 Orang&amp;nbsp;


Dia mengatakan bahwa terdapat 2 WNI yang berdomisili di Guererro yang melaporkan bahwa tempat tinggal mereka mengalami kerusakan berupa atap bocor dan hotel tempat bekerja tidak beroperasi.

&quot;Sementara, satu-satunya WNI yang berdomisili di Michoacan tidak mengalami dampak apa pun,&quot; katanya.

Selain itu, Dia mengimbau kepada para WNI untuk menghubungi hotline KBRI Mexico City dapat l melalui nomor +5215562985506 jika terjadi keperluan emergency.


BACA JUGA:
Jokowi Makan Siang Bersama 3 Capres, Andika Perkasa : Memastikan Tak Ada Pecah Belah

Sebagai informasi, negara bagian Guerrero, terutama di Kota Acapulco dan sekitarnya dihantam Badai Otis pada Rabu 25 Oktober 2023, subuh, dengan kekuatan badai kategori 5 (kategori maksimum, kecepatan angin di atas 265 km/jam). Badai ini merupakan badai terkuat dalam sejarah yang pernah menghantam pesisir Pasifik di Meksiko.


BACA JUGA:
TPN Jelaskan Program Satu Sarjana Satu Keluarga Miskin Terinspirasi dari dari Hidup Ganjar


Sejak kamis, badai tersebut bergerak ke arah Michoacan dengan tingkat intensitas jauh melemah. Badai tersebut mengakibatkan hujan lebat dan memicu longsor, telah mengakibatkan setidaknya 43 korban jiwa dan 4 korban hilang.</content:encoded></item></channel></rss>
