<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baliho Ganjar-Mahfud Dibongkar, PDIP Belum Dapat Klarifikasi dari Satpol PP Bali</title><description>PDIP hingga saat ini belum menerima penjelasan atau klarifikasi secara resmi dari Satpol PP Provinsi Bali.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/337/2911862/baliho-ganjar-mahfud-dibongkar-pdip-belum-dapat-klarifikasi-dari-satpol-pp-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/31/337/2911862/baliho-ganjar-mahfud-dibongkar-pdip-belum-dapat-klarifikasi-dari-satpol-pp-bali"/><item><title>Baliho Ganjar-Mahfud Dibongkar, PDIP Belum Dapat Klarifikasi dari Satpol PP Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/337/2911862/baliho-ganjar-mahfud-dibongkar-pdip-belum-dapat-klarifikasi-dari-satpol-pp-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/31/337/2911862/baliho-ganjar-mahfud-dibongkar-pdip-belum-dapat-klarifikasi-dari-satpol-pp-bali</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/337/2911862/baliho-ganjar-mahfud-dibongkar-pdip-belum-dapat-klarifikasi-dari-satpol-pp-bali-xxAqilfVZC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Baliho Ganjar-Mahfud dicopot jelang kedatangan Jokowi di Bali (Foto: Ketut Catur Kusumaningrat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/337/2911862/baliho-ganjar-mahfud-dibongkar-pdip-belum-dapat-klarifikasi-dari-satpol-pp-bali-xxAqilfVZC.jpg</image><title>Baliho Ganjar-Mahfud dicopot jelang kedatangan Jokowi di Bali (Foto: Ketut Catur Kusumaningrat)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2NS81L3g4cDdnMWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga saat ini belum menerima penjelasan atau klarifikasi secara resmi dari Satpol PP Provinsi Bali.

Klarifikasi yang dimaksud terkait peristiwa penurunan baliho Ganjar-Mahfud hingga bendera PDIP yang terpasang di sekitar lokasi kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Balai Desa Batu Bulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

&quot;Kami belum ada klarifikasi sampai hari ini, sampai detik ini saya live di iNewstv belum ada konfirmasi terkait dari Pol PP Provinsi Bali  untuk menurunkan ini,&quot; kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Gianyar, I Made Agus Mahayastra dalam siaran langsung di program iNews Sore, Selasa (31/10/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Bilang Petani Milenial Akan Banyak Lahir Jika Dibarengi Keseriusan Pendampingan


Agus mengaku tak tahu alasan penurunan atribut tersebut. Padahal, kata dia, seluruh baliho dan atribut partai dipasang dengan sangat rapi dan tidak menganggu aktivitas kunjungan kerja Presiden Jokowi.

&quot;Dan kalau pun terganggu mestinya di sampingnya kan ada baliho Demokrat, kenapa nggak dicabut?&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Momen Makan Malam Bareng, Ganjar Disuguhi Lele hingga Tempe Produksi Tani Warga Purbalingga


Dia mengaku hanya mendapat kabar dari kepala desa setempat yang meneruskan pesan dari Satpol PP dan Paspampres bahwasanya berjanji akan memasang kembali seluruh atribut dan baliho setelah kegiatan Presiden Jokowi selesai.



&quot;Namun, sampai saat ini kepala desa menunggu daripada yang disampaikan. Ndak ada itikad baik untuk memasang kembali, untuk memasang baliho-baliho, bendera-bendera itu pada tempatnya secara tertata rapi dan jangan menganggu lalu lintas di sana,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2NS81L3g4cDdnMWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga saat ini belum menerima penjelasan atau klarifikasi secara resmi dari Satpol PP Provinsi Bali.

Klarifikasi yang dimaksud terkait peristiwa penurunan baliho Ganjar-Mahfud hingga bendera PDIP yang terpasang di sekitar lokasi kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Balai Desa Batu Bulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

&quot;Kami belum ada klarifikasi sampai hari ini, sampai detik ini saya live di iNewstv belum ada konfirmasi terkait dari Pol PP Provinsi Bali  untuk menurunkan ini,&quot; kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Gianyar, I Made Agus Mahayastra dalam siaran langsung di program iNews Sore, Selasa (31/10/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Bilang Petani Milenial Akan Banyak Lahir Jika Dibarengi Keseriusan Pendampingan


Agus mengaku tak tahu alasan penurunan atribut tersebut. Padahal, kata dia, seluruh baliho dan atribut partai dipasang dengan sangat rapi dan tidak menganggu aktivitas kunjungan kerja Presiden Jokowi.

&quot;Dan kalau pun terganggu mestinya di sampingnya kan ada baliho Demokrat, kenapa nggak dicabut?&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Momen Makan Malam Bareng, Ganjar Disuguhi Lele hingga Tempe Produksi Tani Warga Purbalingga


Dia mengaku hanya mendapat kabar dari kepala desa setempat yang meneruskan pesan dari Satpol PP dan Paspampres bahwasanya berjanji akan memasang kembali seluruh atribut dan baliho setelah kegiatan Presiden Jokowi selesai.



&quot;Namun, sampai saat ini kepala desa menunggu daripada yang disampaikan. Ndak ada itikad baik untuk memasang kembali, untuk memasang baliho-baliho, bendera-bendera itu pada tempatnya secara tertata rapi dan jangan menganggu lalu lintas di sana,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
