<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua RT Ungkap Korban Penembakan Sosok yang Aktif di Lingkungan</title><description>Dia mengungkap bahwa penghuni itu merupakan orang yang bermasyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/338/2911321/ketua-rt-ungkap-korban-penembakan-sosok-yang-aktif-di-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/31/338/2911321/ketua-rt-ungkap-korban-penembakan-sosok-yang-aktif-di-lingkungan"/><item><title>Ketua RT Ungkap Korban Penembakan Sosok yang Aktif di Lingkungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/338/2911321/ketua-rt-ungkap-korban-penembakan-sosok-yang-aktif-di-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/31/338/2911321/ketua-rt-ungkap-korban-penembakan-sosok-yang-aktif-di-lingkungan</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 03:30 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/338/2911321/ketua-rt-ungkap-korban-penembakan-sosok-yang-aktif-di-lingkungan-MTh1xXsPFW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/338/2911321/ketua-rt-ungkap-korban-penembakan-sosok-yang-aktif-di-lingkungan-MTh1xXsPFW.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk4MC81L3g4cDdvNnA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pria asal Jakarta Barat (Jakbar), GR (44) tewas ditembak di Jalan Melati 3, Medan Satria, Kota Bekasi. GR diduga berselisih paham dengan salah penghuni kontrakan Jalan Melati 3.
Ketua RT 03, Mahfud mengungkap bahwa penghuni kontrakan itu telah tinggal di wilayahnya selama 7 tahun. Dia mengungkap bahwa penghuni itu merupakan orang yang bermasyarakat.
&quot;Sehari-hari kerja serabutan, rajin orangnya. Aktif kepada lingkungan, selalu membaur, baik di mata masyarakat,&quot; ucap Mahfud saat ditemui di rumahnya, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA:
Kode Cheat GTA Daftar Lengkap PS2, PS3, PC dan Android&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Saat kejadian, Mahfud mengaku sedang berada di luar rumah. Dirinya baru tahu peristiwa itu saat pihak kepolisian memberi kabar kalau terjadi penembakan di wilayahnya.
&quot;Ya kaget lah saya kan kebetulan habis kondangan kemudian ada kejadian di wilayah saya, informasi pukul 20.00 WIB, kejadian itu katanya habis magrib,&quot; katanya.
Ia mengaku, setelah polisi mendatangi tempat kejadian perkara, penghuni kontrakan itu tidak berada di lokasi. &quot;Saat itu, setelah kejadian sudah tidak ada di tempat,&quot; sambungnya Mahfud.

BACA JUGA:
Gempa M4,5 Guncang Melonguane Sulut

Sementara untuk terduga pelaku, Kapolsek Medan Satria, Kompol Nur Aqsha, mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Pihaknya mengamankan barang bukti dari dalam kontrakan tersebut.&quot;Jadi kalau yang ditemukan kemarin di kontrakan terduga pelaku itu memang ya yang di foto yang bisa dilihat. Ada sajamnya ada mungkin senapan angin segala macam itu ya,&quot; kata Aqsha.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa M3,5 Guncang Sofifi Maluku Utara

Berdasarkan foto yang diterima, terlihat tiga pucuk senjata laras panjang, senjata tajam dan busur panas beserta anak panahnya diamankan polisi. Namun Aqsha belum bisa memastikan terkait laras panjang apakah senjata api atau senapan angin, sebab kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa M3,4 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

&quot;Untuk pastinya (senapan angin atau senjata api) di polres yang menangani, kita hanya bantu mengamankan doang tuh, untuk kepastian kita masih menunggu juga updatenya dari polres gitu,&quot; sambungnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk4MC81L3g4cDdvNnA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pria asal Jakarta Barat (Jakbar), GR (44) tewas ditembak di Jalan Melati 3, Medan Satria, Kota Bekasi. GR diduga berselisih paham dengan salah penghuni kontrakan Jalan Melati 3.
Ketua RT 03, Mahfud mengungkap bahwa penghuni kontrakan itu telah tinggal di wilayahnya selama 7 tahun. Dia mengungkap bahwa penghuni itu merupakan orang yang bermasyarakat.
&quot;Sehari-hari kerja serabutan, rajin orangnya. Aktif kepada lingkungan, selalu membaur, baik di mata masyarakat,&quot; ucap Mahfud saat ditemui di rumahnya, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA:
Kode Cheat GTA Daftar Lengkap PS2, PS3, PC dan Android&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Saat kejadian, Mahfud mengaku sedang berada di luar rumah. Dirinya baru tahu peristiwa itu saat pihak kepolisian memberi kabar kalau terjadi penembakan di wilayahnya.
&quot;Ya kaget lah saya kan kebetulan habis kondangan kemudian ada kejadian di wilayah saya, informasi pukul 20.00 WIB, kejadian itu katanya habis magrib,&quot; katanya.
Ia mengaku, setelah polisi mendatangi tempat kejadian perkara, penghuni kontrakan itu tidak berada di lokasi. &quot;Saat itu, setelah kejadian sudah tidak ada di tempat,&quot; sambungnya Mahfud.

BACA JUGA:
Gempa M4,5 Guncang Melonguane Sulut

Sementara untuk terduga pelaku, Kapolsek Medan Satria, Kompol Nur Aqsha, mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Pihaknya mengamankan barang bukti dari dalam kontrakan tersebut.&quot;Jadi kalau yang ditemukan kemarin di kontrakan terduga pelaku itu memang ya yang di foto yang bisa dilihat. Ada sajamnya ada mungkin senapan angin segala macam itu ya,&quot; kata Aqsha.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa M3,5 Guncang Sofifi Maluku Utara

Berdasarkan foto yang diterima, terlihat tiga pucuk senjata laras panjang, senjata tajam dan busur panas beserta anak panahnya diamankan polisi. Namun Aqsha belum bisa memastikan terkait laras panjang apakah senjata api atau senapan angin, sebab kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa M3,4 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

&quot;Untuk pastinya (senapan angin atau senjata api) di polres yang menangani, kita hanya bantu mengamankan doang tuh, untuk kepastian kita masih menunggu juga updatenya dari polres gitu,&quot; sambungnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
