<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melawan hingga Ancam Polisi Pakai Pisau, 1 Berandal Ditembak Kakinya</title><description>Seorang pria berandalan berinisial RT alias Renaldo (29) tumbang ditembak kakinya saat hendak melarikan diri ketika ditangkap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/340/2911576/melawan-hingga-ancam-polisi-pakai-pisau-1-berandal-ditembak-kakinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/31/340/2911576/melawan-hingga-ancam-polisi-pakai-pisau-1-berandal-ditembak-kakinya"/><item><title>Melawan hingga Ancam Polisi Pakai Pisau, 1 Berandal Ditembak Kakinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/340/2911576/melawan-hingga-ancam-polisi-pakai-pisau-1-berandal-ditembak-kakinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/31/340/2911576/melawan-hingga-ancam-polisi-pakai-pisau-1-berandal-ditembak-kakinya</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/340/2911576/melawan-hingga-ancam-polisi-pakai-pisau-1-berandal-ditembak-kakinya-QXJtxmDDHN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Berandalan di Manado ditembak kakinya oleh polisi (Foto: MPI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/340/2911576/melawan-hingga-ancam-polisi-pakai-pisau-1-berandal-ditembak-kakinya-QXJtxmDDHN.jpg</image><title>Berandalan di Manado ditembak kakinya oleh polisi (Foto: MPI) </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8xLzE3MjYzNy81L3g4cDFnNXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

MANADO - Seorang pria berandalan berinisial RT alias Renaldo (29) tumbang ditembak kakinya saat hendak melarikan diri ketika ditangkap oleh Tim Resmob Polda Sulut. RT ditangkap karena melakukan pengancaman dengan pisau badik kepada seorang anggota Polri.

Selain RT, JNS alias Jonatan (18), dan ACP alias Andre, (19) Warga Kecamatan Paal Dua ikut ditangkap.


BACA JUGA:
Kebakaran Warung Makan di Tanah Abang, Diduga Akibat Pipa Kompor Gas Bocor


Katim Resmob Polda Sulut Ipda Lega Ikhwan Herbayu peristiwa pengancaman terjadi pada hari Minggu 29 Oktober 2023, sekira pukul 23.00 Wita, di cafe depan Kodim 1309/Manado.

Saat itu para pelaku berbuat sesuatu yang melanggar ketertiban umum. Anggota Polri yang bertugas di Polresta Manado itu kemudian menegur tindakan mereka yang sudah mengganggu di sekitar lokasi kejadian.

&quot;Namun bukannya didengar, salah seorang pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis pisau badik yang diacungkan ke anggota Polri tersebut dengan bukti jika para pelaku merasa tidak takut,&quot; kata Ipda Lega Ikhwan Herbayu, Selasa (31/10/2023).


BACA JUGA:
 Resahkan Warga, Belasan Preman di Garut Ditangkap Polisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Usai melakukan tindakan tersebut, para pelaku kemudian melarikan diri, sementara anggota Polri yang diancam kemudian membuat laporan polisi dengan nomor STTLP/B/576/X/2023/SPKT/POLDA SULUT.

Tim Resmob Polda Sulut kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mendapat Informasi dari masyarakat bahwa pelaku pengancaman berada di Desa Tataaran, Kabupaten Minahasa.Kemudian Tim Resmob bergerak menuju lokasi dan langsung meringkus pelaku.  Dari hasil interogasi di lapangan para pelaku mengakui perbuatan pengancaman yang dilakukan terhadap korban menggunakan pisau, dengan cara menodongkan senjata tajam kepada anggota


BACA JUGA:
Kakek 87 Tahun Ditipu Oknum Ngakunya Nakes, Iming-imingi Korbannya Dapat Televisi


&quot;Selain ketiga pelaku, ikut diamankan juga dua orang perempuan. Mereka sering dijual oleh kedua pelaku lewat aplikasi MiChat. Ketiga pelaku ini mengaku benar telah menjual dua korban yang masih di bawah umur,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8xLzE3MjYzNy81L3g4cDFnNXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

MANADO - Seorang pria berandalan berinisial RT alias Renaldo (29) tumbang ditembak kakinya saat hendak melarikan diri ketika ditangkap oleh Tim Resmob Polda Sulut. RT ditangkap karena melakukan pengancaman dengan pisau badik kepada seorang anggota Polri.

Selain RT, JNS alias Jonatan (18), dan ACP alias Andre, (19) Warga Kecamatan Paal Dua ikut ditangkap.


BACA JUGA:
Kebakaran Warung Makan di Tanah Abang, Diduga Akibat Pipa Kompor Gas Bocor


Katim Resmob Polda Sulut Ipda Lega Ikhwan Herbayu peristiwa pengancaman terjadi pada hari Minggu 29 Oktober 2023, sekira pukul 23.00 Wita, di cafe depan Kodim 1309/Manado.

Saat itu para pelaku berbuat sesuatu yang melanggar ketertiban umum. Anggota Polri yang bertugas di Polresta Manado itu kemudian menegur tindakan mereka yang sudah mengganggu di sekitar lokasi kejadian.

&quot;Namun bukannya didengar, salah seorang pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis pisau badik yang diacungkan ke anggota Polri tersebut dengan bukti jika para pelaku merasa tidak takut,&quot; kata Ipda Lega Ikhwan Herbayu, Selasa (31/10/2023).


BACA JUGA:
 Resahkan Warga, Belasan Preman di Garut Ditangkap Polisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Usai melakukan tindakan tersebut, para pelaku kemudian melarikan diri, sementara anggota Polri yang diancam kemudian membuat laporan polisi dengan nomor STTLP/B/576/X/2023/SPKT/POLDA SULUT.

Tim Resmob Polda Sulut kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mendapat Informasi dari masyarakat bahwa pelaku pengancaman berada di Desa Tataaran, Kabupaten Minahasa.Kemudian Tim Resmob bergerak menuju lokasi dan langsung meringkus pelaku.  Dari hasil interogasi di lapangan para pelaku mengakui perbuatan pengancaman yang dilakukan terhadap korban menggunakan pisau, dengan cara menodongkan senjata tajam kepada anggota


BACA JUGA:
Kakek 87 Tahun Ditipu Oknum Ngakunya Nakes, Iming-imingi Korbannya Dapat Televisi


&quot;Selain ketiga pelaku, ikut diamankan juga dua orang perempuan. Mereka sering dijual oleh kedua pelaku lewat aplikasi MiChat. Ketiga pelaku ini mengaku benar telah menjual dua korban yang masih di bawah umur,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
