<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Selingkuh Berujung Maut, Keluarga Duga Korban Tewas karena Dibacok Ramai-Ramai</title><description>Dalam video tersebut, nampak sekelompok orang, sedang ramai - ramai membacok korban hingga tewas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/519/2911474/kasus-selingkuh-berujung-maut-keluarga-duga-korban-tewas-karena-dibacok-ramai-ramai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/31/519/2911474/kasus-selingkuh-berujung-maut-keluarga-duga-korban-tewas-karena-dibacok-ramai-ramai"/><item><title>Kasus Selingkuh Berujung Maut, Keluarga Duga Korban Tewas karena Dibacok Ramai-Ramai</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/31/519/2911474/kasus-selingkuh-berujung-maut-keluarga-duga-korban-tewas-karena-dibacok-ramai-ramai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/31/519/2911474/kasus-selingkuh-berujung-maut-keluarga-duga-korban-tewas-karena-dibacok-ramai-ramai</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Priyanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/519/2911474/kasus-selingkuh-berujung-maut-keluarga-duga-korban-tewas-karena-dibacok-ramai-ramai-XfIjoZzjGS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/519/2911474/kasus-selingkuh-berujung-maut-keluarga-duga-korban-tewas-karena-dibacok-ramai-ramai-XfIjoZzjGS.jpg</image><title>Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>PAMEKASAN - Sejumlah orang, yang masih keluarga korban pembunuhan, mendatangi Polres Pamekasan, pada Selasa siang, untuk menanyakan pelaku lain yang ternyata ada dan belum ditangkap.
Bukan tanpa alasan keluarga korban pembunuhan ini, mendatangi polres pamekasan. Karena dalam perkembangannya, ada video amatir warga, yang berdurasi 3 detik, dan menyebar di media sosial.
Dalam video tersebut, nampak sekelompok orang, sedang ramai - ramai membacok korban hingga tewas.

BACA JUGA:
Pria di Pamekasan Hujani Pasangan Mesum Istrinya dengan Bacokan hingga Tewas

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, seorang warga Desa Batu Beih Kecamatan Sokobenah Sampang tewas akibat dibacok oleh warga Desa Pangereman Kecamatan Batu Mar Mar Pamekasan, karena diduga berselingkuh dengan menantunya.
Menurut pengacara korban, dari LBPH NU Sampang, Lukman Hakim, bahwa dalam perkembangannya, berdasar video amatir yang tersebar di warga, nampak korban dianiaya dan dibacok oleh beberapa orang.&quot;Untuk itu kami dan keluarga korban mendatangi Polres Pamekasan untuk menanyakan pelaku lain dalam kasus tersebut, dan alhamdulillah Polres Pamekasan sudah mengantongi pelaku lain dari peristiwa tersebut,&quot; katanya.
Dalam video yang berdurasi sangat pendek tersebut, nampak sekelompok orang sedang menganiaya, seorang pria di lapangan terbuka, hingga mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya dan akhirnya meninggal dunia.</description><content:encoded>PAMEKASAN - Sejumlah orang, yang masih keluarga korban pembunuhan, mendatangi Polres Pamekasan, pada Selasa siang, untuk menanyakan pelaku lain yang ternyata ada dan belum ditangkap.
Bukan tanpa alasan keluarga korban pembunuhan ini, mendatangi polres pamekasan. Karena dalam perkembangannya, ada video amatir warga, yang berdurasi 3 detik, dan menyebar di media sosial.
Dalam video tersebut, nampak sekelompok orang, sedang ramai - ramai membacok korban hingga tewas.

BACA JUGA:
Pria di Pamekasan Hujani Pasangan Mesum Istrinya dengan Bacokan hingga Tewas

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, seorang warga Desa Batu Beih Kecamatan Sokobenah Sampang tewas akibat dibacok oleh warga Desa Pangereman Kecamatan Batu Mar Mar Pamekasan, karena diduga berselingkuh dengan menantunya.
Menurut pengacara korban, dari LBPH NU Sampang, Lukman Hakim, bahwa dalam perkembangannya, berdasar video amatir yang tersebar di warga, nampak korban dianiaya dan dibacok oleh beberapa orang.&quot;Untuk itu kami dan keluarga korban mendatangi Polres Pamekasan untuk menanyakan pelaku lain dalam kasus tersebut, dan alhamdulillah Polres Pamekasan sudah mengantongi pelaku lain dari peristiwa tersebut,&quot; katanya.
Dalam video yang berdurasi sangat pendek tersebut, nampak sekelompok orang sedang menganiaya, seorang pria di lapangan terbuka, hingga mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya dan akhirnya meninggal dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
