<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bacaleg Perindo: Sektor Maritim Harus Jadi Perhatian Pemimpin Indonesia ke Depan   </title><description>Hal tersebut sangat bisa dicapai mengingat letak geografis Indonesia yang sangat strategis</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/1/2912553/bacaleg-perindo-sektor-maritim-harus-jadi-perhatian-pemimpin-indonesia-ke-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/01/1/2912553/bacaleg-perindo-sektor-maritim-harus-jadi-perhatian-pemimpin-indonesia-ke-depan"/><item><title>Bacaleg Perindo: Sektor Maritim Harus Jadi Perhatian Pemimpin Indonesia ke Depan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/1/2912553/bacaleg-perindo-sektor-maritim-harus-jadi-perhatian-pemimpin-indonesia-ke-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/01/1/2912553/bacaleg-perindo-sektor-maritim-harus-jadi-perhatian-pemimpin-indonesia-ke-depan</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/1/2912553/bacaleg-perindo-sektor-maritim-harus-jadi-perhatian-pemimpin-indonesia-ke-depan-jMLyQfr9ho.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bacaleg Perindo, Laksamana Madya TNI (Purn) Desi Albert Mamahit. (Foto: Podcast Perindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/1/2912553/bacaleg-perindo-sektor-maritim-harus-jadi-perhatian-pemimpin-indonesia-ke-depan-jMLyQfr9ho.jpg</image><title>Bacaleg Perindo, Laksamana Madya TNI (Purn) Desi Albert Mamahit. (Foto: Podcast Perindo)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk1Ni81L3g4cDdidWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bacaleg DPR RI Dapil DKI Jakarta III Partai Perindo, Laksamana Madya TNI (Purn) Dr. Desi Albert Mamahit menyatakan bahwa sektor maritim harus menjadi perhatian oleh calon pemimpin Indonesia ke depan. Hal tersebut demi mewujudkan visi Indonesia yang menjadi poros maritim dunia sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No 16 tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia.

&quot;Di situ secara tegas menyatakan Indonesia harus menjadi poros maritim dunia, ini visi Indonesia untuk menjadi negara maritim yang berdaulat, kuat, maju, dan mandiri dan berkontrubusi positif kepada pertahanan dan keamanan dan perdamaian dunia dan kawasan sesuai kepentingan Indonesia,&quot; kata Desi Albert Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Rabu (1/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perindo Gelar Bazar Sembako di Tangerang, Beras dan Ayam Jadi Rebutan

Desi Albert mengatakan bahwa hal tersebut sangat bisa dicapai mengingat letak geografis Indonesia yang sangat strategis di antara dua benua. Apalagi 2/3 wilayah Indonesia merupakan perairan. Ini menjadi peluang bagi Indonesia dalam memanfaatkan potensi kelautan yang dimiliki.

&quot;Banyak perhitungan dari peneliti dari LIPI Kementerian Kemaritiman juga dikatakan kurang lebih per tahunnya potensi kelautan Indonesia Rp2.000 triliun,&quot; ucap dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Senam Bersama Perindo, Warga Senang Ada Kegiatan Olahraga di Batuceper

Karena itu, kata Desi Albert, hal ini bisa menjadi peluang bagi para generasi milenial dan generasi Z untuk ikut berkontribusi mengembangkan sektor maritim di Indonesia.

&quot;Karena di situ ada perikanan, budidaya dan tangkap, belum lagi transportasi lautnya, dan industri jasa maritim. Belum lagi tambang-tambang di laut, minyak dan gas dan lain-lain, jadi pokoknya kaya banget,&quot; ucap dia.Terlebih saat ini, pemerintah Indonesia sudah relatif peduli dalam meningkatkan keamanan dan pertahanan maritim di Indonesia.



&quot;Jadi sekarang relatif aman lah. Dan sekarang pekerjaan rumah kita bagaimana menggarap potensi lautnya,&quot; pungkasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk1Ni81L3g4cDdidWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bacaleg DPR RI Dapil DKI Jakarta III Partai Perindo, Laksamana Madya TNI (Purn) Dr. Desi Albert Mamahit menyatakan bahwa sektor maritim harus menjadi perhatian oleh calon pemimpin Indonesia ke depan. Hal tersebut demi mewujudkan visi Indonesia yang menjadi poros maritim dunia sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No 16 tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia.

&quot;Di situ secara tegas menyatakan Indonesia harus menjadi poros maritim dunia, ini visi Indonesia untuk menjadi negara maritim yang berdaulat, kuat, maju, dan mandiri dan berkontrubusi positif kepada pertahanan dan keamanan dan perdamaian dunia dan kawasan sesuai kepentingan Indonesia,&quot; kata Desi Albert Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Rabu (1/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perindo Gelar Bazar Sembako di Tangerang, Beras dan Ayam Jadi Rebutan

Desi Albert mengatakan bahwa hal tersebut sangat bisa dicapai mengingat letak geografis Indonesia yang sangat strategis di antara dua benua. Apalagi 2/3 wilayah Indonesia merupakan perairan. Ini menjadi peluang bagi Indonesia dalam memanfaatkan potensi kelautan yang dimiliki.

&quot;Banyak perhitungan dari peneliti dari LIPI Kementerian Kemaritiman juga dikatakan kurang lebih per tahunnya potensi kelautan Indonesia Rp2.000 triliun,&quot; ucap dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Senam Bersama Perindo, Warga Senang Ada Kegiatan Olahraga di Batuceper

Karena itu, kata Desi Albert, hal ini bisa menjadi peluang bagi para generasi milenial dan generasi Z untuk ikut berkontribusi mengembangkan sektor maritim di Indonesia.

&quot;Karena di situ ada perikanan, budidaya dan tangkap, belum lagi transportasi lautnya, dan industri jasa maritim. Belum lagi tambang-tambang di laut, minyak dan gas dan lain-lain, jadi pokoknya kaya banget,&quot; ucap dia.Terlebih saat ini, pemerintah Indonesia sudah relatif peduli dalam meningkatkan keamanan dan pertahanan maritim di Indonesia.



&quot;Jadi sekarang relatif aman lah. Dan sekarang pekerjaan rumah kita bagaimana menggarap potensi lautnya,&quot; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
