<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bolivia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel karena Kejahatan Kemanusiaan Terhadap Palestina</title><description>ABI menegaskan Bolivia juga bersiap mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/18/2912350/bolivia-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-israel-karena-kejahatan-kemanusiaan-terhadap-palestina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/01/18/2912350/bolivia-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-israel-karena-kejahatan-kemanusiaan-terhadap-palestina"/><item><title>Bolivia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel karena Kejahatan Kemanusiaan Terhadap Palestina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/18/2912350/bolivia-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-israel-karena-kejahatan-kemanusiaan-terhadap-palestina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/01/18/2912350/bolivia-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-israel-karena-kejahatan-kemanusiaan-terhadap-palestina</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/18/2912350/bolivia-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-israel-karena-kejahatan-kemanusiaan-terhadap-palestina-FtHyzr9gQN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bolivia putuskan hubungan diplomatik dengan Israel karena kejahatan kemanusiaan terhadap Palestina (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/18/2912350/bolivia-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-israel-karena-kejahatan-kemanusiaan-terhadap-palestina-FtHyzr9gQN.jpg</image><title>Bolivia putuskan hubungan diplomatik dengan Israel karena kejahatan kemanusiaan terhadap Palestina (Foto: Reuters)</title></images><description>BOLIVIA &amp;ndash; Bolivia memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, dengan alasan &amp;ldquo;kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina&amp;rdquo; setelah perang Israel dengan Hamas.
Badan Informasi Bolivia (ABI) mengatakan keputusan tersebut diambil pada Selasa (31/10/2023), dan diumumkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Freddy Mamani dan Mar&amp;iacute;a Nela Prada, yang menjabat sebagai Menteri Kepresidenan Bolivia dan Menteri Luar Negeri sementara. Pengumuman tersebut disampaikan satu hari setelah Presiden Bolivia Luis Arce bertemu dengan Duta Besar Palestina untuk Bolivia Mahmoud Elalwani.


BACA JUGA:
Dubes Palestina untuk PBB Sebut Serangan Israel Terhadap Kamp Pengungsi Gaza Adalah Kejahatan Perang

ABI menegaskan Bolivia juga bersiap mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Diego Pary, perwakilan Bolivia untuk PBB, menegaskan kembali pendirian negaranya pada pertemuan darurat Majelis Umum PBB pada Selasa (31/10/2023), dengan mengatakan bahwa mereka &amp;ldquo;berpihak pada hak-hak rakyat Palestina.&amp;rdquo;


BACA JUGA:
Sekjen PBB Tegaskan Bantuan yang Masuk ke Gaza Sangat Tidak Memadai&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Akibatnya rakyat dan pemerintah Bolivia telah mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan diplomatik mulai hari ini dengan negara Israel karena kami menganggapnya sebagai negara yang tidak menghormati kehidupan masyarakat, hukum internasional atau hukum kemanusiaan internasional, &quot; terangnya.
CNN menghubungi perwakilan diplomatik Israel di Bolivia untuk memberikan komentar, namun belum menerima tanggapan.

Seperti diketahui, serangan udara Israel menyerang kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara. Pihak berwenang Palestina di Gaza mengatakan lebih dari 50 orang tewas dan 150 lainnya terluka.

&amp;ldquo;Lebih dari 50 orang tewas,&amp;rdquo; terang Dr Atef al-Kahlout, Direktur Rumah Sakit Indonesia, mengatakan kepada Al Jazeera. Ia mengatakan, pihak rumah sakit belum bisa menyebutkan jumlah total korban jiwa karena masih menghitung jumlah korban.



Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan lebih dari 50 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam pemboman Israel.



&amp;ldquo;Lebih dari 50 orang tewas dan sekitar 150 orang terluka dan puluhan lainnya tertimbun reruntuhan, dalam pembantaian keji Israel yang menargetkan sebagian besar rumah di kamp Jabalia di Jalur Gaza utara,&amp;rdquo; kata pernyataan Kementerian Kesehatan.



</description><content:encoded>BOLIVIA &amp;ndash; Bolivia memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, dengan alasan &amp;ldquo;kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina&amp;rdquo; setelah perang Israel dengan Hamas.
Badan Informasi Bolivia (ABI) mengatakan keputusan tersebut diambil pada Selasa (31/10/2023), dan diumumkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Freddy Mamani dan Mar&amp;iacute;a Nela Prada, yang menjabat sebagai Menteri Kepresidenan Bolivia dan Menteri Luar Negeri sementara. Pengumuman tersebut disampaikan satu hari setelah Presiden Bolivia Luis Arce bertemu dengan Duta Besar Palestina untuk Bolivia Mahmoud Elalwani.


BACA JUGA:
Dubes Palestina untuk PBB Sebut Serangan Israel Terhadap Kamp Pengungsi Gaza Adalah Kejahatan Perang

ABI menegaskan Bolivia juga bersiap mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Diego Pary, perwakilan Bolivia untuk PBB, menegaskan kembali pendirian negaranya pada pertemuan darurat Majelis Umum PBB pada Selasa (31/10/2023), dengan mengatakan bahwa mereka &amp;ldquo;berpihak pada hak-hak rakyat Palestina.&amp;rdquo;


BACA JUGA:
Sekjen PBB Tegaskan Bantuan yang Masuk ke Gaza Sangat Tidak Memadai&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Akibatnya rakyat dan pemerintah Bolivia telah mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan diplomatik mulai hari ini dengan negara Israel karena kami menganggapnya sebagai negara yang tidak menghormati kehidupan masyarakat, hukum internasional atau hukum kemanusiaan internasional, &quot; terangnya.
CNN menghubungi perwakilan diplomatik Israel di Bolivia untuk memberikan komentar, namun belum menerima tanggapan.

Seperti diketahui, serangan udara Israel menyerang kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara. Pihak berwenang Palestina di Gaza mengatakan lebih dari 50 orang tewas dan 150 lainnya terluka.

&amp;ldquo;Lebih dari 50 orang tewas,&amp;rdquo; terang Dr Atef al-Kahlout, Direktur Rumah Sakit Indonesia, mengatakan kepada Al Jazeera. Ia mengatakan, pihak rumah sakit belum bisa menyebutkan jumlah total korban jiwa karena masih menghitung jumlah korban.



Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan lebih dari 50 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam pemboman Israel.



&amp;ldquo;Lebih dari 50 orang tewas dan sekitar 150 orang terluka dan puluhan lainnya tertimbun reruntuhan, dalam pembantaian keji Israel yang menargetkan sebagian besar rumah di kamp Jabalia di Jalur Gaza utara,&amp;rdquo; kata pernyataan Kementerian Kesehatan.



</content:encoded></item></channel></rss>
