<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>12 Tahun Jadi Hakim MK, Arief Hidayat Sedih Ada Sebutan Mahkamah Keluarga</title><description>&quot;Kalau sampai ada komentar kaya begitu, saya sedih dan saya mengatakan enggak, enggak. MK ya Mahkamah Konstitusi,&quot; kata Arief Hidayat</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912026/12-tahun-jadi-hakim-mk-arief-hidayat-sedih-ada-sebutan-mahkamah-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912026/12-tahun-jadi-hakim-mk-arief-hidayat-sedih-ada-sebutan-mahkamah-keluarga"/><item><title>12 Tahun Jadi Hakim MK, Arief Hidayat Sedih Ada Sebutan Mahkamah Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912026/12-tahun-jadi-hakim-mk-arief-hidayat-sedih-ada-sebutan-mahkamah-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912026/12-tahun-jadi-hakim-mk-arief-hidayat-sedih-ada-sebutan-mahkamah-keluarga</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 01:21 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/337/2912026/12-tahun-jadi-hakim-mk-arief-hidayat-sedih-ada-sebutan-mahkamah-keluarga-AJAROQRRSP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hakim Konstitusi Arief Hidayat (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/337/2912026/12-tahun-jadi-hakim-mk-arief-hidayat-sedih-ada-sebutan-mahkamah-keluarga-AJAROQRRSP.jpg</image><title>Hakim Konstitusi Arief Hidayat (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAzNS81L3g4cDhqdTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hakim Konstitusi Arief Hidayat mengaku sedih dengan diplesetkannya Mahmahkah Konstitusi (MK) menjadi Mahkamah Keluarga. Hal itu utamanya usai MK memutus perkara berkaitan dengan batas usia minimal capres dan cawapres.
&quot;Kalau sampai ada komentar kaya begitu, saya sedih dan saya mengatakan enggak, enggak. MK ya Mahkamah Konstitusi,&quot; kata Arief Hidayat kepada wartawan, Selasa (31/10/2023).
&quot;Kalau pun ada yang menganggap begitu saya sedih sekali. Pengalaman saya sebagai hakim Mahkamah Konstitusi sudah 12 tahun, kalau ada komentar begitu saya sedih, ngeri lah kalau bagi saya,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Jokowi Usulkan Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI, Begini Pertimbangannya

Arief berharap agar narasi Mahkamah Keluarga untuk dihentikan dalam menjaga Mahkamah Konstitusi. Apalagi menurutnya, MK juga memiliki peran besar dalam perkara-perkara yang lebih besar.

BACA JUGA:
Bahas Percepatan SDM Unggul Umat Islam, Waketum DMI Bertemu Sekjen Liga Muslim Dunia

&quot;Dibutuhkan kepercayaan publik, oleh karena itu saya mohon teman-teman bisa menjaga bersama-sama MK. Jadi ada berita negatif atau sampai mengatakan itu mahkamah keluarga yang jangan sampai disebarluaskan,&quot; ungkapnya.Demi menjaga marwah MK ia pun mengaku akan menunggu putusan dari Majelis Kehormatan Mahkaman Konstitusi (MKMK). Ia pun berharap agar putusan ini sebagai upaya memulihkan nama baik MK.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi: Kenaikan Panas Bumi jika Dibiarkan Akibatkan 210 Juta Orang Kekurangan Air

&quot;Bagaimana pun putusan MKMK harus kita patuhi dan itu saya kira mereka bertiga adalah orang yang punya kredibelitas, punya integritas, saya kira akan sangat sebaik-baiknya dalam upaya memulihkan marwah Mahkamah Konstitusi,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAzNS81L3g4cDhqdTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hakim Konstitusi Arief Hidayat mengaku sedih dengan diplesetkannya Mahmahkah Konstitusi (MK) menjadi Mahkamah Keluarga. Hal itu utamanya usai MK memutus perkara berkaitan dengan batas usia minimal capres dan cawapres.
&quot;Kalau sampai ada komentar kaya begitu, saya sedih dan saya mengatakan enggak, enggak. MK ya Mahkamah Konstitusi,&quot; kata Arief Hidayat kepada wartawan, Selasa (31/10/2023).
&quot;Kalau pun ada yang menganggap begitu saya sedih sekali. Pengalaman saya sebagai hakim Mahkamah Konstitusi sudah 12 tahun, kalau ada komentar begitu saya sedih, ngeri lah kalau bagi saya,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Jokowi Usulkan Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI, Begini Pertimbangannya

Arief berharap agar narasi Mahkamah Keluarga untuk dihentikan dalam menjaga Mahkamah Konstitusi. Apalagi menurutnya, MK juga memiliki peran besar dalam perkara-perkara yang lebih besar.

BACA JUGA:
Bahas Percepatan SDM Unggul Umat Islam, Waketum DMI Bertemu Sekjen Liga Muslim Dunia

&quot;Dibutuhkan kepercayaan publik, oleh karena itu saya mohon teman-teman bisa menjaga bersama-sama MK. Jadi ada berita negatif atau sampai mengatakan itu mahkamah keluarga yang jangan sampai disebarluaskan,&quot; ungkapnya.Demi menjaga marwah MK ia pun mengaku akan menunggu putusan dari Majelis Kehormatan Mahkaman Konstitusi (MKMK). Ia pun berharap agar putusan ini sebagai upaya memulihkan nama baik MK.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi: Kenaikan Panas Bumi jika Dibiarkan Akibatkan 210 Juta Orang Kekurangan Air

&quot;Bagaimana pun putusan MKMK harus kita patuhi dan itu saya kira mereka bertiga adalah orang yang punya kredibelitas, punya integritas, saya kira akan sangat sebaik-baiknya dalam upaya memulihkan marwah Mahkamah Konstitusi,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
