<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Heroik Prajurit Kopassus Bungkam Tentara Zionis Israel saat Bantu Pembebasan Bocah Lebanon</title><description>Tentara Israel dengan brutal menangkap seorang bocah karena merusak pagar perbatasan Israel dengan Lebanon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912506/kisah-heroik-prajurit-kopassus-bungkam-tentara-zionis-israel-saat-bantu-pembebasan-bocah-lebanon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912506/kisah-heroik-prajurit-kopassus-bungkam-tentara-zionis-israel-saat-bantu-pembebasan-bocah-lebanon"/><item><title>Kisah Heroik Prajurit Kopassus Bungkam Tentara Zionis Israel saat Bantu Pembebasan Bocah Lebanon</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912506/kisah-heroik-prajurit-kopassus-bungkam-tentara-zionis-israel-saat-bantu-pembebasan-bocah-lebanon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912506/kisah-heroik-prajurit-kopassus-bungkam-tentara-zionis-israel-saat-bantu-pembebasan-bocah-lebanon</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/337/2912506/kisah-heroik-prajurit-kopassus-bungkam-tentara-zionis-israel-saat-bantu-pembebasan-bocah-lebanon-XD4yZxySvS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah Heroik Prajurit Kopassus di Lebanon/ist </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/337/2912506/kisah-heroik-prajurit-kopassus-bungkam-tentara-zionis-israel-saat-bantu-pembebasan-bocah-lebanon-XD4yZxySvS.jpg</image><title>Kisah Heroik Prajurit Kopassus di Lebanon/ist </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAyMy81L3g4cDhjaTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kisah heroik prajurit Kopassus bungkam tentara Zionis Israel saat bantu pembebasan bocah Lebanon, akan dibahas tuntas dalam artikel ini.
Diketahui,&amp;nbsp;pasukan Israel saat ini menyerang para pejuang bersenjata Hamas di dalam jaringan terowongan bawah tanah di Gaza milik kelompok Palestina itu.
Israel meluncurkan serangan darat ke Gaza setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak seruan penghentian pertempuran untuk meringankan krisis kemanusiaan.
Aksi heroik pasukan Korps Baret Merah Kopassus bermula saat Pasukan PBB asal Indonesia yang tergabung dalam Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A di wilayah Selatan Lebanon sedang menengahi kelompok Hizbullah dengan Israel di Lebanon.

BACA JUGA:
Penyeberangan Rafah Dibuka dari Gaza untuk Pertama Kalinya Sejak Perang Hamas-Israel

Posisi sebagai pasukan PBB, mengubah seorang prajurit tempur menjadi pihak yang kerap mendapat sasaran kekerasan dan ancaman maut dari kelompok yang bertikai.
Seperti dikutip Okezone dalam buku Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan E.A Natanegara. Perwira Kopassus Yudha Anggara menceritakan pengalamannya menolong seorang bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.

BACA JUGA:
Kisah Jenderal Kopassus Bongkar Sandi Panglima Teroris Poso Ali Kalora&amp;nbsp;

Tentara Israel dengan brutal menangkap seorang bocah karena merusak pagar perbatasan Israel dengan Lebanon. Bocah berusia 15 tahun tersebut langsung ditahan oleh tentara Israel.Yudha dan rekan-rekannya berdiplomasi ke pos militer Israel. Pasukan Indonesia bersikap netral dan menganggap semua tidak bermusuhan. Mereka juga menghargai prajurit Israel sebagai prajurit profesional yang sedang menjalankan tugas.

Secara mengejutkan, tentara Israel itu menodongkan senjata ke pasukan PBB asal Indonesia yang sedang berdiplomasi. Selama empat jam mereka merayu dan menekankan fakta ke tentara Israel bahwa pelaku adalah anak kecil. &quot;Kita kembangkan sisi kemanusiannya, sehingga mereka akhirnya membebaskan anak itu,&quot; tukasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAyMy81L3g4cDhjaTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kisah heroik prajurit Kopassus bungkam tentara Zionis Israel saat bantu pembebasan bocah Lebanon, akan dibahas tuntas dalam artikel ini.
Diketahui,&amp;nbsp;pasukan Israel saat ini menyerang para pejuang bersenjata Hamas di dalam jaringan terowongan bawah tanah di Gaza milik kelompok Palestina itu.
Israel meluncurkan serangan darat ke Gaza setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak seruan penghentian pertempuran untuk meringankan krisis kemanusiaan.
Aksi heroik pasukan Korps Baret Merah Kopassus bermula saat Pasukan PBB asal Indonesia yang tergabung dalam Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A di wilayah Selatan Lebanon sedang menengahi kelompok Hizbullah dengan Israel di Lebanon.

BACA JUGA:
Penyeberangan Rafah Dibuka dari Gaza untuk Pertama Kalinya Sejak Perang Hamas-Israel

Posisi sebagai pasukan PBB, mengubah seorang prajurit tempur menjadi pihak yang kerap mendapat sasaran kekerasan dan ancaman maut dari kelompok yang bertikai.
Seperti dikutip Okezone dalam buku Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan E.A Natanegara. Perwira Kopassus Yudha Anggara menceritakan pengalamannya menolong seorang bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.

BACA JUGA:
Kisah Jenderal Kopassus Bongkar Sandi Panglima Teroris Poso Ali Kalora&amp;nbsp;

Tentara Israel dengan brutal menangkap seorang bocah karena merusak pagar perbatasan Israel dengan Lebanon. Bocah berusia 15 tahun tersebut langsung ditahan oleh tentara Israel.Yudha dan rekan-rekannya berdiplomasi ke pos militer Israel. Pasukan Indonesia bersikap netral dan menganggap semua tidak bermusuhan. Mereka juga menghargai prajurit Israel sebagai prajurit profesional yang sedang menjalankan tugas.

Secara mengejutkan, tentara Israel itu menodongkan senjata ke pasukan PBB asal Indonesia yang sedang berdiplomasi. Selama empat jam mereka merayu dan menekankan fakta ke tentara Israel bahwa pelaku adalah anak kecil. &quot;Kita kembangkan sisi kemanusiannya, sehingga mereka akhirnya membebaskan anak itu,&quot; tukasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
