<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kandasnya Ambisi LB Moerdani yang Kebelet Jadi Wapres Dampingi Soeharto</title><description>Benny menyusun rencana dengan menggunakan strategi dari ahli intelijen untuk memuluskan ambisinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912735/kandasnya-ambisi-lb-moerdani-yang-kebelet-jadi-wapres-dampingi-soeharto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912735/kandasnya-ambisi-lb-moerdani-yang-kebelet-jadi-wapres-dampingi-soeharto"/><item><title>Kandasnya Ambisi LB Moerdani yang Kebelet Jadi Wapres Dampingi Soeharto</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912735/kandasnya-ambisi-lb-moerdani-yang-kebelet-jadi-wapres-dampingi-soeharto</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/01/337/2912735/kandasnya-ambisi-lb-moerdani-yang-kebelet-jadi-wapres-dampingi-soeharto</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 06:06 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/337/2912735/kandasnya-ambisi-lb-moerdani-yang-kebelet-jadi-wapres-dampingi-soeharto-QcltPmJi2s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LB Moerdhani (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/337/2912735/kandasnya-ambisi-lb-moerdani-yang-kebelet-jadi-wapres-dampingi-soeharto-QcltPmJi2s.jpg</image><title>LB Moerdhani (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Santer kabar Jenderal TNI LB Moerdani ingin mendampingi Presiden Soeharto sebagai Wakil Presiden (Wapres) menjelang Sidang Umum MPR Maret 1988. Benny menyusun rencana dengan menggunakan strategi dari ahli intelijen untuk memuluskan ambisinya.

Sebagaimana menukil dari buku Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, Konflik dan Integrasi TNI AD, upaya yang dilakukan dengan menjadikan Fraksi ABRI di MPR sebagai lokomotif pencalonan dirinya.

BACA JUGA:
Kisah Soeharto yang Pernah Merasa Kelelahan Jadi Presiden Indonesia


Ambisi Benny ternyata terendus Soeharto. Tak butuh waktu lama, Soeharto langsung mencopot Benny Moerdani sebagai Panglima ABRI dan menggantinya dengan Jenderal Try Sutrisno pada 24 Februari 1988. Itu dilakukan sebelum digelarnya Sidang Umum MPR.

Soeharto akhirnya menunjuk Sudharmono sebagai Wapres. Harapan dan ambisi Benny pun kandas. Rasa tidak setuju terhadap penunjukan Sudharmono menghantui Benny.

BACA JUGA:
Sosok Jenderal Yoga Sugomo yang Berani Minta Soeharto Tak Maju Pilpres 1988


Kelompok LB Moerdani terus berupaya &quot;mengganggu&quot; Sidang Umum MPR 1988. Bahkan, terjadi ketika palu penetapan Sudharmono sebagai Wapres diketuk, tiba-tiba ada interupsi dari Brigjen Ibrahim Saleh yang menyatakan bahwa Sudharmono tidak tepat menjadi Wapres.

Sudharmono dianggap tidak bersih lingkungan. Inilah kali pertama Fraksi ABRI melakukan protes terbuka dan menentang Soeharto.

Faksi Benny Moerdani tak berhenti dengan melancarkan isu suksesi yang didukung oleh gencarnya Petisi 50, yang terdiri dari mantan jenderal dan menteri, untuk menjatuhkan Soeharto.



Seperti diketahui, jabatan Pangkopkamtib dan Kepala BAIS tidak diserahterimakan oleh Jenderal Benny kepada Jenderal Try Sutrisno pada 1988.

BACA JUGA:
Sosok Jenderal Besar Sekaligus Panglima ABRI yang Berani Gebrak Meja di Hadapan Soeharto




Jenderal Try Sutrisno tidak berani mengambilalihnya. Sehingga, di samping sebagai Menhankam, Jenderal Benny Moerdani masih sering berkantor di Markas BAIS, Tebet, Jakarta dan kegiatan intel Try Sutrisno di bawah kendalinya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Santer kabar Jenderal TNI LB Moerdani ingin mendampingi Presiden Soeharto sebagai Wakil Presiden (Wapres) menjelang Sidang Umum MPR Maret 1988. Benny menyusun rencana dengan menggunakan strategi dari ahli intelijen untuk memuluskan ambisinya.

Sebagaimana menukil dari buku Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, Konflik dan Integrasi TNI AD, upaya yang dilakukan dengan menjadikan Fraksi ABRI di MPR sebagai lokomotif pencalonan dirinya.

BACA JUGA:
Kisah Soeharto yang Pernah Merasa Kelelahan Jadi Presiden Indonesia


Ambisi Benny ternyata terendus Soeharto. Tak butuh waktu lama, Soeharto langsung mencopot Benny Moerdani sebagai Panglima ABRI dan menggantinya dengan Jenderal Try Sutrisno pada 24 Februari 1988. Itu dilakukan sebelum digelarnya Sidang Umum MPR.

Soeharto akhirnya menunjuk Sudharmono sebagai Wapres. Harapan dan ambisi Benny pun kandas. Rasa tidak setuju terhadap penunjukan Sudharmono menghantui Benny.

BACA JUGA:
Sosok Jenderal Yoga Sugomo yang Berani Minta Soeharto Tak Maju Pilpres 1988


Kelompok LB Moerdani terus berupaya &quot;mengganggu&quot; Sidang Umum MPR 1988. Bahkan, terjadi ketika palu penetapan Sudharmono sebagai Wapres diketuk, tiba-tiba ada interupsi dari Brigjen Ibrahim Saleh yang menyatakan bahwa Sudharmono tidak tepat menjadi Wapres.

Sudharmono dianggap tidak bersih lingkungan. Inilah kali pertama Fraksi ABRI melakukan protes terbuka dan menentang Soeharto.

Faksi Benny Moerdani tak berhenti dengan melancarkan isu suksesi yang didukung oleh gencarnya Petisi 50, yang terdiri dari mantan jenderal dan menteri, untuk menjatuhkan Soeharto.



Seperti diketahui, jabatan Pangkopkamtib dan Kepala BAIS tidak diserahterimakan oleh Jenderal Benny kepada Jenderal Try Sutrisno pada 1988.

BACA JUGA:
Sosok Jenderal Besar Sekaligus Panglima ABRI yang Berani Gebrak Meja di Hadapan Soeharto




Jenderal Try Sutrisno tidak berani mengambilalihnya. Sehingga, di samping sebagai Menhankam, Jenderal Benny Moerdani masih sering berkantor di Markas BAIS, Tebet, Jakarta dan kegiatan intel Try Sutrisno di bawah kendalinya.

</content:encoded></item></channel></rss>
