<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Unnes Meninggal di Masjid Sekayu, Terlihat Berzikir Sejak Dini Hari</title><description>Hal itu berdasarkan keterangan saksi-saksi, termasuk takmir masjid setempat, Masruri (63).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/512/2912539/mahasiswa-unnes-meninggal-di-masjid-sekayu-terlihat-berzikir-sejak-dini-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/01/512/2912539/mahasiswa-unnes-meninggal-di-masjid-sekayu-terlihat-berzikir-sejak-dini-hari"/><item><title>Mahasiswa Unnes Meninggal di Masjid Sekayu, Terlihat Berzikir Sejak Dini Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/512/2912539/mahasiswa-unnes-meninggal-di-masjid-sekayu-terlihat-berzikir-sejak-dini-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/01/512/2912539/mahasiswa-unnes-meninggal-di-masjid-sekayu-terlihat-berzikir-sejak-dini-hari</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/512/2912539/mahasiswa-unnes-meninggal-di-masjid-sekayu-terlihat-berzikir-sejak-dini-hari-PXeYCXN5fm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/512/2912539/mahasiswa-unnes-meninggal-di-masjid-sekayu-terlihat-berzikir-sejak-dini-hari-PXeYCXN5fm.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Muh. Taqdir Aliwardana (22), mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang ditemukan meninggal di Masjid At Taqwa alias Masjid Sekayu, Jalan Sekayu Masjid, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Rabu (1/11/2023) diketahui sempat terlihat berzikir dari dini hari.

Hal itu berdasarkan keterangan saksi-saksi, termasuk takmir masjid setempat, Masruri (63). Saksi pada keterangannya kepada pihak kepolisian menyebut sekira pukul 04.10 WIB membuka masjid untuk aktivitas Sholat Subuh. Korban terlihat dalam posisi tertidur.

Setelah Sholat Subuh, Masruri pulang dan masih melihat korban posisi tertidur. Sekira pukul 05.30 WIB, Masruri kemudian menghubungi Sunaryo (69) yang masih di komplek masjid untuk melihat korban apakah masih tertidur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahasiswa Unnes Meninggal saat Wiridan di Atas Sajadah Masjid

Korban kemudian digoyang-goyang kakinya tidak bereaksi, termasuk dipegang hidungnya dicek tapi sudah tidak ada napasnya. Dari situ takmir masjid dan warga setempat menghubungi Polsek Semarang Tengah dan petugas kesehatan kecamatan setempat. Beberapa warga melihat korban terlihat berzikir di teras masjid itu sekira pukul 00.30 WIB.

Petugas Polsek Semarang Tengah yang tiba di lokasi termasuk petugas kesehatan mengecek kondisi korban, keadaannya sudah meninggal dunia. Saat ditemukan, posisi korban terlentang, memakai kaus dan celana training panjang dan masih di atas sajadah. Jenazah korban dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan luar di tubuh jenazah.

BACA JUGA:
894 Petugas KPPS Meninggal pada Pemilu 2019, Wapres Tegaskan Tidak Boleh Terulang

Korban diketahui lahir di Selong, Nusa Tenggara Barat, 6 Juni 2001. Alamatnya Rakam RT014/RW000, Desa Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Indra Romantika menyebut pihaknya telah berkoodinasi dengan pihak keluarga korban dan keluarga korban mengikhlaskan kejadian tersebut.Sementara, pantauan di Ruang Pemulasaran RSUP dr Kariadi Semarang, hingga siang tadi beberapa kerabat maupun teman-teman korban masih berada di sana.



&amp;ldquo;Jenazah (Muh. Taqdir) masih di ruang jenazah (RSUP dr Kariadi),&amp;rdquo; kata Staf Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Aditya Kandu, melalui pesan WhatsApp pukul 16.13 WIB.

</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Muh. Taqdir Aliwardana (22), mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang ditemukan meninggal di Masjid At Taqwa alias Masjid Sekayu, Jalan Sekayu Masjid, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Rabu (1/11/2023) diketahui sempat terlihat berzikir dari dini hari.

Hal itu berdasarkan keterangan saksi-saksi, termasuk takmir masjid setempat, Masruri (63). Saksi pada keterangannya kepada pihak kepolisian menyebut sekira pukul 04.10 WIB membuka masjid untuk aktivitas Sholat Subuh. Korban terlihat dalam posisi tertidur.

Setelah Sholat Subuh, Masruri pulang dan masih melihat korban posisi tertidur. Sekira pukul 05.30 WIB, Masruri kemudian menghubungi Sunaryo (69) yang masih di komplek masjid untuk melihat korban apakah masih tertidur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahasiswa Unnes Meninggal saat Wiridan di Atas Sajadah Masjid

Korban kemudian digoyang-goyang kakinya tidak bereaksi, termasuk dipegang hidungnya dicek tapi sudah tidak ada napasnya. Dari situ takmir masjid dan warga setempat menghubungi Polsek Semarang Tengah dan petugas kesehatan kecamatan setempat. Beberapa warga melihat korban terlihat berzikir di teras masjid itu sekira pukul 00.30 WIB.

Petugas Polsek Semarang Tengah yang tiba di lokasi termasuk petugas kesehatan mengecek kondisi korban, keadaannya sudah meninggal dunia. Saat ditemukan, posisi korban terlentang, memakai kaus dan celana training panjang dan masih di atas sajadah. Jenazah korban dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan luar di tubuh jenazah.

BACA JUGA:
894 Petugas KPPS Meninggal pada Pemilu 2019, Wapres Tegaskan Tidak Boleh Terulang

Korban diketahui lahir di Selong, Nusa Tenggara Barat, 6 Juni 2001. Alamatnya Rakam RT014/RW000, Desa Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Indra Romantika menyebut pihaknya telah berkoodinasi dengan pihak keluarga korban dan keluarga korban mengikhlaskan kejadian tersebut.Sementara, pantauan di Ruang Pemulasaran RSUP dr Kariadi Semarang, hingga siang tadi beberapa kerabat maupun teman-teman korban masih berada di sana.



&amp;ldquo;Jenazah (Muh. Taqdir) masih di ruang jenazah (RSUP dr Kariadi),&amp;rdquo; kata Staf Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Aditya Kandu, melalui pesan WhatsApp pukul 16.13 WIB.

</content:encoded></item></channel></rss>
