<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angkot Meledak Hanguskan SPBU di Sukabumi, Uang Rp10 Juta Ikut Terbakar</title><description>Angkot meledak saat tengah mengisi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sukabumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/525/2912173/angkot-meledak-hanguskan-spbu-di-sukabumi-uang-rp10-juta-ikut-terbakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/01/525/2912173/angkot-meledak-hanguskan-spbu-di-sukabumi-uang-rp10-juta-ikut-terbakar"/><item><title>Angkot Meledak Hanguskan SPBU di Sukabumi, Uang Rp10 Juta Ikut Terbakar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/01/525/2912173/angkot-meledak-hanguskan-spbu-di-sukabumi-uang-rp10-juta-ikut-terbakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/01/525/2912173/angkot-meledak-hanguskan-spbu-di-sukabumi-uang-rp10-juta-ikut-terbakar</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 10:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/525/2912173/angkot-meledak-hanguskan-spbu-di-sukabumi-uang-rp10-juta-ikut-terbakar-cNAFFNtzIg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Angkot meledak hanguskan SPBU di Sukabumi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/525/2912173/angkot-meledak-hanguskan-spbu-di-sukabumi-uang-rp10-juta-ikut-terbakar-cNAFFNtzIg.jpg</image><title>Angkot meledak hanguskan SPBU di Sukabumi (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3MjkwMi81L3g4cDZtcDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

SUKABUMI - Sebuah angkutan kota (angkot) meledak saat tengah mengisi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, hangus terbakar pada Rabu (1/11/2023).

Dugaan sementara penyebab ledakan tersebut dipicu dari telepon seluler yang berdering terus menerus dari dalam angkutan kota (angkot) yang sedang mengisi BBM di SPBU tersebut.


BACA JUGA:
9 Jam Api Berkobar, Kebakaran Lahan Gambut di Cilodong Depok Berhasil Dipadamkan


Akibatnya, angkot yang di dalamnya terdapat uang tunai sebesar Rp10 juta hangus terbakar, selain itu mesin dispenser pengisian bahan bakar ikut terbakar dan pengemudi angkot menderita luka bakar.

Pengemudi angkot, Teguh (35) mengatakan ia yang sedang mengisi BBM untuk kendaraannya, menerima telepon yang berdering terus menerus. Ia tidak menyangka dari telepon tersebut menimbulkan ledakan.


BACA JUGA:
Pelajar SMK Aniaya Siswi SMP di Depok Usai Terprovokasi Temannya


&quot;Saya tidak angkat telepon itu, berdering hingga 5 kali. Lalu tiba-tiba ada ledakan dari dalam angkot saya. Saya mengalami luka bakar pada bagian kaki dan rambut yang terbakar,&quot; ujar Teguh kepada MNC Portal Indonesia.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Ujang Rustandi mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada sekira pukul 07.50 WIB.&quot;Berdasarkan informasi yang kami terima, tadi kita ada laporan ke kantor, lalu kita arahkan (awalnya) 2 kendaraan damkar dan ketika tiba dan masuk, SPBU sudah terbakar dengan ada ledakan. Dugaan sementara dari handphone milik pengemudi angkot,&quot; ujar Ujang.


BACA JUGA:
Sebar Kabar Hoaks Tentang Klitih, Pelajar 16 Tahun Ditangkap Polisi


Lebih lanjut Ujang mengatakan, pihaknya menerjunkan 4 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan waktu pemadaman 30 menit. Saat ini petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan dan penghitungan taksiran kerugian yang dialami pemilik SPBU.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3MjkwMi81L3g4cDZtcDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

SUKABUMI - Sebuah angkutan kota (angkot) meledak saat tengah mengisi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, hangus terbakar pada Rabu (1/11/2023).

Dugaan sementara penyebab ledakan tersebut dipicu dari telepon seluler yang berdering terus menerus dari dalam angkutan kota (angkot) yang sedang mengisi BBM di SPBU tersebut.


BACA JUGA:
9 Jam Api Berkobar, Kebakaran Lahan Gambut di Cilodong Depok Berhasil Dipadamkan


Akibatnya, angkot yang di dalamnya terdapat uang tunai sebesar Rp10 juta hangus terbakar, selain itu mesin dispenser pengisian bahan bakar ikut terbakar dan pengemudi angkot menderita luka bakar.

Pengemudi angkot, Teguh (35) mengatakan ia yang sedang mengisi BBM untuk kendaraannya, menerima telepon yang berdering terus menerus. Ia tidak menyangka dari telepon tersebut menimbulkan ledakan.


BACA JUGA:
Pelajar SMK Aniaya Siswi SMP di Depok Usai Terprovokasi Temannya


&quot;Saya tidak angkat telepon itu, berdering hingga 5 kali. Lalu tiba-tiba ada ledakan dari dalam angkot saya. Saya mengalami luka bakar pada bagian kaki dan rambut yang terbakar,&quot; ujar Teguh kepada MNC Portal Indonesia.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Ujang Rustandi mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada sekira pukul 07.50 WIB.&quot;Berdasarkan informasi yang kami terima, tadi kita ada laporan ke kantor, lalu kita arahkan (awalnya) 2 kendaraan damkar dan ketika tiba dan masuk, SPBU sudah terbakar dengan ada ledakan. Dugaan sementara dari handphone milik pengemudi angkot,&quot; ujar Ujang.


BACA JUGA:
Sebar Kabar Hoaks Tentang Klitih, Pelajar 16 Tahun Ditangkap Polisi


Lebih lanjut Ujang mengatakan, pihaknya menerjunkan 4 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan waktu pemadaman 30 menit. Saat ini petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan dan penghitungan taksiran kerugian yang dialami pemilik SPBU.</content:encoded></item></channel></rss>
