<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UNICEF: 3.500 Anak Terbunuh dan 6.800 Terluka di Gaza saat Pemboman Israel</title><description>Unicef mencatat sekitar 3.500 anak dilaporkan tewas dan lebih dari 6.800 anak dilaporkan terluka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/18/2913055/unicef-3-500-anak-terbunuh-dan-6-800-terluka-di-gaza-saat-pemboman-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/02/18/2913055/unicef-3-500-anak-terbunuh-dan-6-800-terluka-di-gaza-saat-pemboman-israel"/><item><title>UNICEF: 3.500 Anak Terbunuh dan 6.800 Terluka di Gaza saat Pemboman Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/18/2913055/unicef-3-500-anak-terbunuh-dan-6-800-terluka-di-gaza-saat-pemboman-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/02/18/2913055/unicef-3-500-anak-terbunuh-dan-6-800-terluka-di-gaza-saat-pemboman-israel</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/18/2913055/unicef-3-500-anak-terbunuh-dan-6-800-terluka-di-gaza-saat-pemboman-israel-lxrS4NPF28.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UNICEF mencatat 3.500 anak-anak terbunuh di Gaza akibat pemboman Israel (Foto: dpa/AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/18/2913055/unicef-3-500-anak-terbunuh-dan-6-800-terluka-di-gaza-saat-pemboman-israel-lxrS4NPF28.jpg</image><title>UNICEF mencatat 3.500 anak-anak terbunuh di Gaza akibat pemboman Israel (Foto: dpa/AP)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Badan anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) UNICEF pada Rabu (1/11/2023) mengatakan jumlah anak-anak yang terbunuh mencapai 3.500 orang dan lebih dari 6.800 anak dilaporkan terluka selama 25 hari pengeboman yang berkelanjutan&amp;nbsp;&amp;nbsp;Israel yang sedang berlangsung di Gaza&amp;nbsp;sejak 7 Oktober lalu.
Unicef mencatat lebih dari 400 anak terbunuh atau terluka setiap hari akibat pemboman Israel.
Unicef kembali mengulangi seruan untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan.
&amp;ldquo;Ini tidak bisa menjadi hal normal baru,&amp;rdquo; terangnya, dikutip CNN.


BACA JUGA:
Protes Pengeboman di Gaza, Yordania Tarik Dubesnya dari Israel

&amp;ldquo;Anak-anak sudah menanggung terlalu banyak penderitaan. Pembunuhan dan penahanan anak-anak harus dihentikan. Anak-anak bukanlah target,&amp;rdquo; kata pernyataan itu, yang dirilis setelah serangan udara Israel yang mematikan di hari kedua berturut-turut di kamp pengungsi Jabalya di Gaza utara.

BACA JUGA:
Imbas Perang di Gaza, Dukungan Warga Arab-Amerika untuk Biden Terjun ke Tingkat Terendah

&amp;ldquo;Pemandangan pembantaian yang terjadi di kamp Jabaliya di Jalur Gaza setelah serangan kemarin dan hari ini sungguh mengerikan dan mengerikan,&amp;rdquo; lanjutnya.
Badan PBB tersebut mengatakan belum memiliki perkiraan jumlah korban tewas anak-anak di kamp tersebut. Pejabat medis di lapangan mengatakan kepada CNN bahwa ratusan orang terluka dan tewas, termasuk banyak anak-anak, setelah serangan udara tersebut.Unicef menegaskan kamp-kamp pengungsi dilindungi berdasarkan hukum internasional dan &amp;ldquo;pihak-pihak yang berkonflik&amp;rdquo; mempunyai kewajiban untuk menghormati dan melindungi warga sipil dari serangan.



&amp;ldquo;UNICEF menegaskan kembali seruan mendesaknya kepada semua pihak yang berkonflik untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan, untuk memastikan perlindungan semua anak, dan untuk akses kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan untuk memberikan bantuan penyelamatan nyawa dalam skala besar di seluruh Jalur Gaza, sesuai dengan Hukum Humaniter Internasional. kata pernyataan itu.



Sementara itu, militer Israel mengatakan pihaknya menargetkan dan membunuh beberapa anggota Hamas di kamp tersebut dan menyatakan pihaknya melakukan segala cara untuk meminimalkan korban sipil.



Hamas pada Selasa (31/10/2023) membantah keras kehadiran salah satu komandannya di kamp tersebut.





</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Badan anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) UNICEF pada Rabu (1/11/2023) mengatakan jumlah anak-anak yang terbunuh mencapai 3.500 orang dan lebih dari 6.800 anak dilaporkan terluka selama 25 hari pengeboman yang berkelanjutan&amp;nbsp;&amp;nbsp;Israel yang sedang berlangsung di Gaza&amp;nbsp;sejak 7 Oktober lalu.
Unicef mencatat lebih dari 400 anak terbunuh atau terluka setiap hari akibat pemboman Israel.
Unicef kembali mengulangi seruan untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan.
&amp;ldquo;Ini tidak bisa menjadi hal normal baru,&amp;rdquo; terangnya, dikutip CNN.


BACA JUGA:
Protes Pengeboman di Gaza, Yordania Tarik Dubesnya dari Israel

&amp;ldquo;Anak-anak sudah menanggung terlalu banyak penderitaan. Pembunuhan dan penahanan anak-anak harus dihentikan. Anak-anak bukanlah target,&amp;rdquo; kata pernyataan itu, yang dirilis setelah serangan udara Israel yang mematikan di hari kedua berturut-turut di kamp pengungsi Jabalya di Gaza utara.

BACA JUGA:
Imbas Perang di Gaza, Dukungan Warga Arab-Amerika untuk Biden Terjun ke Tingkat Terendah

&amp;ldquo;Pemandangan pembantaian yang terjadi di kamp Jabaliya di Jalur Gaza setelah serangan kemarin dan hari ini sungguh mengerikan dan mengerikan,&amp;rdquo; lanjutnya.
Badan PBB tersebut mengatakan belum memiliki perkiraan jumlah korban tewas anak-anak di kamp tersebut. Pejabat medis di lapangan mengatakan kepada CNN bahwa ratusan orang terluka dan tewas, termasuk banyak anak-anak, setelah serangan udara tersebut.Unicef menegaskan kamp-kamp pengungsi dilindungi berdasarkan hukum internasional dan &amp;ldquo;pihak-pihak yang berkonflik&amp;rdquo; mempunyai kewajiban untuk menghormati dan melindungi warga sipil dari serangan.



&amp;ldquo;UNICEF menegaskan kembali seruan mendesaknya kepada semua pihak yang berkonflik untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan, untuk memastikan perlindungan semua anak, dan untuk akses kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan untuk memberikan bantuan penyelamatan nyawa dalam skala besar di seluruh Jalur Gaza, sesuai dengan Hukum Humaniter Internasional. kata pernyataan itu.



Sementara itu, militer Israel mengatakan pihaknya menargetkan dan membunuh beberapa anggota Hamas di kamp tersebut dan menyatakan pihaknya melakukan segala cara untuk meminimalkan korban sipil.



Hamas pada Selasa (31/10/2023) membantah keras kehadiran salah satu komandannya di kamp tersebut.





</content:encoded></item></channel></rss>
