<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terkendala Pertempuran Sengit, Evakuasi WNI dari Gaza Belum Bisa Dilakukan</title><description>Tim dari KBRI Kairo telah bersiap di Penyeberangan Rafah untuk melakukan evakuasi WNI dair Gaza.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/18/2913075/terkendala-pertempuran-sengit-evakuasi-wni-dari-gaza-belum-bisa-dilakukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/02/18/2913075/terkendala-pertempuran-sengit-evakuasi-wni-dari-gaza-belum-bisa-dilakukan"/><item><title>Terkendala Pertempuran Sengit, Evakuasi WNI dari Gaza Belum Bisa Dilakukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/18/2913075/terkendala-pertempuran-sengit-evakuasi-wni-dari-gaza-belum-bisa-dilakukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/02/18/2913075/terkendala-pertempuran-sengit-evakuasi-wni-dari-gaza-belum-bisa-dilakukan</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/18/2913075/terkendala-pertempuran-sengit-evakuasi-wni-dari-gaza-belum-bisa-dilakukan-kCapkBjorN.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/18/2913075/terkendala-pertempuran-sengit-evakuasi-wni-dari-gaza-belum-bisa-dilakukan-kCapkBjorN.JPG</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMy8xLzE3MjEyNy81L3g4b3NvcTk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Jalur Gaza masih belum dapat dilakukan karena terkendala keamanan, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI). Saat ini, perwakilan Indonesia di Mesir dan Yordania terus melakukan koordinasi untuk evakuasi para WNI tersebut.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Gerakkan Tim dari Mesir, Indonesia Siapkan Evakuasi WNI dari Gaza&amp;nbsp;

Pada Rabu, (1/11/2023) Penyeberangan Rafah yang menghubungkan antara Gaza dan Mesir dibuka sementara sebagai bagian dari perjanjian yang dimediasi Qatar antara Mesir, Hamas, dan Israel. Pembukaan penyeberangan itu memungkinkan pemegang paspor asing dan warga Palestina yang terluka untuk melintas ke Mesir, keluar dari Gaza.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa tim dari Kedutaan Besar RI (KBRI) Kairo, Mesir telah untuk mempersiapkan evakuasi WNI melalui Penyeberangan Rafah sejak Rabu. Namun, sejauh ini upaya evakuasi para WNI masih terkendala pertempuran yang berkecamuk di Gaza utara dan selatan.

BACA JUGA:
Menlu RI: Pergerakan Evakuasi WNI dari Gaza Kemungkinan Dilakukan Bertahap

&amp;ldquo;Pintu perbatasan Rafah secara terbatas sudah dibuka. Kendala saat ini adalah lokasi tempat tinggal para WNI msh terjadi pertempuran, sehingga evakuasi aman blm bisa dilakukan,&amp;rdquo; kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha pada Kamis, (2/11/2023).
Judha mengatakan bahwa tim Kemlu RI terus melakukan komunikasi dengan para WNI dan mengonfirmasi bahwa mereka dalam keadaan selamat di lokasi masing-masing. Kemlu RI, KBRI Amman dan KBRI Kairo juga terus lakukan koordinasi dan komunikasi intensif untuk evakuasi WNI di Gaza dengan aman.
Menurut data Kemlu RI terdapat 10 WNI Indonesia yang saat ini berada di Gaza, dari jumlah tersebut hanya tujuh WNI yang kemungkinan akan dievakuasi, dengan tiga WNI memilih untuk bertahan di Gaza.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMy8xLzE3MjEyNy81L3g4b3NvcTk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Jalur Gaza masih belum dapat dilakukan karena terkendala keamanan, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI). Saat ini, perwakilan Indonesia di Mesir dan Yordania terus melakukan koordinasi untuk evakuasi para WNI tersebut.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Gerakkan Tim dari Mesir, Indonesia Siapkan Evakuasi WNI dari Gaza&amp;nbsp;

Pada Rabu, (1/11/2023) Penyeberangan Rafah yang menghubungkan antara Gaza dan Mesir dibuka sementara sebagai bagian dari perjanjian yang dimediasi Qatar antara Mesir, Hamas, dan Israel. Pembukaan penyeberangan itu memungkinkan pemegang paspor asing dan warga Palestina yang terluka untuk melintas ke Mesir, keluar dari Gaza.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa tim dari Kedutaan Besar RI (KBRI) Kairo, Mesir telah untuk mempersiapkan evakuasi WNI melalui Penyeberangan Rafah sejak Rabu. Namun, sejauh ini upaya evakuasi para WNI masih terkendala pertempuran yang berkecamuk di Gaza utara dan selatan.

BACA JUGA:
Menlu RI: Pergerakan Evakuasi WNI dari Gaza Kemungkinan Dilakukan Bertahap

&amp;ldquo;Pintu perbatasan Rafah secara terbatas sudah dibuka. Kendala saat ini adalah lokasi tempat tinggal para WNI msh terjadi pertempuran, sehingga evakuasi aman blm bisa dilakukan,&amp;rdquo; kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha pada Kamis, (2/11/2023).
Judha mengatakan bahwa tim Kemlu RI terus melakukan komunikasi dengan para WNI dan mengonfirmasi bahwa mereka dalam keadaan selamat di lokasi masing-masing. Kemlu RI, KBRI Amman dan KBRI Kairo juga terus lakukan koordinasi dan komunikasi intensif untuk evakuasi WNI di Gaza dengan aman.
Menurut data Kemlu RI terdapat 10 WNI Indonesia yang saat ini berada di Gaza, dari jumlah tersebut hanya tujuh WNI yang kemungkinan akan dievakuasi, dengan tiga WNI memilih untuk bertahan di Gaza.</content:encoded></item></channel></rss>
