<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Alasan Soekarno Tolak Mentah-Mentah Negara berbentuk Kerajaan</title><description>Soekarno tolak mentah-mentah negara berbentuk kerajaan yang jarang diketahui oleh banyak orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/337/2912830/inilah-alasan-soekarno-tolak-mentah-mentah-negara-berbentuk-kerajaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/02/337/2912830/inilah-alasan-soekarno-tolak-mentah-mentah-negara-berbentuk-kerajaan"/><item><title>Inilah Alasan Soekarno Tolak Mentah-Mentah Negara berbentuk Kerajaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/337/2912830/inilah-alasan-soekarno-tolak-mentah-mentah-negara-berbentuk-kerajaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/02/337/2912830/inilah-alasan-soekarno-tolak-mentah-mentah-negara-berbentuk-kerajaan</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 06:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/337/2912830/inilah-alasan-soekarno-tolak-mentah-mentah-negara-berbentuk-kerajaan-7TvjjnaU55.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soekarno (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/337/2912830/inilah-alasan-soekarno-tolak-mentah-mentah-negara-berbentuk-kerajaan-7TvjjnaU55.jpg</image><title>Soekarno (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA-  Inilah alasan Soekarno tolak mentah-mentah negara berbentuk kerajaan yang jarang diketahui oleh banyak orang.  Pasalnya dia  pertama kali ditawari bentuk negara kerajaan dirinya menolak dengan sangat tegas.

BACA JUGA:
Pesan Ayah-Ibu Soekarno Kala Ceraikan Utari dan Minta Restu Kawini Inggit

&quot;Aku tidak sejutu dengan kerajaan ini akan mengingkari spirit nasionalisme yang sudah akun bangun,&quot; kata Soekarno dalam film tentang dirinya, dari kanal YouTube Jas Merah.
Selain itu alasan Soekarno tolak mentah-mentah negara berbentuk kerajaan dikarenakan Indonesia memiliki aturan UU Nomor 19  tahun 1994 yang mengatur tentang pokok kehakiman.
Hal itu terlihat dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Soekarno, termasuk salah satunya membubarkan parlemen dan lantas membentuk MPRS serta Dewan Pertimbangan Agung.
&quot;Sejarah mencatat, berdasarkan Dekret Presiden pada 5 Juli 1959, Soekarno membubarkan parlemen dan kemudian membentuk MPS dan Dewan Pertimbangan Agung,&quot; ungkap pengisi suara kanal YouTube tersebut.

BACA JUGA:
Sosok Noni Belanda Cantik yang Sukses Bikin Soekarno Kepincut

Sebagai informasi, Soekarno lahir di Blitar pada 6 Juni 1901. Masa kecil Soekarno hanya beberapa tahun hidup bersama orang tuanya di Blitar. Semasa sekolah dasar hingga tamat, Soekarno indekos di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto (HOS Tjokroaminoto) yang merupakan politisi kawakan pendiri Syarikat Islam.
Kiprah Soekarno pun berlanjut ke bidang politik. Kemudian, sang proklamator merumuskan ajaran Marhaenisme serta mendirikan sebuah partai yang bernama PNI (Partai Nasional lndonesia) pada 4 Juli 1927. Tujuan diberdirikannya partai ini adalah untuk menuju Indonesia merdeka.
Kompeni yang tidak senang dengan pergerakan Soekarno mengambil tindakan agar pemerintahan Hindia-Belanda saat itu masih bisa berdiri kokoh di tanah jajahannya. Akibatnya Belanda menjebloskan Soekarno ke penjara Sukamiskin yang berada di di Bandung pada 29 Desember 1929.
Delapan bulan mendekam di jeruji besi, ia pun baru disidangkan. Dalam pidato pembelaannya yang berjudul &amp;ldquo;Indonesia Menggugat&amp;rdquo;, beliau menggambarkan kondisi politik internasional dan keadaan rakyat Indonesia di bawah belenggu kolonialisme.
Pembelaannya itu membuat Belanda semakin marah sehingga pada Juli 1930, PNI pun dibubarkan. Setelah bebas pada tahun 1931, beliau bergabung dengan Partindo dan sekaligus memimpinnya. Akibatnya, beliau kembali ditangkap Belanda dan diasingkan ke Ende, Flores, pada tahun 1933. Empat tahun kemudian ia dipindahkan ke Bengkulu.
Setelah menelan berbagai pil pahit, perjuangannya tidaklah sia-sia. Pada Agustus 1945 ia bersama Moh. Hatta dan tokoh nasional lainnya menyusun naskah proklamasi yang akhirnya dibacakan pada 17 Agustus 1945. Pembacaan naskah ini sekaligus mengukuhkan kedaulatan Republik Indonesia.
(RIN)

</description><content:encoded>JAKARTA-  Inilah alasan Soekarno tolak mentah-mentah negara berbentuk kerajaan yang jarang diketahui oleh banyak orang.  Pasalnya dia  pertama kali ditawari bentuk negara kerajaan dirinya menolak dengan sangat tegas.

BACA JUGA:
Pesan Ayah-Ibu Soekarno Kala Ceraikan Utari dan Minta Restu Kawini Inggit

&quot;Aku tidak sejutu dengan kerajaan ini akan mengingkari spirit nasionalisme yang sudah akun bangun,&quot; kata Soekarno dalam film tentang dirinya, dari kanal YouTube Jas Merah.
Selain itu alasan Soekarno tolak mentah-mentah negara berbentuk kerajaan dikarenakan Indonesia memiliki aturan UU Nomor 19  tahun 1994 yang mengatur tentang pokok kehakiman.
Hal itu terlihat dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Soekarno, termasuk salah satunya membubarkan parlemen dan lantas membentuk MPRS serta Dewan Pertimbangan Agung.
&quot;Sejarah mencatat, berdasarkan Dekret Presiden pada 5 Juli 1959, Soekarno membubarkan parlemen dan kemudian membentuk MPS dan Dewan Pertimbangan Agung,&quot; ungkap pengisi suara kanal YouTube tersebut.

BACA JUGA:
Sosok Noni Belanda Cantik yang Sukses Bikin Soekarno Kepincut

Sebagai informasi, Soekarno lahir di Blitar pada 6 Juni 1901. Masa kecil Soekarno hanya beberapa tahun hidup bersama orang tuanya di Blitar. Semasa sekolah dasar hingga tamat, Soekarno indekos di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto (HOS Tjokroaminoto) yang merupakan politisi kawakan pendiri Syarikat Islam.
Kiprah Soekarno pun berlanjut ke bidang politik. Kemudian, sang proklamator merumuskan ajaran Marhaenisme serta mendirikan sebuah partai yang bernama PNI (Partai Nasional lndonesia) pada 4 Juli 1927. Tujuan diberdirikannya partai ini adalah untuk menuju Indonesia merdeka.
Kompeni yang tidak senang dengan pergerakan Soekarno mengambil tindakan agar pemerintahan Hindia-Belanda saat itu masih bisa berdiri kokoh di tanah jajahannya. Akibatnya Belanda menjebloskan Soekarno ke penjara Sukamiskin yang berada di di Bandung pada 29 Desember 1929.
Delapan bulan mendekam di jeruji besi, ia pun baru disidangkan. Dalam pidato pembelaannya yang berjudul &amp;ldquo;Indonesia Menggugat&amp;rdquo;, beliau menggambarkan kondisi politik internasional dan keadaan rakyat Indonesia di bawah belenggu kolonialisme.
Pembelaannya itu membuat Belanda semakin marah sehingga pada Juli 1930, PNI pun dibubarkan. Setelah bebas pada tahun 1931, beliau bergabung dengan Partindo dan sekaligus memimpinnya. Akibatnya, beliau kembali ditangkap Belanda dan diasingkan ke Ende, Flores, pada tahun 1933. Empat tahun kemudian ia dipindahkan ke Bengkulu.
Setelah menelan berbagai pil pahit, perjuangannya tidaklah sia-sia. Pada Agustus 1945 ia bersama Moh. Hatta dan tokoh nasional lainnya menyusun naskah proklamasi yang akhirnya dibacakan pada 17 Agustus 1945. Pembacaan naskah ini sekaligus mengukuhkan kedaulatan Republik Indonesia.
(RIN)

</content:encoded></item></channel></rss>
